Cerita Putri Diana Selalu Bawa Kulkas Isi Darah saat Bepergian, Benarkah?

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 16:38 WIB
Cerita Putri Diana Selalu Bawa Kulkas Isi Darah saat Bepergian, Benarkah?
Pangeran Charles dan Putri Diana. (Instagram)

Suara.com - Kisah hidup mendiang Putri Diana senantiasa menarik perhatian hingga kini. Banyak kebiasaan-kebiasaan serta rahasia yang belakangan mulai terbongkar.

Kali ini, mantan sekretaris Putri Diana yang bernama Patrick Jephson giliran angkat bicara. Patrick Jephson membahas kebiasaan Putri Diana membawa stok darah dalam kulkas mini.

Melansir Daily Star, Putri Diana ternyata selalu takut bahwa nyawanya diincar dan dirinya dalam bahaya.

Selama menjadi anggota keluarga kerajaan Inggris, tim keamanan Putri Diana akan selalu membawa stok darah sebagai tindakan jaga-jaga jika Putri Diana diserang.

"Terutama ketika kami berada di luar negeri atau di negara berkembang, kami akan membawa kulkas kecil berisi stok darah milik Diana," ungkap mantan sekretaris pribadinya.

Tidak hanya itu, setiap anggota tim keamanan juga diperiksa untuk melihat siapa yang memiliki golongan darah cocok dengan Putri Diana.

"Kami semua dites sehingga dokter tahu mana yang bisa mendonorkan darah jika dia memerlukannya."

Ilustrasi kantung darah (Shutterstock).
Ilustrasi kantung darah (Shutterstock).

"Diana sering mendapat ancaman bahaya yang bersifat fisik," tambah Patrick Jephson.

"Ini adalah bagian dari pekerjaan yang kerap terlupakan dan kemudian kau diingatkan secara tiba-tiba."

Baca Juga: Kate Middleton Kedapatan Berbelanja ke Pasar, Apa yang Dicari?

Selain menjadi sekretaris, Patrick Jephson dulu juga merupakan pengawal pribadi Putri Diana dalam kurun waktu 1988 hingga 1996.

Namun, Putri Diana bercerai dengan Pangeran Charles dan dikeluarkan dari anggota keluarga kerajaan Inggris. Hal ini masih disesali Patrick Jephson hingga sekarang.

"Ini adalah hal memalukan (untuk kerajaan Inggris), dan menurutku ini tidak berdampak baik untuk keluarga kerajaan."

"Dia (Putri Diana) ada di luar sana membawa bendera Inggris dan melakukan pekerjaan yang menguntungkan kerajaan, tapi dia tidak mendapat pengakuan atau paling tidak kata terima kasih."

Pangeran Charles dan Putri Diana. (Shutterstock)
Pangeran Charles dan Putri Diana. (Shutterstock)

Menurut Patrick, Diana harus bekerja keras setelah keluar dari kerajaan Inggris. Putri Diana juga tidak punya koneksi yang dapat mendukungnya.

Selain itu, Patrick Jephson menyebutkan bahwa organisasi di kerajaan Inggris terlalu didominasi oleh kaum pria meski dipimpin oleh seorang wanita.

"Kurasa mereka memang meremehkannya (Putri Diana). Sangat disayangkan mereka tidak sadar seberapa hebatnya dia," tutup mantan sekretaris Putri Diana ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI