Lama Tak Terjamah Manusia, Muncul Jejak Hewan Ini di Sekitar Ranu Kumbolo

Rendy Adrikni Sadikin, Arendya Nariswari

Senin, 28 September 2020 | 17:19 WIB
Lama Tak Terjamah Manusia, Muncul Jejak Hewan Ini di Sekitar Ranu Kumbolo
Lama Tak Terjamah Manusia, Muncul Jejak Hewan Ini di Sekitar Ranu Kumbolo. (Twitter/@superbagonk)

Suara.com - Belum lama ini, publik dihebohkan dengan munculnya jejak hewan liar di kawasan Ranu Kumbolo. Cuplikan video di danau yang menjadi salah satu jalur pendakian Gunung Semeru ini mendadak viral usai diunggah kembali oleh salah satu akun Twitter.

Ialah akun Twitter @superbagonk yang mencoba memperlihatkan jejak hewan liar di Ranu Kumbolo. Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, jalur pendakian di Gunung Semeru sempat ditutup selama satu tahun lamanya.

Dalam video tersebut, tampak seseorang sedang pergi ke salah satu jalur pendakian tak jauh dari Ranu Kumbolo. Mereka mengatakan sedang membersihkan jalur pendakian di Gunung Semeru yang sudah selama satu tahun ditutup.

Melalui video berdurasi 30 detik tersebut, sang pemilik akun Twitter mengatakan bahwa mereka melihat banyak jejak telapak kaki hewan Famili Felidae di jalur pendakian tersebut.

Lama Tak Terjamah Manusia, Muncul Jejak Hewan Ini di Sekitar Ranu Kumbolo. (Twitter/@superbagonk)
Lama Tak Terjamah Manusia, Muncul Jejak Hewan Ini di Sekitar Ranu Kumbolo. (Twitter/@superbagonk)

"Setahun penuh, Ranu Kumbolo tak terjamah manusia. Walhasil, ketika bersih-bersih jalur sebelum pendakian kembali dibuka, banyak jejak hewan Famili Felidae alias kucing besar," tulis akun Twitter @superbagonk, dikutip Suara.com, Senin (28/9/2020).

Tak berselang lama, cuitan sekaligus video penampakan jejak kaki hewan liar di Ranu Kumbolo tersebut mendadak viral dan mendapatkan berbagai tanggapan dari warganet.

"Kok aku mikir lebih baik kosong begini ya, nggak ada kunjungan manusia," sebut salah seorang warganet.

"Dulu pertama mendaki pembukaan 2017, Gunung Semeru masih sepi habis tutup tahunan di pos 3 itu saya sempat lihat jejak kaki macan hehehe," imbuh warganet lain.

"Pos 3 memang menjadi jalur lintasannya bro. Pernah beberapa kali pendaki dan penduduk berpapasan langsung dengan macan tutul di sekitar pos 3 itu ketika melintasi jalan setapak," jawab akun Twitter @superbagonk.

baca juga

Sampai dengan artikel ini ditulis, video penampakan jejak kaki hewan liar di Ranu Kumbolo tersebut telah viral dan mendapatkan 24 ribu lebih likes dari warganet.

Ranu Kumbolo sendiri merupakan salah satu danau yang masih berada di dalam area Taman Nasional Bromo Tenger Semeru, Jawa Timur. Danau Ranu Kumbolo ini menjadi rute yang paling mudah dilalui untuk menuju puncak Gunung Semeru.

Biasanya para pendaki beristirahat dengan membangun tenda di sekitar Ranu Kumbolo. Panoramanya yang indah membuat siapa saja terpikat untuk mampir sebentar sambil menyaksikan eloknya Ranu Kumbolo dari dekat.

Beberapa warganet bahkan menyebut jika situasinya sedang sangat sepi, Ranu Kumbolo menjadi salah satu sumber air minum bagi beberapa hewan liar di sekitar jalur pendakian Gunung Semeru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petani di Lebak Selatan Keluhkan Serangan Kawanan Monyet dan Babi Hutan

Petani di Lebak Selatan Keluhkan Serangan Kawanan Monyet dan Babi Hutan

Banten | Kamis, 17 September 2020 | 09:47 WIB

Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Kembali, Ada Apa?

Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Kembali, Ada Apa?

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2020 | 12:14 WIB

Kembali Dibuka, Kuota Pendakian Gunung Ciremai Sudah Penuh

Kembali Dibuka, Kuota Pendakian Gunung Ciremai Sudah Penuh

Jabar | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 12:50 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×