UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun

Vania Rossa

Kamis, 09 Juli 2026 | 23:22 WIB
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
Universitas Indonesia meluncurkan Aplikasi MAKA. (Suara.com)
baca 10 detik
  • Universitas Indonesia meluncurkan Aplikasi MAKA pada 9 Juli 2026 di Science Techno Park untuk mendukung tumbuh kembang anak.
  • Aplikasi edukasi berbasis gamifikasi ini menawarkan 300 level permainan yang disesuaikan dengan kurikulum tumbuh kembang anak Indonesia.
  • MAKA memiliki fitur pembatasan durasi penggunaan otomatis selama 30 menit guna mengajarkan pemakaian gawai secara bijak kepada pengguna.

Suara.com - Universitas Indonesia (UI) meluncurkan Aplikasi MAKA, media pembelajaran digital berbasis gamifikasi yang dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak usia 3-8 tahun. Inovasi hasil kolaborasi Science Techno Park (STP) UI, Program Pendidikan Vokasi UI, dan PT GAPTEK ini menjadi salah satu wujud hilirisasi riset kampus yang siap dimanfaatkan masyarakat.

Peluncuran MAKA digelar di Collaboration Hall, Science Techno Park Universitas Indonesia, Kamis (9/7/2026), dan dihadiri Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Mahasiswa, dan Alumni UI Prof. Hamdi Muluk, Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi UI Chairul Hudaya, Ph.D., Direktur Program Pendidikan Vokasi UI Dr. Safrin Arifin, jajaran PT GAPTEK, sivitas akademika, mitra industri, hingga media.

Acara diawali dengan MAKA Experience Booth, dilanjutkan talkshow bertema "Anak dan Gadget: Musuh atau Peluang?", seremoni peluncuran, demonstrasi aplikasi, serta sesi diskusi bersama para pemangku kepentingan.

Prof. Hamdi Muluk mengatakan inovasi tidak hanya berkaitan dengan penemuan teknologi baru, tetapi juga bagaimana ilmu pengetahuan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

"Esensi inovasi adalah kemampuan untuk menemukan hal-hal baru atau menghadirkan cara-cara baru yang lebih baik dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Pengetahuan yang dihasilkan di perguruan tinggi akan memiliki makna ketika mampu diterjemahkan menjadi solusi yang bermanfaat, dapat diterapkan, dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan," ujarnya.

Menurutnya, Science Techno Park UI berperan sebagai jembatan yang mempertemukan peneliti, industri, pemerintah, investor, hingga media dalam mempercepat hilirisasi hasil riset.

"Di sini kita mewujudkan konsep pentahelix. Akademisi bertemu pemerintah, industri, pelaku bisnis, investor, hingga media. Semua berkolaborasi agar hasil riset tidak berhenti di laboratorium, tetapi menjadi produk yang benar-benar dimanfaatkan masyarakat," kata Hamdi.

Ia menambahkan, MAKA menjadi contoh nyata sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam menghasilkan inovasi yang siap diterapkan.

Dikembangkan dari Riset Tumbuh Kembang Anak

baca juga

Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi UI, Chairul Hudaya, mengatakan peluncuran MAKA membuktikan bahwa hasil penelitian kampus dapat berkembang menjadi produk inovatif yang memberikan manfaat nyata.

"Peluncuran Aplikasi MAKA menjadi bukti bahwa hasil riset di perguruan tinggi dapat berkembang menjadi produk inovasi yang memberikan manfaat nyata. Inovasi bukan sekadar menghasilkan teknologi baru, tetapi juga menghadirkan solusi yang mampu menjawab kebutuhan pengguna," ujar Chairul.

Menurutnya, melalui Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi, UI terus membangun ekosistem yang mempercepat transfer teknologi, pengelolaan kekayaan intelektual, hingga komersialisasi inovasi agar berdampak secara sosial maupun ekonomi.

Inventor utama MAKA, Muhammad Luthfi, menjelaskan aplikasi ini lahir dari kegelisahan melihat anak-anak yang semakin dekat dengan gawai tanpa didampingi konten edukatif.

"Yang menjadi tantangan sekarang bukan lagi menjauhkan anak dari gadget, tetapi bagaimana menghadirkan pengalaman digital yang lebih terarah, bermakna, dan mendukung tumbuh kembang anak," ujarnya.

Menurut Luthfi, MAKA merupakan stimulasi digital berbasis gamifikasi, bukan sekadar permainan biasa. Seluruh konten dikembangkan berdasarkan kajian akademik mengenai perkembangan kognitif dan mental anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komdigi Ancam Blokir 22 Platform Digital, Ada Qatar Airways dalam Daftar

Komdigi Ancam Blokir 22 Platform Digital, Ada Qatar Airways dalam Daftar

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:45 WIB

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:13 WIB

Cara Hemat Beli Pulsa dan Token PLN, ShopeePay Tawarkan Promo Mulai Rp1

Cara Hemat Beli Pulsa dan Token PLN, ShopeePay Tawarkan Promo Mulai Rp1

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:22 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×