Ruang Raqyat, Ruang Gratis Bagi Komunitas untuk Berkarya

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 30 Juni 2020 | 13:46 WIB
Ruang Raqyat, Ruang Gratis Bagi Komunitas untuk Berkarya
Abi Rahadi, Penggagas Ruang Raqyat. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Berkarya dan berbagi kepada masyarakat memang sesuatu yang membahagiakan, memuaskan hasrat jiwa yang ingin berperan. Inilah yang dirasakan oleh Abi Rahadi (33) dan istrinya, pencetus Ruang Raqyat.

Ruang Raqyat adalah sebuah tempat yang disediakan Abi untuk masyarakat yang ingin berkarya, berkreativitas, dan berkegiatan. Di sini, masyarakat ataupun komunitas bisa melakukan kegiatan apapun, mulai dari workshop hingga edukasi. Dan, semuanya gratis!

Ruang Raqyat berlokasi di Jalan Caringin Barat No. 14, Jakarta Selatan, hanya berjarak 100 meter dari Hotel Kristal dan Hero Terogong. Ruang Raqyat berbentuk rumah dengan halaman dan parkiran yang luas dan nyaman, sehingga cukup untuk menampung banyak orang.

"Jadi ide awalnya, saya dan istri, kami memiliki keinginan berkontribusi, sifatnya bukan sekadar memberikan uang atau makanan. Kami ingin memberikan sesuatu yang bersifat komunitas, para penggiat sosial, bisa berkontribusi dengan masyarakat," ujar Abi saat disambangi Suara.com beberapa waktu lalu.

Rumah itu sendiri sebenarnya merupakan rumah kerabat yang sudah 2 tahun lamanya dibiarkan kosong. Abi kemudian melontarkan niatnya untuk memanfaatkan rumah tersebut sebagai tempat dan wadah untuk berkarya.

Bulan Desember 2019, Ruang Raqyat pun dibuka untuk umum sebagai tempat penyelenggaraan acara. Dan sejak dibuka, hampir setiap hari rumah ini selalu full booked digunakan oleh berbagai komunitas, seperti fotografi, kelas yoga, relaksasi, hingga tempat belajar agama.

Abi berniat melihat bagimana minat masyarakat terhadap Ruang Raqyat ini selama 1 tahun. Jika direspons positif dan semakin melahirkan karya dan kontribusi baru dari ruang ini, ia akan semakin memantapkan niatnya memperbanyak Ruang Raqyat.

Gratis bagi komunitas yang membutuhkan

Abi terbuka pada komunitas apapun yang membutuhkan tempat untuk berkarya. Ia menyediakannya secara gratis, asalkan jadwalnya tersedia. Hanya dua syarat yang dimintanya, komunitas itu tidak berafiliasi dengan gerakan politik apapun, dan bersifat non-profit alias bukan untuk mencari keuntungan.

baca juga

"Untuk ruangan benar-benar gratis, kami pungut biaya deposit Rp 100 ribu saat pendaftaran. Ketika kegiatan selesai, deposit kami transfer kembali. Biaya makan dan minum itu bukan kewajiban, mau bawa makanan dan minuman sendiri silakan," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jeritan Komunitas Punk di Tengah Lockdown Virus Corona

Jeritan Komunitas Punk di Tengah Lockdown Virus Corona

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:02 WIB

Masjid di London Sediakan Kamar Mayat di Tengah Wabah Covid-19

Masjid di London Sediakan Kamar Mayat di Tengah Wabah Covid-19

Video | Selasa, 02 Juni 2020 | 09:00 WIB

Intip Kehidupan Kota Hamtramck di AS yang Penduduknya Mayoritas Muslim

Intip Kehidupan Kota Hamtramck di AS yang Penduduknya Mayoritas Muslim

Video | Kamis, 21 Mei 2020 | 11:41 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×