Mr P Pria Ini Patah 2 Kali Saat Berhubungan Seks, Ternyata Kelainan Langka!

Kamis, 03 Oktober 2019 | 12:55 WIB
Mr P Pria Ini Patah 2 Kali Saat Berhubungan Seks, Ternyata Kelainan Langka!
ilustrasi masalah organ intim pria (shutterstock)

Suara.com - Seorang pria asal Inggris mengalami penis 'patah' sebanyak dua kali dalam waktu lima bulan akibat kelainan langka. Kondisi tersebut membuat pria 41 tahun ini harus menjalani operasi untuk merekonstruksi ulang penisnya.

Sebelumnya, pria itu didiagnosis mengalami kelainan genetik langka yang disebut sindrom danlos ehler (EDS). Kelainan genetik langka ini menyebabkan hipermobilitas.

Suatu hari, pria itu mengunjungi dokter setelah 10 hari mengalami cedera ketika berhubungan seksual. Ia tidak segera berkunjung ke dokter ketika mengalami cedera karena mengira masih bisa menangani kondisinya sendiri.

Pria itu lantas meminta dokter menangani dan memperbaiki kembali fraktur Mr P-nya yang patah ketika berhubungan seks 10 hari lalu.

Ahli Urologi dilansir dari Daily Mail pun menjelaskan bahwa pasien dengan EDS biasanya memiliki kelemahan ketika berhubungan seks dan membutuhkan banyak pelumas.

Tetapi, dokter yang menangani pria 41 tahun ini belum menemukan hubungan antara Mr P-nya yang patah dengan riwayat penyakit EDS.

ilustrasi mr. P (shutterstock)
ilustrasi mr. P (shutterstock)

"Berdasarkan kasus pria ini, kami menduga bahwa pria dengan EDS lebih mungkin mengalami masalah soal fraktur Mr P," hasil Laporan Kasus Urologi.

Sementara itu, tulisan tim medis dalam sebuah jurnal yang dipimpin oleh Dr Arthur Burnett menyatakan bahwa orang yang mengalami fraktur Mr P bisa jadi karena cedera ereksi maupun riwayat penyakit EDS.

Pria yang mengalami patah pada Mr P sebanyak 2 kali ini pun berhasil ditangani oleh tim medis setelah menjalani operasi.

Baca Juga: Idap kanker Payudara, Ayah Beyonce Ikut Kampanye Pentingnya Deteksi Dini

Sejak 1924, sudah tercatat sekitar 1.600 atau sekitar 16 kasus penis patah per tahunnya. Para peneliti juga mencatat bahwa 50 persen kasus penis patah, mereka mendengar adanya suara retak. Bahkan 4 dari 5 pasien mendengarnya bersamaan kehilangan ereksi.

Diketahui penyakit langka EDS ini hanya menyerang 1 dari 10 ribu orang di seluruh dunia. Gejalanya meliputi, hipermobilitas, kulit melar atau jaringan yang mudah memar. Dalam beberapa kasus, sindrom ini juga bisa mengancam jiwa.

Namun, NHS mendata bahwa masalah fraktur penis tidak termasuk dalam daftar komplikasi dari penyakit langka ini. Menurut dr. Rich Biney, seorang ahli urologi di Brimingham mengatakan bahwa EDS biasanya menyebabkan kelemahan jaringan ikat, terutama pembuluh darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI