Viral Seblak Disebut Tidak Islami, Warganet Temukan Kejanggalan Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa, Arendya Nariswari

Sabtu, 25 Juli 2020 | 18:41 WIB
Viral Seblak Disebut Tidak Islami, Warganet Temukan Kejanggalan Ini
Ilustrasi sajian seblak pedas. (Shutterstock)

Suara.com - Setelah klepon, belakangan muncul unggahan yang menyebut bahwa kuliner seblak merupakan makanan tidak Islami.

Makanan asal Jawa Barat ini begitu menggugah selera dan memiliki rasa lezat. Namun, apa jadinya jika ada sebuah akun Facebook yang menyebutkan bahwa sajian seblak tidak islami

Ya, belum lama ini publik kembali dibuat terheran-heran dengan pernyataan dari sebuah akun Facebook.

Pasalnya, status Facebook tersebut secara terang-terangan mengungkapkan bahwa seblak memiliki warna kemerahan yang identik dengan wujud iblis.

Konyolnya lagi, sumber yang sengaja ditutupi identitasnya tersebut mengatakan bahwa orang wajahnya memerah usai menyantap seblak, itu artinya setan sudah masuk ke dalam tubuhnya.

"Tukang seblak menangis lihat ini," tulis seorang warganet yang mengunggah tangkapan layar status tersebut lewat akun Twitter @subtanyarl.

Hanya saja, warganet menemukan kejanggalan. Sebab, pernyataan soal seblak makanan tidak Islami itu disebutkan oleh ahli makanan syariah di Universitas Negeri New York Rusia.

Viral Seblak Disebut Tidak Islami, Warganet Temukan Kejanggalan Ini. (Twitter/@subtanyarl)
Viral Seblak Disebut Tidak Islami, Warganet Temukan Kejanggalan Ini. (Twitter/@subtanyarl)

Mendengar pernyataan seblak tidak Islami tersebut, tak sedikit warganet yang tergelitik sekaligus mengkritik unggahan itu. Mereka memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar.

Viral Seblak Disebut Tidak Islami, Warganet Temukan Kejanggalan Ini. (Twitter/@subtanyarl)
Viral Seblak Disebut Tidak Islami, Warganet Temukan Kejanggalan Ini. (Twitter/@subtanyarl)

"Dua hari yang lalu klepon, kemarin Go Food, hari ini seblak, besok narasi tentang apalagi ya untuk menjelakkan islam, wkwk. Gue kira anak-anak Twitter pada open minded, ternyata sama beginian aja percaya sampai menghujat Islam. Tweet Islamophobic laku euy," tulis seorang warganet.

baca juga

"Seriusan deh, orang manapun juga tau ini postingan pasti cuma mocking 'klepon tidak islami'. Dan ternyata postingan 'klepon tidak Islami' itu sumbernya nggak jelas, bahkan nama tokonya sendiri nggak ada," imbuh warganet lain.

"Lah apaan itu ada Universitas Negeri New York Rusia?" timpal warganet lain.

Hingga Sabtu (25/7/2020), cuitan tentang status Facebook yang menyebutkan seblak makanan tidak Islami tersebut telah mendapatkan lebih dari 19 ribu likes serta 6 ribu retweets.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

No Debat! Ternyata Ini Menu Makanan Murah Meriah yang Jadi Idola Warganet

No Debat! Ternyata Ini Menu Makanan Murah Meriah yang Jadi Idola Warganet

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2020 | 17:00 WIB

Bisa Dimakan Satu RT, Penampakan Klepon Raksasa Ini Bikin Warganet Syok

Bisa Dimakan Satu RT, Penampakan Klepon Raksasa Ini Bikin Warganet Syok

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2020 | 15:53 WIB

Meski Berlemak, Kulit Ayam Ternyata Punya Manfaat untuk Kesehatan

Meski Berlemak, Kulit Ayam Ternyata Punya Manfaat untuk Kesehatan

Health | Sabtu, 25 Juli 2020 | 14:55 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×