Di Bali, Kain Endek Jadi Bahan Pembuatan Masker Hingga Aksesoris

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 11 Agustus 2020 | 05:30 WIB
Di Bali, Kain Endek Jadi Bahan Pembuatan Masker Hingga Aksesoris
Kain Endek Bali. (Dok. ANTARA)

Suara.com - Kain Endek khas Bali memiliki peranan penting dalam pencegahan Covid-19 di Bali.

Duta Endek Bali tahun 2019, Lady Athalia, mengatakan kegunaan kain Endek sangat beragam, bahkan bisa dijadikan bahan masker kain.

"Kain Endek di Bali juga memiliki daya tarik tersendiri, misalnya sebagai bahan utama pembuatan APD (masker). Banyak yang berkreasi menggunakan Endek sebagai bahan pendukung dalam pembuatan masker kain. Bukan hanya masker, namun juga aksesories lainnya, seperti scrunchie (ikat rambut), juga bandana," kata Lady, dilansir ANTARA.

Selama masa pandemi COVID-19, eksistensi dan penggunaan kain Endek di Bali masih digemari kalangan anak muda dan orang tua dengan kreasi kain Endek yang beragam untuk penggunaan sehari-hari.

"Produksi Endek di Bali sebelum pandemi semua berjalan dengan baik. Terlebih lagi sekarang Endek sudah mengalami perkembangan yang luar biasa. Baik dari motif, warna, dan kreasi dari Endek itu sendiri. Tidak hanya untuk kegiatan religi saja, bahkan dalam kegiatan sehari-hari juga, seperti pakaian kantor, gaun malam, hingga pakaian sehari-hari. Sekarang juga banyak anak muda, mulai mengkreasikan kain Endek sebagai pakaian sehari-harinya," katanya.

Ia mengatakan pada awal masa pandemi COVID-19, Endek Bali sempat mengalami penurunan, namun karena Endek yang memiliki warna dan motif unik dan mudah diterima masyarakat, sehingga menjadi sasaran utama dalam bertahan di masa pandemi ini.

Adapun yang menonjol dari kain Endek Bali, yaitu bahannya yang terbuat dari tenun ikat asli Bali. Selain itu, keunikan Endek Bali terletak pada cara pembuatannya yang masih menggunakan alat tenun bukan mesin, begitu juga motif yang dihasilkan adalah hasil dari tenunan (bukan lukisan).

Kain Endek di Bali terdiri dari beragam jenis motif Endek, di antaranya motif encak saji yang biasa dipilih untuk upacara keagamaan untuk umat Hindu, lalu ada motif songket, motif rangrang, Endek jumputan, dan masih banyak lainnya.

Selain itu, penggemar kain Endek juga berasal dari berbagai kalangan, salah satunya generasi muda. Menurutnya, generasi muda memegang kunci utama dalam upaya melestarikan Endek dan mampu menunjukkan kreativitas dalam pengolahan kain Endek.

"Kita sebagai generasi muda Bali harus menjaga dan melestarikan warisan budaya yang kita miliki. Sangat penting bagi kita untuk mencintai warisan ini. Karena kain Endek adalah milik kita, kita yang memakainya, dan kita yang bangga dengan warisan budaya yang kita miliki ini," ucapnya.

Lady mengatakan saat pandemi COVID-19, pesona Endek sebenarnya masih digemari, tapi kendalanya di kondisi ekonomi. Kata dia, sebagian orang tentu akan menghemat demi bertahan hidup. Ketika Endek digunakan untuk pembuatan masker dan aksesoris lainnya, malah saat ini lumayan digemari berbagai kalangan.

Sebelumnya, dari kalangan pegawai kantor sangat menggemari kain Endek, baik sebagai seragam kantor, kebaya Bali, sedangkan bagi kalangan anak muda, kain Endek Bali bisa diubah menjadi pakaian yang trendi dan tidak kuno.

Yang membedakan Endek Bali dengan Endek lainnya itu terletak pada motifnya. Motif Endek Bali memiliki hasil tenunan yang berbeda dengan hasil tulisan lainnya.

"Motif dengan teknik tulis akan jelas detailnya, bahkan titik kecilpun bisa dibuat. Tapi untuk Endek, detailnya terbatas, dan bahkan garisnya terlihat kurang sempurna. Di beberapa kain Endek motifnya juga memakai ciri khas Bali ya seperti contohnya wayang Bali, bunga jepun dan lainnya," kata Lady saat diwawancara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia

Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 20:32 WIB

Kulit Dehidrasi saat Puasa? Ini 4 Sleeping Mask Hyaluronic Acid Terbaik

Kulit Dehidrasi saat Puasa? Ini 4 Sleeping Mask Hyaluronic Acid Terbaik

Your Say | Senin, 16 Maret 2026 | 17:12 WIB

Sinergi BRI dan TSDC Bali, UMKM Naik Kelas Melalui Digitalisasi dan LinkUMKM

Sinergi BRI dan TSDC Bali, UMKM Naik Kelas Melalui Digitalisasi dan LinkUMKM

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 11:14 WIB

BRI Dorong 14,98 Juta UMKM Naik Kelas, TSDC Bali Jadi Contohnya

BRI Dorong 14,98 Juta UMKM Naik Kelas, TSDC Bali Jadi Contohnya

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 10:58 WIB

TSDC Bali: Mengubah Serat Alam Menjadi Produk Fesyen Global dengan Dukungan BRI

TSDC Bali: Mengubah Serat Alam Menjadi Produk Fesyen Global dengan Dukungan BRI

Bri | Senin, 16 Maret 2026 | 10:49 WIB

Arus Mudik Membludak, Antrean ke Pelabuhan Gilimanuk Capai 40 Km

Arus Mudik Membludak, Antrean ke Pelabuhan Gilimanuk Capai 40 Km

Foto | Senin, 16 Maret 2026 | 09:00 WIB

Dikira Autoimun, Bocah Australia Ternyata 'Ketempelan' Iblis Pantai Melasti Bali hingga ke Australia

Dikira Autoimun, Bocah Australia Ternyata 'Ketempelan' Iblis Pantai Melasti Bali hingga ke Australia

Entertainment | Minggu, 15 Maret 2026 | 14:00 WIB

Pria Ini Imbau Umat Islam di Bali Takbiran di Rumah saat Nyepi, Langsung Diprotes

Pria Ini Imbau Umat Islam di Bali Takbiran di Rumah saat Nyepi, Langsung Diprotes

Entertainment | Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:28 WIB

Panduan Lengkap Larangan saat Nyepi di Bali, Wisatawan Perlu Tahu

Panduan Lengkap Larangan saat Nyepi di Bali, Wisatawan Perlu Tahu

Lifestyle | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:39 WIB

Pelatih Bali United Keluhkan Minimnya Persiapan Jelang Lawan Persis Solo

Pelatih Bali United Keluhkan Minimnya Persiapan Jelang Lawan Persis Solo

Bola | Kamis, 12 Maret 2026 | 17:39 WIB

Terkini

6 Shio Paling Hoki pada 17 Maret 2026, Siapa Saja?

6 Shio Paling Hoki pada 17 Maret 2026, Siapa Saja?

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 21:05 WIB

7 Cara Membalas Ucapan Selamat Idulfitri dari Non-Muslim dengan Sopan

7 Cara Membalas Ucapan Selamat Idulfitri dari Non-Muslim dengan Sopan

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 20:05 WIB

LDK PPI Tiongkok Region Utara 2026 Cetak Pemimpin Berjiwa SATSET

LDK PPI Tiongkok Region Utara 2026 Cetak Pemimpin Berjiwa SATSET

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 19:15 WIB

7 Ide THR Lebaran 2026 Selain Uang untuk Keponakan, Edukatif dan Bikin Makin Kreatif

7 Ide THR Lebaran 2026 Selain Uang untuk Keponakan, Edukatif dan Bikin Makin Kreatif

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 19:15 WIB

Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri

Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo

Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 17:43 WIB

Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya

Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 17:20 WIB

Apa Itu Lemomo? Platform E-commerce Blind Box yang Mulai Ramai di Indonesia

Apa Itu Lemomo? Platform E-commerce Blind Box yang Mulai Ramai di Indonesia

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 17:04 WIB

16 Maret 2026 Tarawih Malam ke Berapa? Ini Keutamaannya

16 Maret 2026 Tarawih Malam ke Berapa? Ini Keutamaannya

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 16:24 WIB

Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja

Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 15:53 WIB