Jenis-jenis Asuransi Jiwa dan Siapa Saja yang Perlu Memilikinya

Ririn Indriani

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 11:18 WIB
Jenis-jenis Asuransi Jiwa dan Siapa Saja yang Perlu Memilikinya
Ilustrasi perlunya memiliki asuransi jiwa untuk melindungi keluarga dari risiko finansial. (Shutterstock)

Suara.com - Asuransi jiwa adalah produk keuangan yang akan menjaga kita dari risiko finansial akibat kematian. Pasalnya, kematian seorang tulang punggung tentu sangat berdampak pada kondisi keuangan keluarganya. Sepeninggal orang tersebut, penghasilan keluarga akan terhenti.

Oleh sebab itu, asuransi jiwa memberikan solusi lewat uang santunan yang diberikan kepada keluarga. Harapannya, mereka dapat melanjutkan hidup dengan layak.

Berkenaan dengan masa pandemi Covid-19 ini, menurut riset Lifepal.co.id sebelumnya, tercatat bahwa pemulihan pendapatan premi bruto asuransi jiwa pada Juni 2020 telah melebihi nilai pendapatan di Juni 2019.

Riset tersebut menunjukkan bahwa terlihat jelas kesadaran masyarakat Indonesia yang meningkat selama masa pandemi Covid-19 untuk memiliki asuransi jiwa dan melindungi keluarganya dari risiko finansial dengan mempersiapkan uang pertanggungan bagi keluarga jika mereka harus ditinggalkan atau sang tertanggung sudah tidak bisa produktif lagi.

Lantas, siapa saja yang perlu memiliki asuransi jiwa?

1. Anda yang telah berkeluarga
Asuransi jiwa sangat penting bagi orang yang menjadi tulang punggung keluarga. Kalau hal buruk menimpanya, keluarga bisa kehilangan sumber penghasilan.

Dengan memiliki asuransi jiwa, ahli waris bisa mencairkan uang santunan kematian untuk melanjutkan hidup.

2. Anda yang telah memiliki anak
Asuransi jiwa juga cocok bagi orang yang memiliki buah hati dalam tanggungan.

Biaya hidup dan pendidikan anak tentu adalah kewajiban orangtua. Namun, jika terjadi musibah sementara anak masih kecil, tentu hidup akan menjadi sulit baginya.

baca juga

Nah, uang santunan dari asuransi bisa membantu membayar sekolah anak.

3. Anda yang memiliki cicilan seperti KPR, KTA atau kredit lain
Dalam hidup, terdapat kebutuhan penting yang bernilai tinggi, sehingga kita harus mengajukan cicilan. Misalnya saja rumah.

Mencicil rumah adalah komitmen jangka panjang karena umumnya dilakukan pada periode lama atau jumlah yang besar. Namun, kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Amit-amit kita tak sampai usia untuk melunasinya, tentu keluarga akan terbebani oleh hal tersebut. Makanya, penting untuk mempersiapkan risiko tersebut dengan membeli asuransi jiwa kredit.

Apabila tertanggung meninggal, produk tersebut bakal melunasi sisa cicilan yang belum sempat terbayarkan. Alhasil, keluarga tidak perlu lagi terbebani melunasinya.

4. Anda yang memiliki pekerjaan dengan risiko tinggi
Terdapat beberapa pekerjaan dengan risiko kecelakaan tinggi, misalnya pilot, tentara, kontraktor, dokter, dan lain-lain.

Apabila kita mencari nafkah lewat salah satu profesi tersebut, memiliki asuransi jiwa adalah hal yang paling bijak.

Apalagi jika kita adalah tulang punggung keluarga. Dengan risiko kematian tinggi, kelangsungan hidup keluarga menjadi rawan.

Kalau punya asuransi jiwa, ahli waris akan mendapatkan sejumlah uang dalam jumlah besar apabila hal buruk benar-benar terjadi.

Pengelolaan keuangan dan rencana masa depan
Penasihat keuangan selalu menyebut asuransi sebagai hal yang mesti diperhatikan dalam perencanaan masa depan.

Wajar saja, dalam manajemen finansial, asuransi termasuk ke dalam pengelolaan risiko. Artinya, lebih baik kita menyisihkan sedikit uang premi supaya bisa terbantu dengan uang dengan jumlah yang jauh lebih besar pada saat membutuhkannya.

Berdasarkan konsep ini, ada beberapa varian atau jenis asuransi jiwa yang bisa disesuaikan dengan rencana keuangan masing-masing, misalnya proteksi jiwa dengan manfaat tambahan investasi atau tabungan.

Ingin tahu selengkapnya tentang jenis-jenis asuransi jiwa yang ada di Indonesia? Simak di halaman selanjutnya. 

Jenis-jenis Asuransi Jiwa di Indonesia
Asuransi jiwa sendiri terdiri dari beberapa jenis. Khusus di Indonesia, terdapat empat jenis asuransi jiwa yang bisa Anda beli sesuai dengan kebutuhan, yaitu:

  • Asuransi jiwa berjangka (term life)
  • Asuransi jiwa seumur hidup (whole life)
  • Asuransi jiwa unit link
  • Asuransi jiwa dwiguna

1. Asuransi jiwa berjangka (term life)

Secara produk, asuransi jiwa berjangka merupakan bentuk dasar dari sebuah asuransi jiwa. Perlindungan yang diberikan bisa Anda atur sesuai dengan jangka waktu yang diinginkan.

Mulai dari 5 sampai 30 tahun, para ahli waris akan mendapatkan uang pertanggungan saat nasabah telah meninggal dunia.

Asuransi jiwa berjangka yang bagus adalah yang menawarkan pertanggungan luas dengan premi kompetitif.

Selain uang pertanggungan, asuransi jiwa berjangka untuk memiliki tambahan pertanggungan yang sangat bermanfaat, mulai dari santunan cacat tetap, pembebasan premi, hingga pertanggungan kredit. Untuk mendapatkannya, kita perlu membeli asuransi tambahan (rider) dengan tambahan biaya premi.

2. Asuransi jiwa seumur hidup (whole life)
Kebalikan dari berjangka, jenis asuransi jiwa seumur hidup menawarkan perlindungan maksimal sepanjang usia sang nasabah. Tentu saja dengan batas usia tertinggi hingga 100 tahun.

Umumnya, polis ini menjanjikan pengembalian premi pada masa akhir asuransi. Jadi, meskipun usia kita melewati 100 tahun, premi tidak akan hangus semua.

Menariknya, asuransi jiwa seumur hidup biasanya didampingkan dengan Dana Pensiun, sehingga, Anda bisa mempersiapkan masa tua dengan baik.

3. Asuransi jiwa unit link
Mau berinvestasi lewat asuransi? Nah, asuransi jiwa unit link bisa jadi jenis asuransi yang menarik buat Anda.

Ini dikarenakan premi yang dibayarkan ke perusahaan asuransi tidak semuanya dipakai untuk membayar biaya asuransi, tetapi diinvestasikan sebagian ke dalam beragam aset, seperti saham, deposito, atau obligasi. Tentu saja, ini merupakan investasi jangka panjang.

4. Asuransi jiwa Dwiguna

Asuransi yang satu ini memang tidak terlalu familiar. Asuransi dwiguna (endowment insurance) adalah produk asuransi jiwa dengan manfaat tambahan tabungan.

Sebagian premi nasabah akan masuk ke pos tabungan, sedangkan sisanya untuk manfaat proteksi. Di akhir masa polis, ahli waris akan memperoleh nilai tunai berupa tabungan dan uang pertanggungan.

Produk ini cocok untuk orang yang memiliki rencana keuangan jangka panjang, seperti mengumpulkan dana pendidikan, dana pensiun, atau dana pernikahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Pasang Target Aset Asuransi 20 Persen PDB pada 2045, Ini Strateginya

OJK Pasang Target Aset Asuransi 20 Persen PDB pada 2045, Ini Strateginya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:19 WIB

AAJI Catat 19 Perusahaan Layani Masyarakat dengan Nilai Pertanggungan Rp16,3 Triliun

AAJI Catat 19 Perusahaan Layani Masyarakat dengan Nilai Pertanggungan Rp16,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:44 WIB

UMKM Harus Tahu, Ini Fungsi Asuransi Kredit Ekspor untuk Lindungi Bisnis

UMKM Harus Tahu, Ini Fungsi Asuransi Kredit Ekspor untuk Lindungi Bisnis

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 00:10 WIB

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Pentingnya Asuransi Jiwa bagi Keluarga Saat Pencari Nafkah Meninggal

Pentingnya Asuransi Jiwa bagi Keluarga Saat Pencari Nafkah Meninggal

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:50 WIB

BRI Hadirkan Privilese Eksklusif Asuransi AMORA bagi Nasabah Private dan Prioritas

BRI Hadirkan Privilese Eksklusif Asuransi AMORA bagi Nasabah Private dan Prioritas

Bri | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Klaim Asuransi Properti Tembus Rp5,78 Triliun pada Kuartal II 2026, Pelaku Usaha Perlu Lindungi Aset

Klaim Asuransi Properti Tembus Rp5,78 Triliun pada Kuartal II 2026, Pelaku Usaha Perlu Lindungi Aset

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Terkena Skandal, Prudential Life Insurance Dilarang Jualan Asuransi

Terkena Skandal, Prudential Life Insurance Dilarang Jualan Asuransi

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Jantung Jadi Penyakit dengan Klaim JKN Terbesar, Capai Rp17,35 Triliun

Jantung Jadi Penyakit dengan Klaim JKN Terbesar, Capai Rp17,35 Triliun

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Literasi Asuransi Gen Z Turun, Ada Bahaya Risiko Finansial

Literasi Asuransi Gen Z Turun, Ada Bahaya Risiko Finansial

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Puluhan Kiai Sepuh NU Berkumpul di Lirboyo, Soroti Keadilan dalam Kasus Gus Yaqut

Puluhan Kiai Sepuh NU Berkumpul di Lirboyo, Soroti Keadilan dalam Kasus Gus Yaqut

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Riset Evident Institute: Dialog Prabowo-Gibran Dinilai Berhasil, Ekonomi Warga Masih Jadi Tantangan

Riset Evident Institute: Dialog Prabowo-Gibran Dinilai Berhasil, Ekonomi Warga Masih Jadi Tantangan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding

Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Pesta Gol di Bekasi, Persija Jakarta Bertengger di Puncak Klasemen Super League

Pesta Gol di Bekasi, Persija Jakarta Bertengger di Puncak Klasemen Super League

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:12 WIB

Menko Airlangga Sebut Gejolak Pasar Modal Bukan Tolak Ukur Kondisi Perekonomian

Menko Airlangga Sebut Gejolak Pasar Modal Bukan Tolak Ukur Kondisi Perekonomian

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Ide Rayakan Tahun Baru di Jakarta, Ada Konser Maliq & DEssentials hingga Dinner Spesial

Ide Rayakan Tahun Baru di Jakarta, Ada Konser Maliq & DEssentials hingga Dinner Spesial

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Ketika Jabatan Publik Berujung Skandal Korupsi

Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Ketika Jabatan Publik Berujung Skandal Korupsi

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Usai Dirut Jadi Tersangka, Kejagung Periksa Dua Saksi dari PT CNI

Usai Dirut Jadi Tersangka, Kejagung Periksa Dua Saksi dari PT CNI

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Lengkap! Ini Deretan Vonis Menyakitkan yang Diterima Bupati Pati Nonaktif Sudewo

Lengkap! Ini Deretan Vonis Menyakitkan yang Diterima Bupati Pati Nonaktif Sudewo

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Belanja karena FOMO atau Memang Butuh? Tantangan Lawan Konsumerisme Digital

Belanja karena FOMO atau Memang Butuh? Tantangan Lawan Konsumerisme Digital

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:00 WIB

×