Camilan Favorit Waktu SD, 4 Jajanan Daerah yang Kini Langka Ditemukan

Silfa Humairah Utami

Minggu, 05 Juli 2020 | 10:07 WIB
Camilan Favorit Waktu SD, 4 Jajanan Daerah yang Kini Langka Ditemukan
Grontol. (Instagram/cynthiahali)

Suara.com - Perkembangan kuliner yang pesat dan inovasinya semakin variatif, membuat banyak anak zaman sekarang tidak mengenal jajanan tradisional. 

Beberapa makanan khas Nusantara sudah langka, bahkan terancam punah, karena jarang ada yang membuat atau menjualnya. Beruntung buat kamu yang sempat merasakan makanan langka ini saat masih favorit jadi jajanan di SD (Sekolah Dasar).

Bubur Bassang

Bubur Bassang. (Instagram/hanhanny)
Bubur Bassang. (Instagram/hanhanny)

Sudah pernah cicipi kuliner dari Makassar yang terbuat dari jagung pulut atau jagung putih yang diolah jadi bubur jagung yang disebut Bassang? Sajian khas Makassar ini rasanya spesial dan beda dengan bubur lainnya lho. Dulunya jadi jajanan kaki lima yang mudah ditemukan di Makassar, namun kini hanya bisa ditemukan di beberapa tempat.

Rasanya gurih karena berpadu dengan santan dan sedikit garam, biasanya bila ingin menambahkan rasa manis, taburkan gula pasir secukupnya saat akan dinikmati.

Mi Lethek

Mie Lethek. (Shutterstock)
Mie Lethek. (Shutterstock)

Camilan Mi Lethek  adalah salah satu kuliner mie yang berasal dari Srandakan, Bantul, Yogyakarta dengan menggunakan bahan dasar tepung tapioka dan singkong. Masik banyak dijual walaupun tidak sebanyak dulu, jadi kalau wisata ke Jogja jangan lupa cari makanan ini.

Proses produksi mie letheg masih dengan menggunakan cara yang tradisional. Sebutan letheg ini muncul karena mi letheg memiliki warna yang keruh kecoklatan dan kurang menarik, tidak seperti mi pada umumnya.[Mi letheg tidak menggunakan pewarna zat kimia serta zat pengawet. Meski tanpa zat pengawet, mi lethek kering bisa awet disimpan hingga lebih tiga bulan.

Ulo puan

baca juga

Ulo Puan dulunya menjadi kudapan manis asal Palembang yang jadi sajian untuk para bangsawan, warisan raja-raja Kesultanan Palembang Darussalam. Seiring berjalannya waktu, gulo puan juga menjadi kudapan ciri khas masyarakat Palembang. Bahan utama gulo puan atau gula susu ini adalah susu segar dari kerbau, sehingga tidak heran gula susunya segar dan jadi kudapan yang beda dan sulit didapat.

Grontol

Grontol. (Instagram/cynthiahali)
Grontol. (Instagram/cynthiahali)

Kudapan Grontol menjadi makanan tradisional yang berasal dari jagung yang direbus dan dihidangkan dengan diberi taburan parutan kelapa. Hampir sebagian besar wilayah Jawa tengah mengenal makanan tradisional yang unik ini sebagai jajanan kaki lima di sekolah dasar. Namun kini makin sulit ditemukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lumer di Mulut, Begini Resep Mudah Membuat Camilan Stik Keju Mozzarella

Lumer di Mulut, Begini Resep Mudah Membuat Camilan Stik Keju Mozzarella

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2020 | 12:18 WIB

Mirip Tamiya, Kocaknya Lemper DIY Ini Harus Dirakit Dulu sebelum Dimakan

Mirip Tamiya, Kocaknya Lemper DIY Ini Harus Dirakit Dulu sebelum Dimakan

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2020 | 09:30 WIB

Beli Jajan di Pedagang Kaki Lima selama New Normal, Amankah?

Beli Jajan di Pedagang Kaki Lima selama New Normal, Amankah?

Your Say | Kamis, 25 Juni 2020 | 13:25 WIB

Terkini

Kebakaran Bromo Masih Meluas, Lalai Bukan Alasan Lolos dari Jerat Hukum

Kebakaran Bromo Masih Meluas, Lalai Bukan Alasan Lolos dari Jerat Hukum

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:56 WIB

Sudah Baikin dengan FC Twente, Mees Hilgers Telan Pil Pahit Ditempatkan di Skuat Buangan

Sudah Baikin dengan FC Twente, Mees Hilgers Telan Pil Pahit Ditempatkan di Skuat Buangan

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Pidato Prabowo: 10.000 Koperasi Merah Putih Kuasai Rantai Pasok Mandiri

Pidato Prabowo: 10.000 Koperasi Merah Putih Kuasai Rantai Pasok Mandiri

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:47 WIB

4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli

4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:46 WIB

Film Na Willa dan Masa Ketika Masalah Terbesar Hanya Tak Bisa Bermain

Film Na Willa dan Masa Ketika Masalah Terbesar Hanya Tak Bisa Bermain

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Sidang Tahunan MPR 2026, Prabowo Pamer 121 Kebijakan Transformatif

Sidang Tahunan MPR 2026, Prabowo Pamer 121 Kebijakan Transformatif

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Kumuh Jadi Estetik: Transformasi Bantaran Sungai Kampung Mrican

Kumuh Jadi Estetik: Transformasi Bantaran Sungai Kampung Mrican

Video | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Kulit Orang Indonesia Rentan Hiperpigmentasi, Ini Pentingnya Perawatan Wajah yang Lebih Personal

Kulit Orang Indonesia Rentan Hiperpigmentasi, Ini Pentingnya Perawatan Wajah yang Lebih Personal

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Golf Makin Ramai Diminati, Makin Banyak Anak Muda Mulai Jatuh Hati

Golf Makin Ramai Diminati, Makin Banyak Anak Muda Mulai Jatuh Hati

Health | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bawa Siswi Papua ke Sidang Tahunan MPR, Prabowo Buktikan Manfaat MBG

Bawa Siswi Papua ke Sidang Tahunan MPR, Prabowo Buktikan Manfaat MBG

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:26 WIB

×