Le Marsi, Agroeduwisata Pertama Sajikan Panorama Lembah Marapi-Singgalang

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 24 Desember 2020 | 12:41 WIB
Le Marsi, Agroeduwisata Pertama Sajikan Panorama Lembah Marapi-Singgalang
Agroeduwisata Le Marsi. (Dok. Kementan)

Suara.com - Membantu roda perekonomian masyarakat saat pandemi Covid-19, tahun ini Kementerian Pertanian mengembangkan konsep agroeduwisata (AEW) di Lembah Marapi dan Singgalang atau disingkat AEW Le Marsi.

AEW adalah kawasan yang dimanfaatkan sebagai wahana pendidikan dan wisata dari awal hingga akhir proses pertanian. Sehingga selain memberikan edukasi, AEW juga bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah untuk masyarakat setempat.

AEW Le Marsi yang berjarak sekitar 60 kilometer atau 2 jam perjalanan dari Bandara Minangkabau, dan hanya berjarak 3 kilometer dari jalan utama nasional Padang-Bukit Tinggi ini, adalah AEW pertama di Indonesia.

Agroeduwisata Le Marsi. (Dok. Kementan)
Agroeduwisata Le Marsi. (Dok. Kementan)

Kawasan ini adalah lahan pertanian dengan komoditas sayuran yang bisa mengedukasi wisatawan cara merawat sayuran di lahan terbuka, hingga distribusi sayuran sampai ke pasar atau pembeli.

Lokasi AEW Le Marsi ini memiliki pemandangan panorama alam yang indah dan menyejukkan mata, cocok sebagai tempat melepas penat dari kesibukkan pekerjaan. Letaknya tepat berada di kaki Gunung Marapi dan Gunung Singgalang.

Lokasinya juga sangat mendukung, karena berada di lokasi sentra kerajinan tenun Pandai Sikek yang sudah terkenal menjadi tujuan wisatawan, baik domestik maupun manca negara.

"Targetnya AEW ini yang pertama sebagai tempat pembelajaran, yang kedua masyarakat di sini sejahtera, dan yang ketiga ada income tambahan kepada masyarakat tidak hanya dari pertanian tapi dari pariwisata ini menggerakan ekonomi masyarakat secara keseluruhan " ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi saat Soft Launching AEW Le Marsi, Pandai Sikek, Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Kamis (24/12/2020).

Menurut Agung, agroeduwisata ini jadi tempat pembelajaran bagi siapapun seperti petani daerah lain maupun masyarakat, mahasiswa dan anak anak untuk belajar pertanian.

"Oleh karena itu yang namanya AEW itu harus hebat baik infrastruktur, pertanamanan, petani dari hulu ke hilir. Untuk tahap awal penataan lahan infrastruktur kemudian berkembang perbaikan budidaya pengolahannya" ungkapnya dalam rilis yang diterima Suara.com.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keputusan Wajib Rapid Test Antigen Buat Dunia Pariwisata Terguncang

Keputusan Wajib Rapid Test Antigen Buat Dunia Pariwisata Terguncang

Lifestyle | Rabu, 23 Desember 2020 | 19:22 WIB

Pengusaha Nilai Sandiaga Uno Mampu Bangkitkan Sektor Pariwisata Nasional

Pengusaha Nilai Sandiaga Uno Mampu Bangkitkan Sektor Pariwisata Nasional

Jabar | Rabu, 23 Desember 2020 | 15:46 WIB

Di Bali Galau Mau ke Mana? 5 Daerah Populer Ini Bisa Jadi Pilihan

Di Bali Galau Mau ke Mana? 5 Daerah Populer Ini Bisa Jadi Pilihan

Lifestyle | Minggu, 20 Desember 2020 | 16:20 WIB

Terkini

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

×