Waspada, Gelombang Panas Bisa Sebabkan Kebakaran Besar di Australia

M. Reza Sulaiman

Rabu, 02 Desember 2020 | 14:46 WIB
Waspada, Gelombang Panas Bisa Sebabkan Kebakaran Besar di Australia
Ilustrasi gelombang panas. [Shutterstock]

Suara.com - Australia mewaspadai gelombang panas jelang akhir tahun 2020.

Dilansir ANTARA, gelombang panas yang cukup intens diperkirakan akan kembali menerjang daerah timur dan selatan Australia pada Selasa atau hari pertama musim panas di benua tersebut.

Fenomena alam itu dikhawatirkan dapat memicu kebakaran semak-semak sebagaimana yang terjadi saat Australia menghadapi suhu terpanas pada November 2020.

Biro Meteorologi Australia (BoM) memperkirakan suhu di negara itu akan mencapai titik terpanas dalam beberapa hari ke depan karena adanya gelombang panas, yang sedang terjadi di sebagian besar wilayah pedalaman negara itu selama seminggu terakhir.

"Cuaca panas dan gelombang panas sebenarnya normal terjadi pada periode bulan ini, tetapi yang membuat gelombang panas saat ini jadi perhatian adalah suhunya yang naik 18 derajat (Celsius) lebih tinggi dari suhu rata-rata," kata Meteorologis BoM, Dean Narramore.

Orang-orang di Australia berduyun-duyun memenuhi pantai dan kolam renang untuk mendinginkan diri setelah suhu sempat panas dan akhirnya bertahan di angka 20 derajat Celsius pada Senin (30/11).

"Sudah cukup lama sejak terakhir kali orang-orang harus berhadapan dengan suhu panas semacam itu dan saat itu (gelombang panas, red) datang, tentu tidak menyenangkan bagi tiap orang," kata seorang warga setempat, Louis Chris, saat ditemui di Bronte Baths, kolam renang umum yang berada dalam kompleks Pantai Bondi.

Gelombang panas, yang saat ini bergerak perlahan ke wilayah timur laut, turut menambah risiko adanya kebakaran lahan.

Setidaknya, lebih dari 30 petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan kebakaran di Pulau Fraser, daerah di pesisir Queensland yang masuk dalam daftar warisan dunia.

baca juga

Api membakar hampir separuh dari total wilayah di pulau wisata tersebut, kata otoritas setempat.

Otoritas di Australia melarang total kegiatan membakar di seluruh wilayah timur saat gelombang panas tahap pertama tiba.

Umumnya, gelombang panas datang dari sisi selatan Australia pada musim semi sampai musim panas.

Kebakaran lahan pada musim panas tahun lalu menewaskan 33 orang dan miliaran hewan endemik di Australia.

Ancaman kebakaran lahan pada tahun ini diperkirakan datang dari area rerumputan, yang kemungkinan saat ini mengering dan lebih mudah terbakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor Logam Mulia RI dari Australia Naik Gila-gilaan, Tembus 2 Kali Lipat

Impor Logam Mulia RI dari Australia Naik Gila-gilaan, Tembus 2 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:09 WIB

Kualifikasi Piala Asia U-20 2026: Australia Bawa 3 Pemain Liga Inggris Hadapi Timnas Indonesia

Kualifikasi Piala Asia U-20 2026: Australia Bawa 3 Pemain Liga Inggris Hadapi Timnas Indonesia

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Suami Cari Istri Korban Banjir Bandang Tibet, Minta Pemerintah Australia, Nepal, dan China Terbuka

Suami Cari Istri Korban Banjir Bandang Tibet, Minta Pemerintah Australia, Nepal, dan China Terbuka

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:39 WIB

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Sikat Australia 3-0, Timnas Voli Putri Indonesia Tembus 8 Besar AVC Women's Continental 2026

Sikat Australia 3-0, Timnas Voli Putri Indonesia Tembus 8 Besar AVC Women's Continental 2026

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Ditegur Tak Gubris, Dua WNA Diduga Berbuat Asusila di Pekarangan Rumah Warga di Bali

Ditegur Tak Gubris, Dua WNA Diduga Berbuat Asusila di Pekarangan Rumah Warga di Bali

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Negara Tetangga RI Tiba-tiba Alami Ledakan Pengangguran, 15.800 Lapangan Kerja Hilang

Negara Tetangga RI Tiba-tiba Alami Ledakan Pengangguran, 15.800 Lapangan Kerja Hilang

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:34 WIB

El Nino Berpotensi Jadi Bencana Iklim Terhebat Sepanjang Sejarah hingga Awal Tahun 2027, Kenapa?

El Nino Berpotensi Jadi Bencana Iklim Terhebat Sepanjang Sejarah hingga Awal Tahun 2027, Kenapa?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Terkini

Alasan Suzuki Menolak Mentah-Mentah Rencana Kehadiran Jimny Versi Listrik

Alasan Suzuki Menolak Mentah-Mentah Rencana Kehadiran Jimny Versi Listrik

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 18:09 WIB

516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!

516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 18:09 WIB

Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu

Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 18:05 WIB

Ada Aktor Intelektual Kerusuhan Jakarta? Polisi Cium Aroma Mobilisasi Terorganisir

Ada Aktor Intelektual Kerusuhan Jakarta? Polisi Cium Aroma Mobilisasi Terorganisir

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:00 WIB

Dari Lemari Pengap Menuju Kebebasan: Membaca The War That Saved My Life

Dari Lemari Pengap Menuju Kebebasan: Membaca The War That Saved My Life

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 18:00 WIB

Rumor Panas! Persija Rogoh Kocek Rp10 Miliar Demi Rekrut Striker Timnas Kroasia

Rumor Panas! Persija Rogoh Kocek Rp10 Miliar Demi Rekrut Striker Timnas Kroasia

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 17:59 WIB

Kemenag Buka Suara Soal Ratusan Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG

Kemenag Buka Suara Soal Ratusan Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:52 WIB

Ratusan Siswa SMAN 6 Solo Keracunan Massal, MBG di Almamater Jokowi Dihentikan!

Ratusan Siswa SMAN 6 Solo Keracunan Massal, MBG di Almamater Jokowi Dihentikan!

Surakarta | Rabu, 02 September 2026 | 17:49 WIB

Resmi, Budi Arie Dilaporkan ke Bareskrim Atas Tuduhan Makar

Resmi, Budi Arie Dilaporkan ke Bareskrim Atas Tuduhan Makar

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:45 WIB

Sidang Smart Board Chromebook Ungkap Proyek Rp21,21 Miliar Muara Enim Diduga Sudah Diatur

Sidang Smart Board Chromebook Ungkap Proyek Rp21,21 Miliar Muara Enim Diduga Sudah Diatur

Sumsel | Rabu, 02 September 2026 | 17:43 WIB

×