LGBT di Asia Sulit Dapat Pekerjaan? Ini Hasil Survei The Economist

M. Reza Sulaiman | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 08 Januari 2021 | 17:58 WIB
LGBT di Asia Sulit Dapat Pekerjaan? Ini Hasil Survei The Economist
Ilustrasi kelompok LGBT (Shutterstock).

Suara.com - Keterbukaan tentang LGBT masih menjadi penghambat karier seseorang, terutama di Asia. Apa ya penyebabnya?

Ya, ketika perusahaan di negara-negara Barat sudah lebih dulu mementingkan hak-hak karyawan LGBT, perusahaan Asia sepertinya belum bisa menentukan sikap dan masih berdiri di persimpangan jalan.

Terbukti, dalam survei yang dilakukan The Economist Intelligence Unit, 4 dari 10 pekerja jajaran eksekutif di Asia mengalami hambatan karier ketika terbuka dengan identitas seksualnya.

"Keterbukaan sebagai LGBT akan menghalangi karier seseorang," tulis EIU dalam rilisnya kepada Suara.com, Kamis (7/1/2021).

Dalam studi terbarunya, Pride and Prejudice: The next chapter of progress, EIU menampung pendapat 359 karyawan dari tujuh negara di Asia.

Hasilnya, pemikiran konservatif masih berpengaruh secara luas dalam komunitas bisnis Asia, meskipun beberapa menunjukkan kemajuan untuk inklusi LGBT.

LGBT. (EIU)
Hasil survei karyawan yang terbuka tentang identitas LGBT. (EIU)

Sebanyak 3 dari 5 responden mengatakan dunia bisnis harus lebih memperhatikan orientasi seksual karyawan dan mendorong perubahan seputar keragaman dan inklusi LGBT.

Hampir setengah dari responden mengatakan tempat kerja yang ramah LGBT bisa menghadirkan peluang bisnis baru yang menjanjikan.

60 persen responden India percaya ada kemajuan yang sangat besar dalam hal keberagaman dan inklusi bagi kaum LGBT di perusahaan mereka.

Sementara setengah dari responden Indonesia, Hong Kong, dan Jepang mengatakn tidak ada atau hanya sedikit kemajuan yang telah dicapai dalam bidang ini.

"Kontradiksi ini membutuhkan sorotan yang lebih terang tentang bagaimana perusahaan Asia menerima kaum LGBT, mengingat adanya kekhawatiran seputar pengungkapan orientasi seksual / identitas gender seseorang di tempat kerja," tulis EIU dalam rilis tersebut.

Sejauh ini hasil survei menyebut dua negara yang mendominasi Asia, China dan India menunjukkan perubahan yang lebih terbuka dalam menerima keberagaman LGBT.

"Seiring dengan pertumbuhan pengaruh geopolitik, pandangan perusahaan menjadi lebih selaras dengan karyawan. Kelompok muda dan dinamis yang mempromosikan hak-hak LGBT menjadi prioritas dibandingkan senior mereka." 

Warganet ramai-ramai boikot Unilevver (Instagram/Unilever)
Warganet ramai-ramai boikot Unilevver (Instagram/Unilever)

Di Indonesia, mengakui keberagaman di tingkat perusahaan masih menjadi hal yang tabu, terbukti dari serangan warganet terhadap akun Unilever ketika mereka menyatakan dukungannya untuk gerakan LGBT.

Sikap perusahaan multinasional tersebut langsung disambut kecaman keras dari warganet Indonesia hingga muncul ancaman untuk memboikot produk Unilever.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diserang Warganet karena Dianggap Dukung LGBT, Unilever Angkat Bicara

Diserang Warganet karena Dianggap Dukung LGBT, Unilever Angkat Bicara

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 03:05 WIB

Unilever Dukung Komunitas LGBTQ, Warganet Indonesia Mengamuk

Unilever Dukung Komunitas LGBTQ, Warganet Indonesia Mengamuk

Tekno | Kamis, 25 Juni 2020 | 19:58 WIB

Heboh Unilever Dukung LGBT, Warganet Indonesia Ancam Boikot Produknya

Heboh Unilever Dukung LGBT, Warganet Indonesia Ancam Boikot Produknya

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 19:18 WIB

Terkini

Berapa Harga Mug Stanley? Jadi Souvenir Akad Nikah El Rumi dan Syifa Hadju

Berapa Harga Mug Stanley? Jadi Souvenir Akad Nikah El Rumi dan Syifa Hadju

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 15:56 WIB

3 Zodiak yang Hidupnya Membaik di Pekan 27 April-3 Mei 2026

3 Zodiak yang Hidupnya Membaik di Pekan 27 April-3 Mei 2026

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 15:55 WIB

Apakah Foundation Bisa Dipakai di Bibir? Ini Tips agar Lipstik Lebih Menyala

Apakah Foundation Bisa Dipakai di Bibir? Ini Tips agar Lipstik Lebih Menyala

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 15:22 WIB

Cushion Dipakai setelah Apa? Ini 5 Urutan supaya Makeup Tahan Lama

Cushion Dipakai setelah Apa? Ini 5 Urutan supaya Makeup Tahan Lama

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 15:20 WIB

Bibir Kering Akibat Cuaca Panas? Ini 6 Rekomendasi Lipstik Bikin Tetap Lembap Seharian!

Bibir Kering Akibat Cuaca Panas? Ini 6 Rekomendasi Lipstik Bikin Tetap Lembap Seharian!

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 15:02 WIB

2.026 Pound Sterling Berapa Rupiah? Ini Nilai Mahar El Rumi untuk Syifa Hadju

2.026 Pound Sterling Berapa Rupiah? Ini Nilai Mahar El Rumi untuk Syifa Hadju

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 14:22 WIB

Kenapa Perempuan Pakai Wali Hakim saat Menikah? Berkaca dari Pernikahan Syifa Hadju

Kenapa Perempuan Pakai Wali Hakim saat Menikah? Berkaca dari Pernikahan Syifa Hadju

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 13:46 WIB

5 Deretan Kejanggalan Pengasuhan di Daycare Little Aresha Jogja, Bikin Orang Tua Waswas

5 Deretan Kejanggalan Pengasuhan di Daycare Little Aresha Jogja, Bikin Orang Tua Waswas

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 13:23 WIB

Apakah Tanggal 1 Mei 2026 Libur Nasional? Ini Penjelasan dan Sejarah Hari Buruh

Apakah Tanggal 1 Mei 2026 Libur Nasional? Ini Penjelasan dan Sejarah Hari Buruh

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 13:13 WIB

5 Rekomendasi Krim untuk Stretch Mark, Bantu Kulit Tampak Lebih Halus

5 Rekomendasi Krim untuk Stretch Mark, Bantu Kulit Tampak Lebih Halus

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 13:10 WIB