Masker Peel Off Ternyata Tidak Disarankan Dokter, Simak Alasannya

Silfa Humairah Utami, Amertiya Saraswati

Selasa, 16 Juni 2020 | 17:21 WIB
Masker Peel Off Ternyata Tidak Disarankan Dokter, Simak Alasannya
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Masker wajah merupakan salah satu bentuk perawatan kecantikan yang digandrungi banyak orang. Salah satu yang sedang menjadi tren adalah masker peel off.

Penggunaan masker peel off memang dianggap lebih praktis oleh banyak orang. Setelah dioleskan di wajah, masker jenis ini cukup dikelupas kembali setelah kering.

Tidak hanya itu, masker peel off juga diklaim dapat mengangkat komedo, mencerahkan kulit wajah, hingga mengangkat kotoran dan sel kulit mati di wajah.

Meski begitu, belum lama ini seorang dokter sekaligus pemilik klinik kecantikan yaitu dr. Richard Lee membagikan bahaya memakai masker peel off.

Lewat video terbaru di kanal Youtube miliknya, dr. Richard Lee membeberkan alasan mengapa masker peel off dapat berdampak buruk bagi kulit.

Bahaya Masker Peel Off Bagi Wajah (youtube.com/dr. Richard Lee, MARS)
Bahaya Masker Peel Off Bagi Wajah (youtube.com/dr. Richard Lee, MARS)

"Masker peel off seperti ini amat sangat tidak saya rekomendasi," ungkap dr. Richard Lee dalam tayangan berjudul "Review Masker Peel Off".

"Ini karena di dalamnya ingredient-nya aman banget, malah 90% yang ada di sini sudah BPOM. Bermanfaat? Bermanfaat banget. Jadi saya nggak mendebatkan bahan bakunya. Tapi metodenya yang tidak tepat."

Lebih lanjut, dr. Richard Lee menjelaskan bahaya peel off bagi kulit. Masker peel off rupanya dapat ikut mengangkat permukaan kulit saat dikelupas.

"Padahal permukaan dari kulit kita itu penting banget untuk pertahanan diri kita. Termasuk minyak, yang sejatinya ada di kulit terluar. Yang kedua, yang ikut terangkat adalah rambut-rambut halus kita."

baca juga

Hal ini dapat menyebabkan infeksi pada kulit, scar atau bopeng, hingga iritasi dan kemerahan pada kulit. Selain itu, jerawat pun bisa bertambah parah karena masker peel off.

Bahaya Masker Peel Off Bagi Wajah (youtube.com/dr. Richard Lee, MARS)
Bahaya Masker Peel Off Bagi Wajah (youtube.com/dr. Richard Lee, MARS)

Menurut dr. Richard Lee, di Indonesia sendiri tidak banyak ahli yang sudah angkat bicara soal bahaya masker peel off. Namun, para dermatologis di luar negeri setuju akan bahaya masker peel off ini.

Terlebih, ada pula yang menjual masker peel off non-BPOM dan ternyata mengandung lem. Inilah yang membuat masker peel off makin berbahaya bagi kulit.

Di sisi lain, dr. Richard Lee tidak menampik bahwa bahan-bahan masker peel off yang terdaftar di BPOM sebenarnya bermanfaat bagi kulit.

Namun, jika ingin mendapatkan manfaat dari bahan-bahan tersebut, Anda disarankan untuk membeli sheet mask atau masker yang dioleskan di wajah dan harus dicuci.

"Memang agak repot karena harus cuci lagi, tapi ini akan sangat bermanfaat bagi kulit kalian. Nutrisinya dapat, manfaat jeleknya Anda tidak dapat," tambah dr. Richard Lee.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perawatan dengan Bahan Alami, Ini Manfaatnya Bagi Kulit Wajah

Perawatan dengan Bahan Alami, Ini Manfaatnya Bagi Kulit Wajah

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2020 | 13:19 WIB

Efek Ketiduran saat Pakai Sheet Mask, Maskernya Jadi Kayak Topeng Alien

Efek Ketiduran saat Pakai Sheet Mask, Maskernya Jadi Kayak Topeng Alien

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2020 | 10:25 WIB

Tips Makeup Anti Luntur Meski Pakai Masker Ala Tasya Farasya, Intip Yuk

Tips Makeup Anti Luntur Meski Pakai Masker Ala Tasya Farasya, Intip Yuk

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:40 WIB

Terkini

Bukan Manja, Ini Alasan Anak Muda Terjebak Doom Spending

Bukan Manja, Ini Alasan Anak Muda Terjebak Doom Spending

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:30 WIB

4 Bedak Padat Terbaik untuk Kulit Berminyak Menurut Review Pembeli

4 Bedak Padat Terbaik untuk Kulit Berminyak Menurut Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:29 WIB

Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin

Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:28 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat BRILink Agen, Sosok di Sumatera Utara Ini Jadi Inspirasi

BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat BRILink Agen, Sosok di Sumatera Utara Ini Jadi Inspirasi

Jakarta | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:28 WIB

BBM Langka Bikin Ekonomi Warga Sumut Terancam Lumpuh

BBM Langka Bikin Ekonomi Warga Sumut Terancam Lumpuh

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:27 WIB

Kursumawati Bawa Semangat Inklusi dan Literasi Keuangan ke Serbalawan Bersama AgenBRILink

Kursumawati Bawa Semangat Inklusi dan Literasi Keuangan ke Serbalawan Bersama AgenBRILink

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:23 WIB

BRI Apresiasi BRILink Agen Berprestasi, Kursumawati Bawa Pulang All-New Yaris

BRI Apresiasi BRILink Agen Berprestasi, Kursumawati Bawa Pulang All-New Yaris

Malang | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:21 WIB

Ngeri! Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Banyak Kendaraan Rusak Parah

Ngeri! Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Banyak Kendaraan Rusak Parah

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:15 WIB

Lewat AgenBRILink, Kursumawati Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Serbalawan

Lewat AgenBRILink, Kursumawati Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Serbalawan

Batam | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:11 WIB

Purbaya Belum Tahu IKN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun, Tunggu Arahan Prabowo

Purbaya Belum Tahu IKN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun, Tunggu Arahan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:08 WIB

×