Perempuan Mendesah Saat Hubungan Badan, Benarkah Tanda Keenakan?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 20 Mei 2020 | 23:00 WIB
Perempuan Mendesah Saat Hubungan Badan, Benarkah Tanda Keenakan?
Ilustrasi perempuan mendesah saat berhubungan seksual. (Shutterstock)

Suara.com - Perempuan Mendesah Saat Hubungan Badan, Benarkah Tanda Keenakan?

Banyak pasangan seringkali mendesah, mengerang bahkan berteriak saat tengah menikmati hubungan seksual.

Beberapa menganggap bahwa mendesah merupakan tanda kenikmatan dari hubungan seksual.

Sementara yang lainnya menyebut bahwa hal itu mampu membuat pasangan semakin terangsang.

Tapi, apa sebenarnya alasan dari orang mengeluarkan desahan saat terngah berhubungan seksual?

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi perempuan mendesah saat hubungan badan. (Sumber: Shutterstock)

"Mengeluarkan suara adalah cara alami, seringkali otomatis untuk menghilangkan frustrasi yang terpendam," kata Jill McDevitt Ph.D. residen seksolog di CalExotics. Demikian seperti dilansir dari Shape.

Pada dasarnya, kadang-kadang orang mendesah karena memang menimati hubungan seksual itu.

Kemungkinan lain, bahwa mendesah merupakan cara berkomunikasi saat berhubungan seks.

"Ini sebenarnya alat komunikasi. Mendesah memungkinkan Anda untuk memandu pasangan Anda ke arah yang benar tanpa menggunakan kata-kata - ini adalah cara lain untuk mengatakan 'oh ya, lebih dari itu!'"

baca juga

Di sisi lain, penelitian menunjukkan bahwa kadang-kadang desahan saat berhubungan seks bukan tentang mengekspresikan kesenangan seksual sendiri, tetapi tentang memuaskan pasangan.

Sebagai contoh, sebuah studi kecil 2010 tentang pasangan heteroseksual yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Sexual Behavior menemukan bahwa desahan wanita yang paling keras terjadi sebelum klimaks pasangan pria mereka.

Para peneliti mengatakan ini menunjukkan bahwa setidaknya beberapa wanita mengerang "palsu" untuk membantu klimaks pasangannya.

Apakah itu buruk? Dalam beberapa kasus, ya. Lebih dari dua pertiga wanita dalam penelitian ini melaporkan desahan palsu, karena mereka merasa tidak nyaman atau bosan dengan seks.

Dibanding berkomunikasi dengan pasangan mereka tentang cara seks yang lebih menyenangkan mereka mencoba membuat seks "berjalan lebih cepat."

Sementara itu, desahan palsu saat berhubungan seks tidak selalu merupakan hal yang buruk, menurut McDevitt.

"Melakukan hal-hal yang membuat pasangan Anda merasa baik dapat membuat Anda merasa baik juga," katanya.

Artinya, jika erangan palsu membawa kesenangan pasangan Anda dan itu memberi Anda kesenangan, itu tidak selalu sama dengan mengorbankan diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berhubungan Seks selama Menstruasi? Ini Kata Para Ahli!

Berhubungan Seks selama Menstruasi? Ini Kata Para Ahli!

Health | Senin, 20 Januari 2020 | 09:57 WIB

Mr P Pria Ini Patah 2 Kali Saat Berhubungan Seks, Ternyata Kelainan Langka!

Mr P Pria Ini Patah 2 Kali Saat Berhubungan Seks, Ternyata Kelainan Langka!

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 12:55 WIB

Rajin Seks Oral Bisa Turunkan Risiko Perempuan Keguguran?

Rajin Seks Oral Bisa Turunkan Risiko Perempuan Keguguran?

Health | Selasa, 09 April 2019 | 09:00 WIB

Terkini

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

×