Tiba di Titik Jatuhnya Pesawat, Captain Vincent: Nggak Bisa Ngomong Apa-apa

Arendya Nariswari

Senin, 11 Januari 2021 | 10:34 WIB
Tiba di Titik Jatuhnya Pesawat, Captain Vincent: Nggak Bisa Ngomong Apa-apa
Kapten Vincent Raditya. [Yuliani/Suara.com]

Suara.com - Pasca jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di wilayah Kepulauan Seribu, Sabtu (9/01/2021) berbagai pihak mencoba memberikan bantuan di titik lokasi pencarian. Tak terkecuali halnya dengan Captain Vincent Raditya.

Melalui Instagramnya, penerbang yang memiliki akun YouTube dengan jutaan subscriber tersebut memperlihatkan perjalanan menuju titik pencarian pesawat.

Pada video yang diunggahnya melalui Instagram, Captain Vincent Raditya mengaku kehabisan kata-kata ketiba tiba di lokasi yang diduga merupakan titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.

"Guys sekarang di sini kita bisa melihat pasukan katak yang membantu mencari. Nggak ada yang terlihat di sini, semua harus beramai-ramai mencari dari titik jatuhnya pesawat," tutur Captain Vincent Raditya.

Tiba di Titik Jatuhnya Pesawat, Captain Vincent: Nggak Bisa Ngomong Apa-apa. (Instagram/@vincentraditya)
Tiba di Titik Jatuhnya Pesawat, Captain Vincent: Nggak Bisa Ngomong Apa-apa. (Instagram/@vincentraditya)

"Banyak yang kemungkinan bisa jalan ya, karena angin, karena ombak, di sini suasanya serasa sangat menyentuh sekali guys. Saya nggak tahu lagi apa yang bisa saya ungkapkan," tuturnya kemudian terdiam.

Tidak sedikit warganet yang kemudian memberikan berbagai tanggapan mengenai video Captain Vincent Raditya membantu pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182.

Ada yang mengapresiasi niat baik Captain Vincent Raditya. Namun ada pula yang kontra dan menyebut seharusnya Kapten Vincent Raditya tak mengabadikan momen pencarian tersebut melalui sebuah video.

"Langsung dibikin konten," ungkap salah seorang warganet.

"Jangan dibuat konten dulu kapten, untuk menghargai keluarga korban," tutur warganet lainnya.

baca juga

"Mungkin ini bukan hanya sebuah konten, melainkan bentuk solidaritas membantu tim SAR mencari rekan seprofesi mereka yang terkena musibah," imbuh warganet lain.

"Salut capt, atas kepeduliannya, kalau bisa semua captain memberikan masukan untuk pemerintah. Supaya ke depannya aviasi Indonesia bisa semakin baik dan regulasi pemerintah bisa ditajamkan karena mengingat transportasi ini sangat penting dan juga efisien. Salam capt," komentar warganet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru 40 Sampel DNA Keluarga Korban Tragedi Air SJ182 Diterima RS Polri

Baru 40 Sampel DNA Keluarga Korban Tragedi Air SJ182 Diterima RS Polri

Jakarta | Senin, 11 Januari 2021 | 10:29 WIB

Kasus Sriwijaya Momentum Pemerintah Perbaiki Sistem Pemeliharaan Pesawat

Kasus Sriwijaya Momentum Pemerintah Perbaiki Sistem Pemeliharaan Pesawat

Surakarta | Senin, 11 Januari 2021 | 10:26 WIB

Catat! Kabar Bayi Selamat Dari Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 Hoaks

Catat! Kabar Bayi Selamat Dari Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 Hoaks

Jatim | Senin, 11 Januari 2021 | 10:30 WIB

Terkini

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:18 WIB

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 09:15 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Bekaci | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:03 WIB

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:58 WIB

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:56 WIB

×