Hotspot Karhutla Sumsel Melonjak, Kemenhut Mulai Alihkan Perhatian Operasi dari Kalteng

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Senin, 21 September 2026 | 17:22 WIB
Hotspot Karhutla Sumsel Melonjak, Kemenhut Mulai Alihkan Perhatian Operasi dari Kalteng
Ilustrasi titik panas. [Ist]
baca 10 detik
  • Kementerian Kehutanan mencatat 1.532 titik panas tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia hingga Minggu, 20 September 2026.
  • Kalimantan Tengah mencatat jumlah titik panas tertinggi nasional, sementara Sumatra Selatan mengalami peningkatan yang signifikan.
  • Pemerintah menegaskan titik panas merupakan indikasi anomali suhu satelit yang memerlukan verifikasi lapangan lanjutan.

Suara.com - Kalimantan Tengah (Kalteng) masih menjadi provinsi dengan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terbanyak di Indonesia.

Namun, lonjakan titik panas di Sumatera Selatan (Sumsel) mulai menjadi perhatian Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dalam menentukan prioritas penanganan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) Kemenhut yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, terdapat 1.532 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) hingga Minggu (20/9/2026) pukul 23.59 WIB.

Jumlah tersebut meningkat 209 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.323 hotspot.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi mengatakan Kalteng masih mendominasi dengan 968 hotspot. Namun, jumlah tersebut mulai menurun dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara itu, Sumsel justru mengalami peningkatan yang cukup signifikan dengan 285 hotspot.

Kondisi tersebut membuat Sumsel mulai menjadi salah satu wilayah yang diperhatikan dalam penentuan prioritas operasi penanganan karhutla.

Selain Kalteng dan Sumsel, hotspot juga terdeteksi di sejumlah provinsi lainnya. Kalimantan Barat mencatat 98 hotspot, Kalimantan Selatan 39 hotspot, Jambi 26 hotspot, dan Riau satu hotspot.

Meski terjadi penurunan dibandingkan hari sebelumnya, Kalteng masih menjadi wilayah dengan jumlah hotspot high confidence tertinggi di antara enam provinsi prioritas.

baca juga

Dengan 968 titik, hotspot Kalteng mencapai lebih dari separuh total hotspot nasional yang terdeteksi pada periode tersebut.

Pemerintah pun terus memperkuat penanganan karhutla, khususnya di Kalteng dan Sumsel yang saat ini menunjukkan kondisi berbeda.

Kalteng masih menghadapi jumlah indikasi hotspot yang tinggi, sementara Sumsel mengalami peningkatan yang cukup mencolok.

Kemenhut mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mengartikan angka 1.532 hotspot sebagai jumlah kejadian kebakaran yang terjadi di lapangan.

Ristianto menjelaskan hotspot merupakan indikasi adanya anomali suhu permukaan yang terdeteksi oleh satelit. Karena itu, satu kejadian kebakaran bisa saja menghasilkan beberapa titik panas yang terdeteksi satelit.

“Hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit dan tidak dapat langsung disamakan dengan satu kejadian kebakaran maupun luas area yang terbakar,” ujarnya.

Oleh sebab itu, seluruh indikasi hotspot masih harus diverifikasi dengan pemeriksaan di lapangan dan melihat kondisi aktual di lokasi.

Data satelit tersebut digunakan sebagai salah satu dasar bagi pemerintah untuk menentukan wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam operasi pengendalian karhutla.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:05 WIB

Prabowo Mau Perberat Sanksi Pelaku Karhutla

Prabowo Mau Perberat Sanksi Pelaku Karhutla

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:54 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Wagub Papua Selatan Desak Perhatian Menhut Soal Pembabatan Hutan

Wagub Papua Selatan Desak Perhatian Menhut Soal Pembabatan Hutan

Video | Senin, 21 September 2026 | 17:21 WIB

Tempat Kerja Ditutup dan Ditembok, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Mengadu ke Balai Kota

Tempat Kerja Ditutup dan Ditembok, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Mengadu ke Balai Kota

News | Senin, 21 September 2026 | 17:21 WIB

Dari LRT ke Pilpres 2029, Seberapa Jauh Kemesraan Prabowo-Pramono Bisa Berlanjut?

Dari LRT ke Pilpres 2029, Seberapa Jauh Kemesraan Prabowo-Pramono Bisa Berlanjut?

News | Senin, 21 September 2026 | 17:20 WIB

Kulit Halus Tanpa Cekat-cekit! 4 Serum Eksfoliasi untuk Pemula Usia 20-an

Kulit Halus Tanpa Cekat-cekit! 4 Serum Eksfoliasi untuk Pemula Usia 20-an

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 17:20 WIB

Bagaimana Cara Melacak iPhone yang Hilang? Jangan Panik, Ikuti Langkah Ini

Bagaimana Cara Melacak iPhone yang Hilang? Jangan Panik, Ikuti Langkah Ini

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 17:13 WIB

Gelar Doa Bersama, Dewan Pers Sebut 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Sebagai Pahlawan Pers

Gelar Doa Bersama, Dewan Pers Sebut 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Sebagai Pahlawan Pers

News | Senin, 21 September 2026 | 17:11 WIB

IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.300, BBCA Anjlok

IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.300, BBCA Anjlok

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 17:02 WIB

Beredar Kabar OTT di Bolaang Mongondow Utara, KPK: Kami Cek Dulu

Beredar Kabar OTT di Bolaang Mongondow Utara, KPK: Kami Cek Dulu

News | Senin, 21 September 2026 | 17:01 WIB

Lydia Loves Bugs: Ketika Serangga Menjadi Sahabat Favorit Anak

Lydia Loves Bugs: Ketika Serangga Menjadi Sahabat Favorit Anak

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 17:00 WIB

Program MBG Dibenahi, Suahasil Soroti Kinerja BGN

Program MBG Dibenahi, Suahasil Soroti Kinerja BGN

Video | Senin, 21 September 2026 | 17:00 WIB

×