Jadi Korban Pelecehan Seksual, Apa yang Harus Dilakukan?

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Rabu, 11 Maret 2020 | 15:52 WIB
Jadi Korban Pelecehan Seksual, Apa yang Harus Dilakukan?
Perempuan #AmanBersamaGojek. (Suara.com/Frieda Isyana)

Suara.com - Jadi Korban Pelecehan Seksual, Apa yang Harus Dilakukan?

Pelecehan seksual bisa terjadi pada siapa saja dan di mana saja, baik laki-laki maupun perempuan. Meski memang korban pelecehan seksual lebih banyak menimpa perempuan. "Tapi kalau kita lihat dari angka pelaku, 90 persen tetap laki-laki. Jadi 20 persen (korban laki-laki) itu bisa dilakukan sesama lelaki atau perempuan," kata Anindya Restuviani, Co-Director Hollaback Jakarta, saat acara Perempuan #AmanBersamaGojek di KAUM Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Oleh karena itu, edukasi yang disebarkan lebih baik tentang pelecehan seksual tidak boleh dilakukan, baik kepada perempuan maupun lelaki. "Jadi kita juga nggak boleh bias kalau lihat laki-laki dilecehkan. Karena lebih sulit bagi laki-laki untuk menerima pelecehan yang mereka alami," sambung Vivi, sapaannya.

Di Hollaback Jakarta, sebuah gerakan perlawanan pada kekerasan seksual, memiliki nilai di mana lebih baik tidak memberikan beban kepada korban, khususnya perempuan, di saat mereka mengalami pelecehan seksual apapun.

"Ketika ada yang siul-siulin tapi nggak berani untuk putar balik dan menegur, sebetulnya ya nggak apa apa. Karena saat seseorang mengalami pelecehan seksual, maka ia berada dalam situasi yang tidak aman," kata Vivi.

Jika ingin melakukan intervensi, maka pertama yang harus diperhatikan adalah melihat terlebih dahulu lingkungan sekitar. Apabila tidak aman, lebih baik diam saja dan segera pergi dari lokasi tersebut.

Jika ingin melakukan intervensi, lakukan dengan cepat, tegas, dan jelas, lalu segera keluar dari situasi tersebut. Vivi menekankan pada korban kekerasan seksual dalam bentuk apapun, tidak pernah ada yang salah dan tidak ada yang benar soal apa yang harus dilakukan.

Dalam kesempatan yang sama, Monita Moerdani, VP Transport Marketing Gojek mengatakan bahwa 55 persen perjalanan Gojek di malam hari dilakukan oleh pelanggan perempuan.

Oleh karena itu, sebagai salah satu komitmennya dalam mencegah pelecehan seksual, Gojek menghadirkan layanan transportasi daring paling aman melalui pilar teknologi, proteksi, dan edukasi.

baca juga

Lewat pilar teknologi, Gojek memastikan keamanan perempuan saat menggunakan aplikasi melalui fitur Gojek SHIELD. Seperti penyamaran nomor telepon, baik pelanggan maupun mitra, fitur Bagikan Perjalanan, serta tombol darurat yang terhubung dengan Customer Care dan Unit Darurat yang siaga 24/7 dan mengadopsi perspektif korban.

Pilar proteksi dan edukasi ditunjukkan melalui Zona Aman dalam bentuk shelter, jaminan asuransi, sosialiasi, edukasi active bystander (saksi di lokasi), dan kolaborasi bersama pemerintah, organisasi internasional, dan LSM.

Zona Aman alias shelter tersebut mengacu kepada kajian After Dark: Encouraging Safe Transit for Women Travelling at Night. Di shelter juga terdapat langkah-lankah intervensi BANTU yang terinspirasi oleh metode 5D yang dikembangkan oleh Hollaback Jakarta.

Yakni Berani langsung tegur pelaku yang bertindak salah, Alihkan perhatian pelaku untuk menghalangi mereka melakukan pelecehan, Ngajak orang lain untuk turut membantu, Tunggu situasi usai untuk menolong, dan Upayakan merekam tindakan pelaku sebagai bukti laporan.

"Bagi Gojek, keamanan dan keselamatan adalah prioritas utama, khususnya bagi perempuan," pungkas Monita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hal yang Bisa Dilakukan saat Alami Pelecehan Seksual di Jalan

Hal yang Bisa Dilakukan saat Alami Pelecehan Seksual di Jalan

Video | Rabu, 11 Maret 2020 | 15:45 WIB

Viral Video Anak SMA Lakukan Pelecehan Seksual; Ini Dampak pada Korban

Viral Video Anak SMA Lakukan Pelecehan Seksual; Ini Dampak pada Korban

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 20:22 WIB

Hannah Al Rashid Bongkar Pelecehan Seksual di Lokasi Syuting

Hannah Al Rashid Bongkar Pelecehan Seksual di Lokasi Syuting

Entertainment | Selasa, 10 Maret 2020 | 12:07 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×