Jeritan Komunitas Punk di Tengah Lockdown Virus Corona

Dany Garjito, Arief Apriadi

Selasa, 02 Juni 2020 | 13:02 WIB
Jeritan Komunitas Punk di Tengah Lockdown Virus Corona
Kelompok atau komunitas punk di China. (AFP/Greg Baker).

Suara.com - Wabah virus Corona sangat berdampak dalam berbagai aspek kehidupan tak terkecuali musik. Di Wuhan, China, komunitas pecinta musik punk jadi korban di tengah lockdown Covid-19.

Sebelum mewabahnya Covid-19, Wuhan merupakan kota di China selain Beijing yang terkenal dengan geliat musik, khususnya punk.

Namun kekinian, raungan distorsi musik yang kerap menggema di berbagai klub malam maupun lokasi-lokasi gig--acara musik berskala kecil-- otomatis tersumbat.

Sebagai kota pertama yang mendeteksi munculnya wabah virus Corona, Wuhan hingga kini masih takut untuk membuka diri.

Kendati kebijakan 11 minggu lockdown telah berakhir pada April lalu, pemerintah China masih menerapkan berbagai pembatasan sosial demi mengghindari gelombang kedua infeksi Covid-19.

Para calon penumpang beramai-ramai keluar dari Kota Wuhan di Bandara Tianhe setelah status lockdown dicabut.(Foto: AFP)
Para calon penumpang beramai-ramai keluar dari Kota Wuhan di Bandara Tianhe setelah status lockdown dicabut.(Foto: AFP)

Kondisi itu amat berdampak pada kelompok atau komunitas punk Wuhan. Mereka tak diizinkan menggelar pertunjukan musik. Masa depan kian buram.

"Dampak akhirnya pada kita masih belum diketahui," kata Zhu Ning, anggota pendiri band punk Wuhan dan pemilik VOX indie live house dikutip Channel News Asia, Selasa (2/6/2020).

"Yang paling penting saat ini adalah menjaga (dunia musik) tetap hidup."

Tak ada pertunjukan musik mengakibatkan berbagai lokasi hiburan dan gig-gig di Wuhan sepi pengunjung. Mereka tak mampu mengais pendapatan.

baca juga

"Kalau tak ada yang tampil berarti tak ada pengunjung, itu berarti tidak ada pemasukan," kata Zhu.

"Kami semua sudah siap (menggelar acara) dan tiba-tiba harus menghentikannya. Apa yang salah dengan dunia?" tambahnya.

Demi menyambung hidup dan menjaga muruah musik punk tetap menggeliat, Shu lewat Vox indie live house berencana untuk memindahkan pertunjukan langsung ke ranah streaming online.

Semasa muda, Zhu adalah mantan drummer perintis band punk Wuhan, SMZB yang muncul pada akhir 1990an. Mereka membuat Wuhan punya reputasi sebagai kawasan Punk di samping Beijing.

Vokalis dan gitaris SMZB, Wu Wei bahkan diakui sebagai ayah baptis punk di China. Dia kerap menulis lirik provokatif yang menyerang kebijakan pemerintah.

Salah satu musisi punk muda di Wuhan, Ingmar Liu mengaku pandemi Covid-19 amat berdampak untuk dirinya. Energi punk sulit tersampaikan di tengah kebijakan pembatasan sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral di Medsos, Influencer China Beberkan Efek Filter 'Jahat' Pada Foto

Viral di Medsos, Influencer China Beberkan Efek Filter 'Jahat' Pada Foto

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:52 WIB

WHO Ingin Tetap Kerjasama dengan Amerika Serikat

WHO Ingin Tetap Kerjasama dengan Amerika Serikat

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:59 WIB

Amerika Serikat dan China Bersitegang, Harga Minyak Dunia Beda Arah

Amerika Serikat dan China Bersitegang, Harga Minyak Dunia Beda Arah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2020 | 07:15 WIB

Teleskop Pemburu Alien China Mulai Beroperasi September

Teleskop Pemburu Alien China Mulai Beroperasi September

Tekno | Selasa, 02 Juni 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×