Masker Bermerek dan Stylish, Pergeseran Tren Fesyen karena Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Rima Suliastini

Senin, 30 Maret 2020 | 07:30 WIB
Masker Bermerek dan Stylish, Pergeseran Tren Fesyen karena Virus Corona
Billie Eilish pakai masker bermerek Gucci (Instagram/@billieeillishlover_)

Suara.com - Virus corona Covid-19 mulai ditakuti sejak awal tahun dan kini menjadi pandemi dunia. Orang-orang mulai panik dan melindungi dir mereka dengan aksesori yang kini naik kelas jadi barang paling berharga, masker.

Meskipun WHO menyatakan masker tidak dibutuhkan oleh orang sehat yang mengihindari virus corona, nyatanya kepanikan membuat sebagian orang lebih menuruti naluri daripada WHO.

Penjualan masker meningkat tajam dalam waktu singkat hingga petugas medis yang benar-benar membutuhkan kini kesulitan memilikinya. Merespons kelangkaan ini, rumah mode dunia mulai mengalihkan fokus produksi mereka pada masker.

Melansir laman The National, rumah mode mewah Saint Laurent dan Balenciaga tak lagi memproduksi pakaian. Mereka mengumumkan bahwa pusat produksi mereka di Prancis akan diserahkan pada pembuatan masker wajah khusus bedah.

Sementara itu Gucci juga mengumumkan untuk memproduksi satu juta masker wajah dalam beberapa hari mendatang untuk layanan kesehatan Italia.

Masker bermerek. (Instagram/@iamhearte)
Masker bermerek buatan sendiri. (Instagram/@iamhearte)

Rupanya produksi masker dari rumah mode dunia ini juga turut menggeser tren fesyen. Melebihi permintaan aksesori branded lainnya, penjualan masker melesat tajam.

Laman Forbes bahkan memberikan prediksinya dalam sebuah postingan Instagram dan berkata bahwa industri barang mewah di dunia fesyen akan mengalami penurunan penjualan.

"Ritel mewah diperkirakan akan merugi sekitar $ 33 hingga $ 44 miliar tahun ini karena orang kaya menjauh dari toko. Banyak ketakutan akan penularan di ruang ritel, sementara yang lain tak melihat peluang yang bagus untuk memamerkan barang mewah," tulisnya.

Masker Off-White. (Off White)
Masker bermerek dari Off-White. (Off White)

Kembali pada permasalahan masker, akan ada beberapa pengecualian yang bisa dimanfaatkan oleh rumah mode untuk mempertahankan angka penjualan mereka, yaitu masker bermerek.

baca juga

"Pengecualian pada aturan kemewahan adalah, masker wajah yang modis. Pembeli sekarang mendaftar untuk bergabung dengan daftar tunggu untuk masker dengan lapisan tertentu," tulis Forbes.

Ellessco dan Vogmask sudah lebih dulu menjual masker pernapasan dengan harga terjangkau dalam cetakan nan stylish seperti leopard, floral dan paisley. Keduanya kini kehabisan stok masker wajah.

Sementara itu, pencarian kata kunci 'masker wajah' sudah diketik lebih dari 800 kali di situs Etsy. Pencarian terbanyak merujuk pada masker dengan gambar berbagai karakter seperti tokoh Disney hingga bunga mawar. Bagaiamana menurut kalian?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belanda Tolak 600.000 Masker dari China karena Tak Sesuai Standar

Belanda Tolak 600.000 Masker dari China karena Tak Sesuai Standar

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 08:09 WIB

Nggak Hanya Membunuh Virus, Hand Sanitizer Merek Ini Viral di Twitter

Nggak Hanya Membunuh Virus, Hand Sanitizer Merek Ini Viral di Twitter

Tekno | Minggu, 29 Maret 2020 | 08:00 WIB

Bantu Penanganan Corona, New Balance Ubah Pabriknya Jadi Produksi Masker

Bantu Penanganan Corona, New Balance Ubah Pabriknya Jadi Produksi Masker

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 12:46 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×