Suara.com - Kane Tanaka, seorang wanita asal Fukuoka, Jepang, tahun ini berusia 117 tahun dan dinobatkan sebagai wanita tertua sedunia dalam Guinness World Record. Dan untuk merayakan pencapaian tersebut, ia pun didapuk menjadi salah satu pembawa obor Olimpiade Tokyo 2021 mendatang.
Tanaka sebenarnya telah terdaftar untuk berpartisipasi dalam estafet obor Olimpiade Tokyo dan Paralympic Games tahun ini, namun tertunda akibat pandemi virus corona. Meski begitu, Tanaka tidak kehilangan posisinya, dan ia tetap dipercaya untuk berpartisipasi di tahun depan. Dan saat estafet obor berlangsung nanti pada 2021, Tanaka akan berumur 118 tahun 129 hari.
Dilansir dari Mainichi, partisipasi Tanaka dalam estafet obor ini direkomendasikan oleh salah satu sponsor Olimpiade Tokyo dan Paralympic Games, yaitu Nippon Life Insurance Co., yang ingin agar Tanaka memperlihatkan sebuah pesan positif terkait umur panjangnya. Seluruh keluarga, termasuk sang cucu, Eiji Tanaka (61), menerimanya dengan senang hati dan mengatakan bahwa, "Kami ingin melihat Kane membawa api olimpiade dengan bahagia."
Rencananya, Tanaka akan membawa obor olimpiade sambil didorong di atas sebuah kursi roda sejauh 200 meter oleh seorang perawat pada 11 Mei 2021 mendatang, di Distrik Higashi, Shime, Prefektur Fukuoka, tempat ia tinggal di panti jompo selama ini.
Saat ini, kondisi fisik Tanaka sangat baik dan ia sangat senang bermain game Reversi dengan teman-temannya. Bahkan, ia masih menikmati snack favoritnya, minuman soda dan coklat, serta berseloroh bahwa ia ingin pergi ke Amerika.
Untuk menjaga kesehatannya dan sebagai langkah pencegahan penularan virus corona, Tanaka kini menghabiskan hari-harinya tanpa bisa bertemu keluarganya.