Apakah Tabir Surya Bisa Kedaluwarsa? Ahli Beberkan Faktanya!

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Kamis, 11 Juni 2020 | 08:05 WIB
Apakah Tabir Surya Bisa Kedaluwarsa? Ahli Beberkan Faktanya!
Ilustrasi tabir surya. (Shutterstock)

Suara.com - Penggunaan tabir surya belakangan ini sedang diperbincangkan lantaran anjuran berjemur sebagai salah satu pencegahan penyebaran virus corona penyebab sakit Covid-19.

Banyak ahli menyarankan kebiasaan berjemur karena dianggap dapat menstimulasi produksi vitamin D dalam tubuh.

Mereka juga menganjurkan untuk tetap menggunakan tabir surya agar melindungi kulit dari kerusakan yang bisa ditimbulkan oleh sinar matahari.

Para pakar dermatologi juga tidak menyarankan menggunakan tabir surya yang sudah disimpan terlalu lama.

"Tabir surya bisa kedaluwarsa dan akan terus punya tanggal kedaluwarsa yang tercetak di suatu tempat pada wadahnya," jelas Lauren Fine, MD, dermatolog asal Chicago, dikutip dari Prevention.

Ia melanjutkan, tabir surya yang kedaluwarsa tidak akan bekerja dengan baik dan justru membuat kulit Anda lebih mudah terbakar sinar matahari.

Tak hanya merusak kulit, hal ini juga bisa meningkatkan risiko Anda terkena kanker kulit. Oleh karena itu, apabila lewat batas masa kadaluarsa, jangan gunakan tabir surya Anda.

Hal yang menjadi masalah, terkadang kita tidak tahu kapan tabir surya yang kita miliki sudah masuk masa kedaluwarsa. Beberapa merek tabir surya juga tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada kemasannya.

Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengharuskan produk bertahan selama tiga tahun. Oleh karena itu, apabila botol tabir surya yang Anda beli tak mencantumkan tanggal kedaluwarsa, tulis tanggal kapan Anda membelinya.

baca juga

Hal yang perlu dicatat adalah apabila Anda berjemur dan membuat botol tabir surya Anda terpapar sinar matahari langsung, bisa membuat tabir surya cepat rusak sebelum tanggal kedaluwarsa.

Cara lain untuk mengetahui apabila tabir surya sudah tidak laik digunakan adalah tampilan, bau dan teksturnya yang mulai berubah. Segera buang dan jangan gunakan kembali.

Dr Fine menganjurkan untuk menggunakan tabir surya dengan benar untuk mendapat perlindungan penuhnya. Aplikasikan pada bagian tubuh yang terpapar sinar matahari dan aplikasikan ulang tiap dua jam sekali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efektivitas Obat Tetes Mata Makin Menurun Sejak Dibuka, Mengapa?

Efektivitas Obat Tetes Mata Makin Menurun Sejak Dibuka, Mengapa?

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 08:20 WIB

FDA Ungkap Risiko Penggunaan Tabir Surya, Para Dermatolog Keberatan!

FDA Ungkap Risiko Penggunaan Tabir Surya, Para Dermatolog Keberatan!

Health | Senin, 08 Juni 2020 | 07:15 WIB

Orang Berkulit Gelap Tak Perlu Pakai Tabir Surya? Simak Penjelasan Ini

Orang Berkulit Gelap Tak Perlu Pakai Tabir Surya? Simak Penjelasan Ini

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2020 | 14:57 WIB

Terkini

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:51 WIB

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku

Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman

Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:30 WIB

5 Parfum Lokal Wangi Fresh Aquatic, Sensasi Segar dan Menenangkan Sepanjang Hari

5 Parfum Lokal Wangi Fresh Aquatic, Sensasi Segar dan Menenangkan Sepanjang Hari

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source

Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:22 WIB

×