Studi: Konsumsi Makanan Pedas 4 Kali Seminggu Cegah Penyakit Kronis

Arendya Nariswari, Fita Nofiana

Rabu, 11 November 2020 | 16:51 WIB
Studi: Konsumsi Makanan Pedas 4 Kali Seminggu Cegah Penyakit Kronis
ilustrasi makan pedas, makanan pedas [shutterstock]

Suara.com - Makan pedas setidaknya empat kali seminggu bisa menurunkan risiko kematian akibat masalah medis seperti serangan jantung dan stroke. Hal ini dinyatakan oleh sebuah studi yang diterbitkan Journal of American College of Cardiology.

Melansir dari Insider, jika makan pedas secara teratur, maka bisa menurunkan risiko kematian akibat semua penyakit kronis sebanyak 23 persen.

Untuk studi tersebut, para peneliti di Mediterranean Neurological Institute di Pozzilli, Italia, mengamati 22.811 pria dan wanita Italia yang berusia 35 tahun atau lebih. Para partisipan telah dilacak kesehatan dan kebiasaan makan mereka dalam sebuah studi kesehatan regional selama rata-rata delapan tahun.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan mengandung cabai setidaknya empat kali seminggu bisa menurunkan risiko kematian akibat serangan jantung hingga 40 persen. Sementara risiko kematian akibat stroke atau kondisi otak lainnya menurun hingga 50 persen.

Meski belum jelas apa yang membuat cabai begitu baik untuk pencegahan penyakit, capsaicin atau senyawa yang menyebabkan sensasi terbakar ringan pada makanan pedas dalam dosis kecil tampaknya turut berperan bagi kesehatan.

Dalam jumlah besar, capsaicin bisa menyakitkan dan bahkan beracun, tetapi dalam dosis rendah seperti pada paprika dapat merangsang saraf dan meningkatkan metabolisme, membantu pencernaan, dan menurunkan tekanan darah.

Ilustrasi makan cabai. (Shutterstock)
Ilustrasi makan cabai. (Shutterstock)

Dalam studi tersebut, para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi cabai pedas memiliki kesehatan lebih baik dibandingkan dengan orang yang tidak memakan pedas sama sekali.

"Seseorang bisa mengikuti pola makan Mediterania yang sehat namun ini bisa cocok-cocokan pada orang yang berbeda, tapi cabai untuk kesehatan memiliki efek perlindungan yang sama pada populasi umum," kata penulis utama Marialaura Bonaccio, ahli epidemiologi di Mediterranean Neurological Institute.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Panjang Umur dan Terhindar Penyakit Berbahaya, Coba Rutin Makan Cabai

Ingin Panjang Umur dan Terhindar Penyakit Berbahaya, Coba Rutin Makan Cabai

Health | Rabu, 11 November 2020 | 13:45 WIB

Kabar Bahagia, Pecinta Pedas Memiliki Risiko Kematian Lebih Kecil!

Kabar Bahagia, Pecinta Pedas Memiliki Risiko Kematian Lebih Kecil!

Health | Selasa, 10 November 2020 | 18:53 WIB

Konsumsi Makanan Pedas Kurangi Risiko Kematian Dini 25 Persen, Benarkah?

Konsumsi Makanan Pedas Kurangi Risiko Kematian Dini 25 Persen, Benarkah?

Health | Selasa, 10 November 2020 | 14:22 WIB

Terkini

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:20 WIB

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:06 WIB

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 08:48 WIB

×