Kemendikbud Siap Kucurkan Dana untuk Kampus dan Industri, Ini Syaratnya!

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 03 November 2020 | 18:46 WIB
Kemendikbud Siap Kucurkan Dana untuk Kampus dan Industri, Ini Syaratnya!
Ilustrasi kuliah.[Unsplash/Taylor Wilcox]

Suara.com - Program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Merdeka Belajar memasuki episode 6. Kali ini program lebih berfokus pada perubahan pendanaan untuk perguruan tinggi, agar sarjana bisa menjawab kebutuhan industri di masyarakat.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan ada 3 program pendanaan yang akan diberikan Kemendikbud untuk perguruan tinggi. Yang pertama adalah setiap perguruan tinggi yang bisa memenuhi 8 indikator kinerja utama (IKU), yang diprediksi bisa mengubah sistem pendidikan perguruan tinggi Indonesia.

Saat perguruan tinggi bisa memenuhi 8 IKU ini, maka Kemendikbud akan memberikan dana berupa biaya operasional untuk perguruan tinggi. Sehingga tujuan permerintah, yaitu menjadikan mahasiswa unggul dan mendorong riset dosen menjadi lebih lengkap dan komprehensif bisa tercapai.

Adapun daftar 8 IKU yang harus dipenuhi agar perguruan tinggi bisa mendapat pendanaan operasional, di antaranya:

  1. Kualitas lulusan, salah satu indikatornya upah yang didapat lulusan.
  2. Jumlah mahasiswa yang dapat pengalaman di luar perguruan tinggi.
  3. Jumlah dosen berpengalaman di luar perguruan tinggi.
  4. Praktisi yang diundang mengajar berbagai jenis mata kuliah, baik di dalam atau di luar perguruan tinggi.
  5. Berbagai riset yang dilakukan dosen di perguruan tinggi.
  6. Jurusan atau program studi bekerjasama dengan internasional.
  7. Penilaian berbasis ruang kelas, jumlah mata kuliah, dan sebagainya.
  8. Jumlah jurusan atau program studi yang berstandar internasional.

Lalu yang kedua adalah pendanaan khusus industri yang mau mendorong dan membantu mahasiswa maupun dosen bisa lebih berkembang. Seperti memberikan edukasi apa saja bidang pekerjaan yang dibutuhkan industri, atau peluang atau tren usaha apa saja di masa depan yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat.

Trobosan dana ini dinamakan matching fund, seperti namanya mematchingkan dan menyandingkan sarjana dengan dunia industri.

"Kalau industri berkontribusi terhadap perguruan tinggi, dan mitra juga berkontribusi. Maka Kemendikbud juga akan melakukan matching fund untuk membantu kontribusi tersebut," jelas Nadiem dalam acara peluncuran Merdeka Belajar Epidose 6, Selasa (3/11/2020).

Trobosan tiga adalah pendanaan kompetitif, program ini digalakan untuk mendorong inovasi, terobosan, dan penemuan di masa mendatang yang berhasil dilakukan perguruan tinggi. Melalui inovasi, Indonesia dipercaya bakal dipandang dunia dengan berbagai penemuan yang berhasil diciptakannya.

"Ini adalah kompetitif fund untuk mendorong diferensiasi setiap universitas menemukan jati diri, menemukan spesialisasi, dan maju agar kita siap menghadapi masa depan," tukas Nadiem.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia

Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Mengenal Apa Itu Kain Majun Serta Fungsi dan Jenisnya

Mengenal Apa Itu Kain Majun Serta Fungsi dan Jenisnya

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Kemasan Rokok Polos Bikin Efek Domino, Industri Kreatif Bisa Sepi Job

Kemasan Rokok Polos Bikin Efek Domino, Industri Kreatif Bisa Sepi Job

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan

Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Epson Hidupkan Pengalaman Visual di Live Showcase Naura Ayu lewat Projection Mapping

Epson Hidupkan Pengalaman Visual di Live Showcase Naura Ayu lewat Projection Mapping

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Sari Yuliati: Motor Listrik Nasional Jadi Langkah Strategis Menuju Kemandirian Industri Indonesia

Sari Yuliati: Motor Listrik Nasional Jadi Langkah Strategis Menuju Kemandirian Industri Indonesia

DPR | Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Pendapatan IHT Turun Rp100 Triliun, 900 Ribu Lapangan Kerja Terancam

Pendapatan IHT Turun Rp100 Triliun, 900 Ribu Lapangan Kerja Terancam

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat

Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Petani Tembakau Dapat Kabar Buruk dari Wacana Aturan Pembatasan Nikotin

Petani Tembakau Dapat Kabar Buruk dari Wacana Aturan Pembatasan Nikotin

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:01 WIB

BNI Gandeng Prasetiya Mulya, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus

BNI Gandeng Prasetiya Mulya, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Terkini

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:54 WIB

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49 WIB

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×