Kemenag Buka Suara Soal Ratusan Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG

Bangun Santoso

Rabu, 02 September 2026 | 17:52 WIB
Kemenag Buka Suara Soal Ratusan Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG
Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, dilarikan ke IGD RSUD Notopuro Sidoarjo pada Selasa (1/9/2026) pukul 21.56 diduga keracunan usai santap MBG. [Suara.com/Dimas Angga]
baca 10 detik
  • Ratusan santri Pesantren Manbaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan hidangan Makan Bergizi Gratis pada satu September 2026.
  • Badan Gizi Nasional menangguhkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Sidoarjo selama tiga puluh hari akibat insiden tersebut.
  • Kementerian Agama memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis cepat dan berkoordinasi dengan instansi kesehatan setempat.

Suara.com - Kementerian Agama memastikan ratusan santri Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo yang diduga keracunan usai menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (1/9/2026), dapat tertangani secara cepat dan tepat.

“Yang paling utama saat ini adalah memastikan seluruh santri mendapatkan penanganan kesehatan dengan baik. Kementerian Agama melalui jajaran di daerah terus memantau perkembangan kondisi mereka dan berkoordinasi dengan pihak pesantren serta instansi kesehatan,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Sebelumnya, para santri mengeluhkan sejumlah gangguan kesehatan pada Selasa sore, 1 September 2026. Para santri dilaporkan mengalami keluhan berupa sakit, pusing, mual, dan lemas.

Mendapat laporan tersebut, pengasuh pesantren segera melakukan koordinasi dengan puskesmas dan dinas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Ratusan santri itu dirujuk ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Para santri dirujuk antara lain ke RSUD Notopuro, RS Delta Surya, RS Siti Hajar, RS Pusura Candi, RS Siti Fatimah Tulangan, RS Pusdik Bhayangkara, dan RS Arafah Anwar Medika.

Tim dinas kesehatan juga langsung menuju pesantren untuk memberikan pertolongan pertama kepada para santri. Penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi masing-masing santri dan kebutuhan rujukan medis.

Suyitno mengatakan keselamatan dan kesehatan para santri menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian tersebut. Ia meminta seluruh jajaran Kemenag di daerah terus mendampingi pesantren sampai kondisi para santri mendapatkan penanganan secara optimal.

“Jangan sampai ada santri yang tidak mendapatkan perhatian dan penanganan yang diperlukan. Kita harus memastikan proses penanganannya berjalan dengan baik sampai kondisi mereka pulih,” kata dia sebagaimana dilansir Antara.

Suyitno menegaskan program pemenuhan gizi bagi peserta didik dan santri harus dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keamanan, kualitas, serta standar kesehatan yang berlaku.

baca juga

“Pemenuhan gizi bagi anak-anak dan santri merupakan ikhtiar yang sangat baik. Namun, pelaksanaannya harus benar-benar memperhatikan keamanan pangan, kualitas makanan, proses pengolahan, distribusi, dan pengawasan. Kita tidak ingin program yang baik justru menimbulkan persoalan bagi para penerima manfaat,” kata dia.

Menurut Suyitno, pesantren merupakan lingkungan pendidikan sekaligus tempat para santri menjalani kehidupan sehari-hari. Karena itu, aspek kesehatan dan keamanan pangan perlu mendapatkan perhatian serius agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung dengan baik.

Kemenag juga berharap kejadian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bersama bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan bagi santri. Pengawasan dan koordinasi perlu terus diperkuat agar keamanan pangan tetap terjamin.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan atau suspend berat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidoarjo Talangangin Kalitengah, Jawa Timur, yang menyebabkan kejadian fatal keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 512 siswa di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo.

"Kami juga suspend berat selama 30 hari SPPG Sidoarjo Talangangin Kalitengah. Selain itu, kami juga mengusulkan kepala SPPG tersebut untuk dicopot dan digantikan," ujar Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana.

Ketut menegaskan Kepala BGN Sudaryono juga telah berkomunikasi secara intensif dengan kepala daerah dan pimpinan Pondok Pesantren Manbaul Hikam untuk menindaklanjuti kasus tersebut dan mengutamakan kesembuhan siswa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Keracunan Massal, BPOM Fokuskan Anggaran Rp509 Miliar untuk Kawal MBG

Cegah Keracunan Massal, BPOM Fokuskan Anggaran Rp509 Miliar untuk Kawal MBG

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:59 WIB

Geger 512 Orang Keracunan MBG Sidoarjo, BGN Suspend SPPG Tanggulangin dan Usul Copot Kepala

Geger 512 Orang Keracunan MBG Sidoarjo, BGN Suspend SPPG Tanggulangin dan Usul Copot Kepala

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:26 WIB

Angka Korban Keracunan MBG Sidoarjo Melonjak Jadi 512 Orang, BGN Fokus Penyelamatan

Angka Korban Keracunan MBG Sidoarjo Melonjak Jadi 512 Orang, BGN Fokus Penyelamatan

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:17 WIB

Satu Korban Saja Tak Boleh Terjadi, Komisi X Soroti Dugaan Keracunan MBG Ratusan Santri di Sidoarjo

Satu Korban Saja Tak Boleh Terjadi, Komisi X Soroti Dugaan Keracunan MBG Ratusan Santri di Sidoarjo

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:15 WIB

Ratusan Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, DPR Minta BGN Bertanggung Jawab

Ratusan Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, DPR Minta BGN Bertanggung Jawab

News | Rabu, 02 September 2026 | 12:30 WIB

Petaka Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo: 448 Santri Keracunan, SPPG Kali Tengah Ditutup Sementara

Petaka Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo: 448 Santri Keracunan, SPPG Kali Tengah Ditutup Sementara

News | Rabu, 02 September 2026 | 10:41 WIB

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 07:17 WIB

Terkini

Dua Truk Tangki Air Turun ke Kalibaru, Warga Sebut Belum Cukupi Kebutuhan

Dua Truk Tangki Air Turun ke Kalibaru, Warga Sebut Belum Cukupi Kebutuhan

News | Kamis, 03 September 2026 | 17:53 WIB

Dari Lapangan ke Platform Digital, Piala by.U 2026 Bangun Jalur Baru Talenta Futsal

Dari Lapangan ke Platform Digital, Piala by.U 2026 Bangun Jalur Baru Talenta Futsal

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 17:52 WIB

Aksi Koboi di Tulang Bawang: Hilux Hitam Terjang Mobil Wartawan, Terdengar Letusan Senjata Api

Aksi Koboi di Tulang Bawang: Hilux Hitam Terjang Mobil Wartawan, Terdengar Letusan Senjata Api

Lampung | Kamis, 03 September 2026 | 17:51 WIB

Sopir Angkot Geruduk Balai Kota Bogor, Ajukan 7 Tuntutan Penolakan Aturan Batas Usia 20 Tahun

Sopir Angkot Geruduk Balai Kota Bogor, Ajukan 7 Tuntutan Penolakan Aturan Batas Usia 20 Tahun

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 17:51 WIB

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Jawa Barat Jadi Sasaran Empuk Pasar Otomotif

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Jawa Barat Jadi Sasaran Empuk Pasar Otomotif

Sport | Kamis, 03 September 2026 | 17:50 WIB

Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?

Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 17:50 WIB

Bahtsul Masail NU Respons Pernyataan Kiai Jepara Sebut Program MBG Haram

Bahtsul Masail NU Respons Pernyataan Kiai Jepara Sebut Program MBG Haram

News | Kamis, 03 September 2026 | 17:49 WIB

Dari Gerobak Kaki Lima ke Marketplace, Begini Perjalanan Cireng Taklukkan Selera Zaman Now

Dari Gerobak Kaki Lima ke Marketplace, Begini Perjalanan Cireng Taklukkan Selera Zaman Now

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 17:48 WIB

Promo Kilat! Bayar Token dan Tagihan Listrik di BRImo Dapat Cashback Rp25 Ribu

Promo Kilat! Bayar Token dan Tagihan Listrik di BRImo Dapat Cashback Rp25 Ribu

Bri | Kamis, 03 September 2026 | 17:46 WIB

Fenomena Gaji Baru Masuk Sudah Habis, Harga Kebutuhan Ekonomi Makin Mahal

Fenomena Gaji Baru Masuk Sudah Habis, Harga Kebutuhan Ekonomi Makin Mahal

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 17:45 WIB

×