Putu Mayang, Jajanan Tradisional Primadona untuk Buka Puasa

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2020 | 08:03 WIB
Putu Mayang, Jajanan Tradisional Primadona untuk Buka Puasa
Putu mayang. (Shutterstock)

Suara.com - Siapa tak kenal putu mayang, jajanan tradisional berbentuk keriting yang nikmat disantap dengan kuah santan gula Jawa. Ditambah lagi warna-warni jajanan legendaris ini yang memikat mata, membuat putu mayang semakin jadi primadona.

Nah, tahukah Anda, ternyata di Banyuwangi putu mayang jadi primadona menu takjil jalanan. Untuk mendapatkan jajanan ini pun sangatlah mudah, karena hampir seluruh penjual takjil di Kabupaten berjuluk Kota Gandrung ini menjualnya.

Harganya pun sangat murah, hingga rasanya hampir tak sebanding dengan rasanya yang nikmat. Untuk satu porsi, Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 5.000 saja. Di setiap porsinya, penjual membalut kue dengan daun pisang dan dibungkus dalam kotak mika. Berisi 4 kue putu mayang berikut kuah santan pandan gula Jawa.

Putu mayang sendiri terbuat dari tepung beras. Cara membuatnya, dengan mencampur tepung dengan air secukupnya. Untuk rasa yang lebih gurih, air bisa diganti dengan santan kelapa. Kemudian diaduk pelan-pelan diatas bara api sedang hingga menggumpal dan kenyal.

Perlu diingat, untuk mencapai level kenyal yang diinginkan, diperlukan keahlian khusus. Sebab, bila asal mengukus dan mengaduk, maka dapat dipastikan adonan akan rusak dan tekstur lembut tidak akan diperoleh.

Setelah itu, angkat adonan yang sudah kenyal dan letakkan di sebuah wadah. Taburkan tepung tapioka secukupnya, lalu uleni menggunakan tangan. Agar lebih menarik dan mengundang selera, bisa diberikan pewarna makanan. Setelah selesai, adonan bisa dicetak.

Proses pencetakan sendiri bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan menggunakan cetakan pabrikan. Cetakan ini bisa terbuat dari besi, stainles, ataupun plastik. Berbentuk cekung dengan lubang-lubang, mirip parutan buah. Atau bisa dengan memasukan adonan ke dalam plastik bungkus.

Kemudian bentuk plastik seperti piramid dengan lubang di ujungnya. Pencet adonan dan bentuklah seperti membentuk kerupuk. Selesai mencetak, adonan kemudian dikukus hingga matang secara sempurna.

Untuk kuahnya sendiri, terbuat dari rebusan santan dan daun pandan yang sudah dicampur dengan gula merah. Agar lebih nikmat, kuah ini bisa dipadu dengan buah-buahan. Misalnya saja durian atau nangka.

Dikutip dari Times Indonesia, salah satu penjual takjil di Banyuwangi mengatakan selama Ramadan tahun 2020 ini dirinya mendapati omzet yang luar biasa dari penjualan kue ini. Usaha yang dimilikinya ini merupakan warisan turun temurun. Sejak berusia 10 tahun, penjual ini sudah bergelut dengan bisnis tersebut.

“Pertama mulai berjualan sejak tahun 2000 sampai sekarang. Alhamdulilah selalu banyak pembelinya,” kata Istifalah (52), Selasa (12/5/2020).

Istifalah mengaku bisa menghabiskan 40 - 50 kg tepung beras setiap harinya. Saking banyaknya peminat kue putu mayang atau Petulo di Banyuwangi, Ramadan kali ini dirinya tidak lagi berjualan dalam bentuk siap saji. Dirinya hanya menjual kue keriting ini dalam bentuk grosir, untuk dijual kembali oleh para konsumen.

Hmm, jadi kebayang nikmatnya putu mayang buat buka puasa nanti, nggak, sih?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Es Alpukat Brown Sugar untuk Buka Puasa

Resep Es Alpukat Brown Sugar untuk Buka Puasa

Video | Selasa, 12 Mei 2020 | 15:24 WIB

Cocok untuk Berbuka Puasa, Yuk Coba Buat Es Kopyor Segar Ini di Rumah

Cocok untuk Berbuka Puasa, Yuk Coba Buat Es Kopyor Segar Ini di Rumah

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2020 | 14:41 WIB

Cari yang Segar dan Beda, Yuk Bikin Bubur Sagu Ambon

Cari yang Segar dan Beda, Yuk Bikin Bubur Sagu Ambon

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial

Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 21:22 WIB

3 Zodiak Paling Cocok Jadi Pasangan Scorpio untuk Komitmen Jangka Panjang

3 Zodiak Paling Cocok Jadi Pasangan Scorpio untuk Komitmen Jangka Panjang

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 20:50 WIB

Flag Football, Olahraga Baru dari Amerika yang Mulai Dilirik Anak Muda Indonesia, Apa Menariknya?

Flag Football, Olahraga Baru dari Amerika yang Mulai Dilirik Anak Muda Indonesia, Apa Menariknya?

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 20:22 WIB

5 Zodiak yang Dianggap Red Flag untuk Diajak Berteman dan Jalin Hubungan

5 Zodiak yang Dianggap Red Flag untuk Diajak Berteman dan Jalin Hubungan

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 19:35 WIB

4 Masker Wajah Indomaret untuk Atasi Jerawat dan Cerahkan Kulit Wajah

4 Masker Wajah Indomaret untuk Atasi Jerawat dan Cerahkan Kulit Wajah

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 19:10 WIB

Urutan Skincare Pagi Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu

Urutan Skincare Pagi Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 18:55 WIB

Hukum Membekukan Sel Telur dalam Islam, Boleh atau Tidak? Begini Penjelasannya

Hukum Membekukan Sel Telur dalam Islam, Boleh atau Tidak? Begini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 18:39 WIB

Profil Mirwan Suwarso, Pria Indonesia yang Sukses Sulap Como 1907 Jadi Raksasa Baru Italia

Profil Mirwan Suwarso, Pria Indonesia yang Sukses Sulap Como 1907 Jadi Raksasa Baru Italia

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 18:35 WIB

5 Tanaman yang Tidak Boleh Ditanam di Depan Rumah Menurut Fengshui

5 Tanaman yang Tidak Boleh Ditanam di Depan Rumah Menurut Fengshui

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 17:41 WIB

Mineral Sunscreen untuk Kulit Apa? Cek 5 Pilihan dengan Perlindungan Maksimal

Mineral Sunscreen untuk Kulit Apa? Cek 5 Pilihan dengan Perlindungan Maksimal

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 17:24 WIB