Mending Direbus atau Dikukus? Ternyata Begini Cara Mengolah Makanan Terbaik

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Sabtu, 14 November 2020 | 06:29 WIB
Mending Direbus atau Dikukus? Ternyata Begini Cara Mengolah Makanan Terbaik
Ilustrasi emak-emak memasak sayur asem. (Pixabay/@congerdesign)

Suara.com - Ada beragam cara mengolah makanan, mulai dari direbus hingga dikukus. Namun, kira-kira metode apa yang terbaik?

Asupan makanan sehat tentu saja bisa berasal dari berbagai macam bahan makanan. Namun cara mengolah bisa saja memengaruhi nilai gizi yang terkandung.

Medical Senior Manager PT Kalbe Farma Tbk, dr. Dedyanto Henky Saputra, M. Gizi menyatakan bahwa metode kukus makanan adalah cara terbaik mengolah bahan pangan untuk mendapatkan gizi optimal. 

"Jadi sebetulnya makanan sehat paling baik dimakan dalam keadaan raw atau mentah kalau bisa, tapi enggak semua makanan kan bisa kita makan dalam kondisi mentah," ungkap dokter Dedyanto dalam webinar bertajuk "Diskusi Virtual Upaya Meningkatkan Imunitas di Tengah Pandemi Covid-19", Kamis (12/11/2020) kemarin.

"Sebetulnya ada hirarkinya dalam mengolah makanan, dari yang paling bags dan yang harus dikonsumsi sesedikit mungkin," katanya kemudian.

Cara memasak daging. (Shutterstock)
Cara memasak daging. (Shutterstock)

Menurut dokter Dedy, pengolahan makanan yang paling baik adalah dikukus, lalu direbus, ditumis, dipanggang, dan digoreng. 

"Pertama yang paling bagus itu dikukus, direbus, ditumis, dipanggang dan yang terakhir itu digoreng dalam minyak, jadi makanannya terendam oleh minyak," tuturnya.

"Itu (makanan yang digoreng) memang paling enak, siapa sih orang Indonesia yang tidak suka gorengan," sambungnya kemudian.

Dedy pun menegaskan, bukannya sama sekali tidak boleh, namun Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang digoreng dengan jumlah seminimal mungkin dan tidak terlalu sering. 

baca juga

Tak hanya cara mengolah, sang dokter juga mengungkapkan bahwa pola makan yang sehat juga pentung untuk membantu menjaga kekebalan tubuh.

"Yang pertama adalah pastikan bahwa pada saat kita makan itu pilih sumber makanan yang beragam," ujar dia.

Dia kemudian menambahkan, keberagaman makanan baiknya diisi dengan setengah piring sayur dan buah-buahan, dua pertiga piring makanan pokok, dan dua pertiga lauk pauk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontrol Diabetes, Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah Juga Jaga Kekebalan

Kontrol Diabetes, Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah Juga Jaga Kekebalan

Health | Kamis, 12 November 2020 | 18:04 WIB

Studi: Konsumsi Makanan Pedas 4 Kali Seminggu Cegah Penyakit Kronis

Studi: Konsumsi Makanan Pedas 4 Kali Seminggu Cegah Penyakit Kronis

Health | Rabu, 11 November 2020 | 16:51 WIB

Kurangi Obesitas, Inggris Larang Iklan Online Makanan Cepat Saji

Kurangi Obesitas, Inggris Larang Iklan Online Makanan Cepat Saji

News | Rabu, 11 November 2020 | 12:27 WIB

Terkini

Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam

Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin

Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka

Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:25 WIB

2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?

2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Suzuki XL Terbaru Mulai Diserahkan Kepada Konsumen Jabodetabek

Suzuki XL Terbaru Mulai Diserahkan Kepada Konsumen Jabodetabek

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:19 WIB

Apakah Serum Penumbuh Rambut Aman Digunakan Setiap Hari?

Apakah Serum Penumbuh Rambut Aman Digunakan Setiap Hari?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Korban Gempa NNT Butuh 30 Ton Beras, Tenda hingga Obat-obatan

Korban Gempa NNT Butuh 30 Ton Beras, Tenda hingga Obat-obatan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Kapal Pesir Berlogo Kemhan Viral! Ternyata Milik Haji Isam untuk Proyek Pangan

Kapal Pesir Berlogo Kemhan Viral! Ternyata Milik Haji Isam untuk Proyek Pangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Ayah, Aku Hanya Ingin Didengar

Ayah, Aku Hanya Ingin Didengar

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:52 WIB

×