alexametrics

Penampakan Sabun Mewah Rp 40 Juta per Batang, Dibuat dari Emas dan Berlian

Arendya Nariswari | Amertiya Saraswati
Penampakan Sabun Mewah Rp 40 Juta per Batang, Dibuat dari Emas dan Berlian
Ilustrasi Sabun Termahal (Unsplash/Paul Gaudriault)

Begini manfaat sabun termahal di dunia.

Suara.com - Sabun merupakan salah satu produk perawatan tubuh yang biasa ditemukan sehari-hari. Normalnya, sabun juga bisa dibeli dengan harga terjangkau.

Namun, lain halnya dengan sabun yang dibuat oleh pabrik Bader Hassen & Sons satu ini. Sabun tersebut diklaim sebagai sabun termahal di dunia.

Melansir Oddity Central, sabun tersebut dinamai Khan Al Saboun. Perusahaan yang membuatnya memang dikenal memproduksi sabun dan skincare mewah.

Sabun termahal tersebut dijual di toko-toko mewah di Dubai dan UAE. Harga per batangnya dapat mencapai USD 2.800 atau Rp 39,8 juta.

Baca Juga: Bisakah Sabun Kedaluwarsa? Ini Cirinya!

Sabun mewah ini pertama dibuat di tahun 2013, sebagai hadiah untuk Ibu Negara Qatar. Beda dengan sabun lainnya, Khan Al Saboun mengandung bubuk emas dan berlian. Karena dibuat dari emas, sabun ini sepintas terlihat seperti potongan keju.

Sabun termahal di dunia dari emas dan berlian (instagram.com/beirutcomwebsite)
Sabun termahal di dunia dari emas dan berlian (instagram.com/beirutcomwebsite)

Biasanya, Khan Al Saboun juga diberikan ke tamu-tamu penting dan selebritas. Salah satu yang pernah menerimanya adalah aktris Bahrain, Shaila Sabt.

Sabun tersebut juga sering dihiasi dengan nama penerimanya, kemudian diberi plakat emas 24 karat.

Tak cuma mirip keju, sabun termahal ini juga punya tekstur kasar karena mengandung bubuk emas dan berlian.

Namun, CEO dari Bader Hassen & Sons yaitu Amir Hasen menyatakan bahwa sabun tersebut tidak melukai kulit. Sebaliknya, tekstur kasar tersebut memberikan sensasi yang menyenangkan di kulit.

Baca Juga: Perempuan di Pinrang Mengolah Limbah Kakao Menjadi Sabun Anti Bakteri

"Ini adalah jenis sabun yang membuat rutinitas sehari-harimu menjadi menyenangkan," ungkap Amir Hasen.

Komentar