Mengenal Seumuleung, Tradisi Idul Adha di Aceh yang Berusia Lima Abad

BBC

BBC

Senin, 03 Agustus 2020 | 10:52 WIB
Mengenal Seumuleung, Tradisi Idul Adha di Aceh yang Berusia Lima Abad
Seumuleung, tradisi kerajaan yang berusia enam abad digelar di Aceh di tengah pandemi. (BBC)

Suara.com - Seumuleung, sebuah tradisi berusia lima ratus tahun yang melibatkan raja Aceh berlangsung dengan sederhana di tengah keprihatinan pandemi Covid-19.

Tradisi ini dipercaya dapat membawa keberkahan rezeki dan kesehatan untuk tahun mendatang.

Tradisi yang disebut sudah ada sejak tahun 1480 masehi digelar pada hari raya Idul Adha, simbol peneguhan atau penabalan raja.

Peneliti tradisi Budaya Kerajaan Negeri Daya Aceh, Teuku Minjar Nurlizai, menilai selama lima abad tidak ada perubahan makna dari tradisi yang menjadi identitas wilayah mempertahankan kejayaan masa lalu tersebut.

"Ini sebagai identitas, di mana tradisi yang telah berlangsung lima abad masih dapat dilaksanakan mereka yang memegang amanah. Ini bisa menjadi modal Aceh sebagai salah satu tempat di Indonesia yang masih menjaga kelestarian budaya," katanya.

Tradisi Lebaran Aceh di tengah Covid-19: 'Jika tradisi yang hilang maka tidak dapat dikembalikan lagi, tapi jika orang yang meninggal kita tahu pusaranya' Covid-19: Wayang orang tetap pentas di Solo, disaksikan penonton di dunia maya Karena Covid-19, sopir dipecat dan berjalan kaki 400 kilometer: 'Daripada sekarat di Jakarta, saya nekat jalan kaki ke Solo'

Wartawan di Aceh, Hidayatullah yang melaporkan untuk BBC Indonesia, menempuh perjalanan menuju lokasi tradisi di Kabupaten Aceh Jaya, dua jam perjalanan darat, 80 kilometer dari ibu kota Aceh, Banda Aceh.

Melewati tiga pegunungan yang membelah kedua wilayah dengan kondisi jalan bergelombang dan tikungan-tikungan patah.

Hamparan tenda warna-warni pedagang seketika mencolok mata di lokasi tradisi akan berlangsung, cekungan bibir Pantai Kuala Daya, Lamno, Aceh Jaya yang berbentuk U, dekat kompleks makam Sultan Alaiddin Riayat Syah, sultan Aceh ke-10 yang berkuasa di abad ke-16.

baca juga

Para pedagang berjajar-jajar di bawah tenda warna-warni mereka menjajakan berbagai cendera mata. Dari tahun ke tahun mereka mendulang rejeki setiap kali tradisi Seumuleung digelar.

Biasanya mereka berjualan sejak hari Idul Adha sampai tujuh hari setelahnya. Biasanya pula, masyarakat memadati lokasi, bahkan hingga ke tepi pantai, hingga kendaraan tak diperbolehkan melintas.

Namun, situasi tahun ini berbeda.

Zahara, seorang pedagang, menceritakannya.

"Di sini yang diutamakan untuk berjualan adalah warga Desa Lamno. Saya jualan sudah beberapa tahun, sebelumnya menggunakan payung kecil, kalau cuacanya gak mendung bisa dapat Rp1 juta sampai Rp1,2 juta omzet per hari, kalau biasanya jualan di pasar Rp800.000 per hari," jelas Zahara.

"Kalau bukan Covid-19 sampai ke air-air dan bantaran batu pemecah ombak sudah penuh tenda," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khidmat Perayaan Hari Raya Galungan di Berbagai Daerah Indonesia

Khidmat Perayaan Hari Raya Galungan di Berbagai Daerah Indonesia

Foto | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:25 WIB

Ragam Tradisi Sambut Tahun Baru Islam di Berbagai Daerah

Ragam Tradisi Sambut Tahun Baru Islam di Berbagai Daerah

Foto | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:00 WIB

Karapan Marmot, Tradisi Unik Penyambut Musim Kemarau di Lumajang

Karapan Marmot, Tradisi Unik Penyambut Musim Kemarau di Lumajang

Foto | Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB

Mengenal Fang Sheng, Tradisi Melepas Makhluk Hidup saat Perayaan Waisak

Mengenal Fang Sheng, Tradisi Melepas Makhluk Hidup saat Perayaan Waisak

Video | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:05 WIB

Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN

Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:09 WIB

Marosok, Cara Unik Beli Sapi Suku Minangkabau: Jabat Tangan Ditutup Kain

Marosok, Cara Unik Beli Sapi Suku Minangkabau: Jabat Tangan Ditutup Kain

Video | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:00 WIB

Serunya Hidup Tanpa Rasa Benci di Buku Ismail Fajri Alatas

Serunya Hidup Tanpa Rasa Benci di Buku Ismail Fajri Alatas

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:04 WIB

Mengenal Tradisi Pesta Babi, Dirawat Bak Anak Sendiri Tapi Terancam Mati Karena Eksploitasi

Mengenal Tradisi Pesta Babi, Dirawat Bak Anak Sendiri Tapi Terancam Mati Karena Eksploitasi

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:47 WIB

Kritik Tajam di Film Gowok: Tradisi yang Terlalu Lama Disembunyikan

Kritik Tajam di Film Gowok: Tradisi yang Terlalu Lama Disembunyikan

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:00 WIB

Upacara Adat Majemukan Desa Glagahan: Merajut Syukur dan Menjaga Warisan Leluhur

Upacara Adat Majemukan Desa Glagahan: Merajut Syukur dan Menjaga Warisan Leluhur

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:20 WIB

Terkini

4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run

4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:26 WIB

Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi

Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:25 WIB

Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli

Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:23 WIB

Agar Wanginya Tahan Lama, Parfum Sebaiknya Disemprot di Kulit atau Baju?

Agar Wanginya Tahan Lama, Parfum Sebaiknya Disemprot di Kulit atau Baju?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:36 WIB

BrookFarm Gelar Almond Run 2026 di GBK, Targetkan Lebih dari 5.000 Peserta

BrookFarm Gelar Almond Run 2026 di GBK, Targetkan Lebih dari 5.000 Peserta

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:34 WIB

5 Panduan Memilih Ukuran Sepatu Lari yang Benar, Kaki Nyaman Bebas Cedera

5 Panduan Memilih Ukuran Sepatu Lari yang Benar, Kaki Nyaman Bebas Cedera

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:30 WIB

Apakah Sepatu Slip-On Bisa untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasinya yang Cocok

Apakah Sepatu Slip-On Bisa untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasinya yang Cocok

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:20 WIB

Berapa Lama Pemadaman Listrik PLN yang Normal?

Berapa Lama Pemadaman Listrik PLN yang Normal?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:10 WIB

5 Body Lotion untuk Anak-Anak, Bisa Mencerahkan Kulit yang Kusam atau Terkena Gigitan Nyamuk

5 Body Lotion untuk Anak-Anak, Bisa Mencerahkan Kulit yang Kusam atau Terkena Gigitan Nyamuk

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:02 WIB

Bolehkah Memakai Sepatu dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Memakai Sepatu dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:50 WIB