Bangkitkan Pariwisata, Asosiasi Hotel di Thailand Minta Longgarkan Lockdown

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 27 Januari 2021 | 19:00 WIB
Bangkitkan Pariwisata, Asosiasi Hotel di Thailand Minta Longgarkan Lockdown
Suasana Pattaya yang atraktif dengan lampionnya (suara.com)

Suara.com - Terpuruknya pariwisata di Thailand sangat dirasakan oleh para pelaku, tak terkecuali sektor perhotelan.

Demi meningkatkan pariwisata, asosiasi hotel di Thailand pun meminta keringanan terkait penerapan kebijakan lockdown di beberapa tempat wisata.

Presiden Asosiasi Hotel Thailand Phisut Sae-khu mengatakan Chon Buri, salah satu daerah wisata populer di Thailand, mungkin akan dihapus dari daftar zona merah pemerintah setelah melaporkan nol infeksi baru selama beberapa hari berturut-turut.

Wisatawan diperkirakan akan segera berbondong-bondong kembali kota wisata Pattaya, Provinsi Chon Buri saat aturan wajib karantina 14 hari tidak lagi diberlakukan, lansir Bangkok Post.

Phisut mengatakan para pebisnis menghadapi masalah keuangan serius dan banyak hotel kecil hingga menengah telah gulung tikar akibat dampak pandemic.

Untuk itu, Phisut menyerukan pelonggaran pembatasan untuk meningkatkan sektor ekonomi.

"Belum ada yang bisa memprediksi berapa lama waktu dibutuhkan bagi bisnis untuk bertahan di provinsi itu untuk pulih sepenuhnya," kata dia.

Phisut menambahkan pencabutan periode karantina wajib 14 hari bagi pengunjung ke Pattaya memberikan sejumlah harapan bagi sektor pariwisata.

"Sektor bisnis di Pattaya dan kantor lokal Otoritas Pariwisata Thailand bekerja sama untuk mempromosikan pariwisata kota, terutama selama festival Songkran yang digelar bulan April tahun ini ketika pandemi diperkirakan akan surut secara signifikan," kata dia.

Baca Juga: Pekerja Migran Dominasi Kasus Baru Covid-19 di Thailand

Sementara itu, Gubernur Chon Buri Pakarathorn Thianchai mengatakan dia telah memberi tahu Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) tentang status nol kasus baru-baru ini.

"Oleh karena itu, pelonggaran pembatasan di Chon Buri bisa diharapkan segera," kata dia.

Sejak 4 Januari lalu, Thailand mengetatkan lockdown pada 28 provinsi dengan status zona merah setelah meningkatnya gelombang virus korona.

Dalam aturan ini, pemerintah melarang penggunaan semua gedung, yang dianggap berisiko menyebarkan penularan, untuk kegiatan Pendidikan, pengajaran, ujian, pelatihan, atau kegiatan lain yang akan membuat kerumunan, kecuali untuk kegiatan resmi dan amal.

Otoritas Thailand juga meminta warga yang tinggal di Zona Merah menangguhkan perjalanan keluar provinsi, kecuali jika benar-benar diperlukan.

Polisi akan dikerahkan untuk memeriksa kendaraan yang keluar dan masuk Zona Merah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI