Dikecam Karena Mau Diubah Jadi Masjid, Ini Sejarah Panjang Hagia Sophia

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 11 Juli 2020 | 20:05 WIB
Dikecam Karena Mau Diubah Jadi Masjid, Ini Sejarah Panjang Hagia Sophia
Hagia Sophia di Istanbul, Turki. (Murat Demirkan/Pixabay)

Suara.com - Ikon kota Istanbul, Turiki, Hagia Sophia baru-baru ini kembali menjadi sorotan. Hal itu menyusul keputusan Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Jumat (10/7/2020) yang menetapkan secara resmi Hagia Sophia sebagai masjid.

Ia juga mengatakan ibadah pertama di bangunan bersejarah itu akan berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2020. Jauh sebelum ditetapkan sebagai masjib, bangunan yang pertama kali didirikan pada tahun 360 Masehi ini memiliki sejarah yang cukup panjang.

Dilansir dari Culture Trip, Hagia Sophia kini telah berusia lebih dari 1450 tahun. Bangunan ini juga telah bertahan dari ratusan gempa bumi sepanjang sejarah. Usia, ukuran, keindahan, arsitektur, dan suasana mistisnya membuatnya benar-benar tempat yang unik di dunia.

Hagia Sophia. (Shutterstock)

Hagia Sophia selalu dianggap sebagai simbol mistisisme Kristen abad pertengahan. Sepanjang sejarah Bizantium dan Ottoman, bangunan ini berfungsi sebagai Gereja Imperial atau Masjid.

Banyak momen penting berlangsung di sana, beberaa di antaranya ialah Kaisar dimahkotai di sini. Kemudian, Sultan Ottoman mengucapkan doa mereka di dalamnya, dan kemenangan juga dirayakan di dalamnya.

Selama berabad-abad, Hagia Sophia mungkin adalah bangunan terbesar di dunia. Saat ini, kubahnya masih memegang gelar terbesar di dunia ini.

Diterjemahkan ke Bahasa Inggris, 'Hagia Sophia' berarti 'Kebijaksanaan Suci.'Hagia Sophia hari ini adalah bangunan ketiga yang dibangun di situs ini.

Sejarah Pembangunan Hagia Sophia

Bangunan asli yang dibangun pada 360 Masehi, adalah basilika dengan atap kayu. Gereja asli ini, yang juga bernama Megale Ecclesia (Gereja Hebat), dibakar dalam kerusuhan pada tahun 404.

baca juga

Theodosius II menggantinya dengan basilika besar pada tahun 415, yang dibakar selama Pemberontakan Nika melawan Justinianus pada tahun 532. Empat puluh hari setelah pemberontakan, Justinianus mulai membangun kembali Hagia Sophia sekali lagi.

Dia membukanya kembali pada tahun 537, memasuki gedung dengan kata-kata ‘Solomon, aku telah melampaui kamu!’, Sebuah referensi pada fakta bahwa Kuil Agung Solomon di Yerusalem adalah yang terbesar hingga Hagia Sophia ketiga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hagia Sophia Diubah Jadi Masjid, Negara-negara Dunia Kecam Turki

Hagia Sophia Diubah Jadi Masjid, Negara-negara Dunia Kecam Turki

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:37 WIB

Presiden Erdogan Tetapkan Hagia Sophia Jadi Masjid

Presiden Erdogan Tetapkan Hagia Sophia Jadi Masjid

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 08:10 WIB

Hakim Batalkan Kebijakan Ataturk Ubah Hagia Sophia Jadi Museum

Hakim Batalkan Kebijakan Ataturk Ubah Hagia Sophia Jadi Museum

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 07:14 WIB

Terkini

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:45 WIB

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:49 WIB

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir

10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986

Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?

AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:32 WIB

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:17 WIB

×