Bikin Ngeri, YouTuber Hari Jisun Makan 'Tangan Kura-Kura' Bareng Sang Mama

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Rabu, 14 Oktober 2020 | 12:36 WIB
Bikin Ngeri, YouTuber Hari Jisun Makan 'Tangan Kura-Kura' Bareng Sang Mama
Hari Jisun dan Mamanya menyicipi 'tangan kura-kura'(YouTube Hari Jisun)

Suara.com - Seorang YouTuber asal Korea Selatan, Hari Jisun, membuat video yang sukses buat warganet ngeri. Di video tersebut, Jisun awalnya bercerita, ada makanan laut yang menarik perhatiannya. Makanan itu menurutnya menarik dan sangat aneh.

Makanan laut ini bernama Geobuksan. Geobuksan memiliki arti tangan kura-kura. Makanan laut ini sebenarnya adalah jenis kerang-kerangan. Namun, bentuk kerang ini sangat mirip tangan kura-kura.

Hari Jisun berniat iseng ke Cabe Mama, sapaan akrab Mama Jisun. Sebelumnya, ia sudah pernah menjahili Cabe Mama dengan prank memakan makanan aneh. Reaksi Cabe Mama ia anggap sangat seru untuk ditonton. Sehingga ia merasa wajib mencoba 'tangan kura-kura' ini bersama mamanya.

Jisun bilang ke Cabe Mama kalau makanan tersebut benar-benar terbuat dari tangan kura-kura. Karena bentuknya yang mirip, Cabe Mama percaya saja.

Hari Jisun dan Mamanya menyicipi 'tangan kura-kura'(YouTube Hari Jisun)
Hari Jisun dan Mamanya menyicipi 'tangan kura-kura'(YouTube Hari Jisun)

Agar mamanya semakin syok, Jisun bilang jika makanan tersebut adalah hadiah dari fans-nya di Indonesia dan memiliki banyak khasiat.

Tentu saja Cabe Mama sempat merasa geli dengan bentuk makanan tersebut. Dia tidak habis pikir kenapa ada yang menjual tangan kura-kura. Cabe Mama semakin terkejut saat Jisun mengatakan makanan laut ini dijual seharga Rp 3.5 juta.

Dengan harga setinggi itu, Cabe Mama merasa harus mencicipi makanan yang menurutnya aneh ini. Saat dibuka cangkangnya, terlihat daging yang bertekstur kenyal.

Sebelum memakannya, Jisun dan Cabe Mama merebus terlebih dulu 'tangan kura-kura'. Namun setelah selesai merebus, Cabe Mama merasa kurang nyaman jika harus menyantap kaki kura-kura itu.

Di sinilah akhirnya, Jisun jujur pada mamanya bahwa makanan itu sebenarnya adalah kerang. Hari Jisun mencoba meyakinkan sang ibu , untuk tidak perlu khawatir saat menyantap sajian itu.

baca juga

Akhirnya, mereka mencicipi kerang dengan bentuk tangan kura-kura tadi. Agar semakin lengkap, sajian tersebut disantap dengan saus Chojang, saus asam manis khas Korea.

"Rasanya seperti setengah cumi dan setengah kerang. Gurih!" ucap Jisun saat mencoba kerang ini.

Hari Jisun dan Mamanya menyicipi 'tangan kura-kura'(YouTube Hari Jisun)
Hari Jisun dan Mamanya menyicipi 'tangan kura-kura'(YouTube Hari Jisun)

Mama Jisun yang tinggal lama di pesisir laut, sama sekali tak menyangka bahwa makanan ini adalah kerang. Pasalnya ini pertama kali ia melihat kerang dengan bentuk aneh.

Video berdurasi 12 menit 29 detik ini, banyak mendapat komentar dari warganet.

Ada yang merinding saat melihat thumbnail video, ada juga yang awalnya merasa kasihan tapi kemudian tertawa melihat reaksi Mama Jisun.

"Aih, ngeri lihatnya. Rasanya kok baru pertama kali lihat ya," tulis salah satu warganet.

Ada juga warganet yang memberikan saran tentang cara mengolah kerang tersebut, "Dimasak dengan bumbu Padang atau Balado pasti lebih nampol kak!" Ujar warganet ini di kolom komentar.

Wah unik juga ya wujud kerang berbentuk tangan kura-kura ini, apakah kalian tertarik untuk mencobanya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Kerang Bakar Jimbaran khas Bali yang Legendaris

Resep Kerang Bakar Jimbaran khas Bali yang Legendaris

Bali | Kamis, 01 Oktober 2020 | 08:30 WIB

Rindu Kuliner Bali? Ini Dia Resep Kerang Bakar Jimbaran yang Legendaris!

Rindu Kuliner Bali? Ini Dia Resep Kerang Bakar Jimbaran yang Legendaris!

Lifestyle | Rabu, 30 September 2020 | 15:47 WIB

Lezatnya Nagih, Begini Cara Membuat Kerang Bumbu Kuning ala Restoran

Lezatnya Nagih, Begini Cara Membuat Kerang Bumbu Kuning ala Restoran

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:13 WIB

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:12 WIB

Kemelekatan Adalah Derita

Kemelekatan Adalah Derita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:03 WIB

Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun

Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:01 WIB

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki

Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:54 WIB

Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor

Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor

Bogor | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:52 WIB

Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi

Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:46 WIB

×