Usai Pandemi Covid-19, Amankah Jajal Makeup di Toko Kosmetik?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 10 Juni 2020 | 18:55 WIB
Usai Pandemi Covid-19, Amankah Jajal Makeup di Toko Kosmetik?
Ilustrasi tester makeup. (Shutterstock)

Suara.com - Mncoba makeup sebelum membeli telah lama menjadi bagian penting dari pengalaman berbelanja.

Tetapi menggunakan tester makeup selalu datang dengan risiko kesehatan, terlebih kini dalam situasi pandemi virus corona atau Covid-19.

Pertanyannya kemudian, masih bisakah kita menjajal makeup setelah pandemi Covid-19 berakhir.

Seperti dilansir dari Insider, perwakilan dari Sephora dan Ulta mengatakan bahwa penguji makeup akan tetap ada hanya untuk dipajang.

Ilustrasi tester makeup. (Shutterstock)
Ilustrasi tester makeup. (Shutterstock)

Perwakilan Bluemercury mengatakan paket sampel disegel vakum akan ditawarkan di tempat tester.

Pada 2017, seorang wanita menggugat Sephora, mengklaim dia menderita herpes karena menggunakan salah satu penguji lipstik mereka.

Itu adalah pengingat bahwa virus dapat hidup dengan lip balm dan lipstik, dan tester makeup meskipun menyenangkan hal itu dapat menyebarkan penyakit.

Satu studi 2019 menemukan bahwa setidaknya 70 persen dari semua lipstik, lipgloss, eyeliners, mascaras dan beauty blender yang mereka uji memiliki "tingkat kontaminasi mikroba yang signifikan."

Dan para peneliti telah mengatakan ini sejak setidaknya 1971, ketika sebuah penelitian menunjukkan bahwa 43 persen dari eyeliners dan maskara terkontaminasi.

Baca Juga: Ramai Fitnah Nakes COVID-19, dr Tirta: Dibilang demi Uang, Monggo

"Telah ditetapkan dengan baik bahwa makeup brush dan dengan ekstensi make up tester adalah tempat berkembang biak bagi mikroorganisme seperti bakteri," kata dokter kulit Dr. Joshua Zeichner, direktur penelitian kosmetik dan klinis dalam dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai, kepada Insider.

Lingkungan cair dan krim yang lembab inilah yang menciptakan rumah yang nyaman bagi mikroorganisme.

"Kami tahu tentang COVID-19 yang hidup di benda mati selama beberapa jam hingga beberapa hari. Karena tester makeup dan sikat diterapkan langsung ke wajah, risiko penyebaran potensial organisme menular semakin besar karena kedekatannya dengan mulut dan hidung," kata Joshua.

Sephora membutuhkan sembilan minggu untuk membuat protokol pembukaan kembali yang baru.

Hal itu mencakup penanda enam kaki di sekitar pembayaran dan area ramai lainnya. Selain masker wajah wajib dan pemeriksaan suhu untuk karyawan, dan penguji hanya memajang display.

"Kami tidak berspekulasi tentang masa depan penguji sekarang, tetapi mengantisipasi inovasi lanjutan dalam pengalaman di dalam toko yang mungkin termasuk tester,"kata perwakilan Ulta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI