Tradisi Ramadan di Kuwait, Festival Gergean di Malam ke-13 dan 15

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Kamis, 30 April 2020 | 05:00 WIB
Tradisi Ramadan di Kuwait, Festival Gergean di Malam ke-13 dan 15
Ilustrasi tradisi ramadan. (Pexels)

Suara.com - Ramadan adalah bulan yang paling menyenangkan. Hal ini juga dirasakan oleh masyarakat Kuwait, termasuk anak-anak. Mereka merayakannya melalui tradisi Ramadan yang sudah mengakar, yang disebur Gergean. Gergean merupakan festival turun-temurun yang biasanya dirayakan pada malam ke-13 dan 15 di bulan suci Ramadan.

Anak-anak akan mengenakan pakaian tradisional terbaiknya dan berjalan di sekitar rumahnya, menyanyikan lagu-lagu gembira sembari mereka mengetuk pintu-pintu rumah tetangga dan meminta permen atau kue sebagai ganti dari lagu yang mereka nyanyikan.

Selain Gergean, ada juga Graish yang merupakan tradisi berkumpulnya warga Kuwait sebelum masuk bulan Ramadan, di mana mereka berkumpul untuk makan bersama dan merayakan hari terakhir bulan Syaban dan bersiap untuk berpuasa Ramadan.

Sementara tradisi Ghabgah adalah pesta makan malam antara waktu berbuka dan sahur, di mana orang-orang berbagi makanan, cerita-cerita, serta candaan antar keluarga dan teman.

Salah satu tradisi Ramadan yang terkenal adalah penembakan meriam yang menandakan waktu berbuka. Penembakan ini bertempat di Istana Naif. Tradisi ini cukup tua dan dilakukan juga oleh beberapa negara di Semenanjung lainnya.

Beberapa makanan khas dan yang telah diturunkan beberapa generasi biasanya dihidangkan saat Ramadan. Al-Harees merupakan makanan yang populer dan menjadi makanan utama di kalangan warga Kuwait.

Al-Harees terdiri dari gandum yang dihaluskan dan daging, dihidangkan bersama campuran mentega dan gula dengan kayu manis bubuk.

Makanan populer lainnya yang ada saat Ramadan adalah At-Tashreeb, semacam roti yang dipotong kecil-kecil yang dihidangkan dengan kuah bersama kentang, dadih, dan lemon kering dari Oman.

Makanan-makanan tersebut mudah dihidangkan, dicerna, dan terasa enak di lidah. Selain dua tersebut, ada satu makanan lain yang juga populer di bulan Ramadan, bernama Al-Jareesh yang juga terbuat dari gandum.

baca juga

Ada manisan khusus yang disiapkan di Kuwait saat Ramadan, yang paling populer adalah Luqmat Al-Qaadi, pencuci mulut yang dibuat dari kapulaga, mentega, saffron, susu, dan adonan fermentasi.

Luqmat AL-Qaadi kemudian dipotong bulat kecil-kecil dan digoreng menggunakan minyak hingga berwarna kemerahan, setelah itu dicelupkan ke dalam sirup gula atau molasses.

Manisan di Kuwait saat Ramadan cukup berbeda karena rasa dan aroma yang memikat, karena banyak dari manisan tersebut yang dibuat dari rempah-rempah aromatik seperti saffron, kapulaga, dan kayu manis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Pakistan, Lempar Telur Rebus Jadi Bagian dari Tradisi Ramadan

Di Pakistan, Lempar Telur Rebus Jadi Bagian dari Tradisi Ramadan

Lifestyle | Senin, 27 April 2020 | 03:00 WIB

Roadha Mas, Tradisi Ramadan di Maladewa Sambil Membaca Puisi Kuno

Roadha Mas, Tradisi Ramadan di Maladewa Sambil Membaca Puisi Kuno

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2020 | 05:00 WIB

Seperti di Indonesia, Ada Tradisi Ramadan Bangunkan Orang Sahur di India

Seperti di Indonesia, Ada Tradisi Ramadan Bangunkan Orang Sahur di India

Lifestyle | Selasa, 28 April 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

×