Wih, Ada Nasi Shirataki di Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 29 Januari 2021 | 09:00 WIB
Wih, Ada Nasi Shirataki di Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman
Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Ketika menyantap masakan padang, tentu yang terlintas di kepala adalah porsi yang banyak dengan beragam menu beserta kuah dan sambal yang khas. Meski tak bisa dihitung secara pasti, tetapi Anda pasti tahu betapa banyaknya kalori yang terdapat pada seporsi nasi padang.

Itu sebabnya, bagi orang yang ingin menurunkan berat badan, rumah makan Padang akan sangat jarang dikunjungi. Ya, hal itu lantaran nasi menggunung yang jadi ciri khas makanan padang bisa membuat diet gagal total.

Tapi rumah makan padang yang satu ini berbeda, lho. Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman justru tak ragu mendekati mereka para pegiat diet, untuk menikmati makanan khas mereka.

Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman. (Suara.com/Lilis Varwati)
Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman. (Suara.com/Lilis Varwati)

Di sini, nasi putih biasa sebagai sumber karbohidrat diganti dengan makanan lain. Atau, bisa juga mengubah jenis nasi yang dikonsumsi menjadi nasi shirataki, salah satu jenis nasi yang tengah digandrungi para pegiat diet.

Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman yang baru saja melebarkan sayap bisnis dengan membuka cabang di Bintaro, Tangerang, memang hadir dengan pilihan baru lewat nasi sirataki. Walaupun sama-sama mengandung karbohidrat, nasi khas Jepang itu dinilai lebih rendah kalori, lho.

Dan kalau Anda kerap menganggap makanan diet itu tak enak, restoran ini akan membuktikan kalau Anda salah besar. Meski lebih rendah kalori dari nasi biasa, kedai Pak Ciman sukses mengolah shirataki menjadi nasi lembut yang klop dengan menu khas masakan padang, mulai dari kepala ikan kakap, aneka sayur tumis, ayam bakar, dan sambal hijau yang tak mungkin ketinggalan.

Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman. (Suara.com/Lilis Varwati)
Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman. (Suara.com/Lilis Varwati)

Di antara sekian banyak pilihan menu masakan padang, salah satu menu yang jadi andalan di Kedai Pak Ciman adalah telur dadar. Tapi selain itu, Anda juga bisa memilih menu paket yang ditawarkan mulai dari harga Rp 80 ribu. Menu ini sudah lengkap, terdiri dari nasi, 3 sampai 4 lauk, minuman, dan juga camilan.

Menu paket itu cocok bagi Anda yang ingin menggelar acara bersama keluarga, karena harga yang dibanderol sudah termasuk dengan ruangan VIP dan pelayanan selama acara. Karena itu pula, interior Kedai Pak Ciman di Bintaro itu sengaja dibuat simpel dan khas rumahan.

"Kita menarget keluarga, karena memang daerah Bintaro ini banyak perumahan. Jadi ini sangat cocok untuk tempat makan bersama keluarga," kata Kepala cabang Kedai Pak Ciman Bintaro, Tangerang, Ivan Fadhillah, ditemui saat launching beberapa waktu lalu.

baca juga

Tak terlalu suka dengan shirataki? Tenang, masih ada pilihan jenis nasi lainnya, kok. Yaitu, nasi merah. Sehingga tak ada alasan untuk tidak mengontrol kalori yang masuk.

Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman. (Suara.com/Lilis Varwati)
Restoran Nasi Kapau Kedai Pak Ciman. (Suara.com/Lilis Varwati)

Inovasi baru lewat hidangan shirataki itu sejalan dengan jargon yang diusung, yaitu 'Healthy Inside, Healthy Outside'. Bahkan dalam pembukaan cabangnya kali ini, Kedai Pak Ciman turut menggandeng Klinik Rayendra Dermathology & Aesthetic.

Pemilik Klinik Rayendra Dermathology & Aesthetic dr. Raendi Rayendra. Sp.KK., mengatakan bahwa makanan memang salah satu penyebab dari munculnya masalah kulit. Bahkan dari pemilihan nasi juga sangat menentukan jumlah kalori yang akan di dapat tubuh.

"Nasi dan shirataki sangat berbeda sekali. Nasi mengandung kalori tinggi sekali, bisa seperempatnya (total kalori dalam piring). Kalau shirataki hanya 130 (kalori), sedangkan nasi biasanya bisa sampai 160," jelasnya.

Demikian pula dengan kandungan energi gula, dokter Raendi menyebutkan, pada shirataki jumlahnya di bawah 100. Sementara nasi biasa bisa berkali lipat hingga di atas 100. Kandungan gula berlebih itu yang sebenarnya bisa merangsang masalah kulit seperti jerawat.

"Dalam masakan padang itu kan ada segala macam. Kita tahu minyak atau lemak dikatakan bisa sebabkan jerawat. Tapi itu tidak secara langsung mekanisnya," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa justru gula dan produk susu yang lebih berisiko menyebabkan munculnya masalah jerawat pada kulit. Gula mampu meningkatkan hormon endorgen, sejenis hormon laki-laki, yang secara langsung bisa menyebabkan produksi minyak di kulit. Minyak yang bertumpuk dan tersumbatnya kotoran di kulit itulah yang menyebabkan munculnya jerawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengunjungi Kafe Red Corner, Tempat Nongkrong Hits Paling Baru di Cileungsi

Mengunjungi Kafe Red Corner, Tempat Nongkrong Hits Paling Baru di Cileungsi

Lifestyle | Jum'at, 08 Januari 2021 | 10:10 WIB

Enaknya Mencicipi Menu Blasteran di Georgia Cafe

Enaknya Mencicipi Menu Blasteran di Georgia Cafe

Video | Minggu, 20 Desember 2020 | 07:00 WIB

Menyicip Sajian Ikan Laut Segar Favorit Para Artis di Mak Beng Sanur Bali

Menyicip Sajian Ikan Laut Segar Favorit Para Artis di Mak Beng Sanur Bali

Lifestyle | Jum'at, 04 Desember 2020 | 13:35 WIB

Terkini

Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara

Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara

Kalbar | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Pemilik KM Mutiara Sentosa II Diduga Bermasalah, 3 Kali Alami Kecelakaan Kapal

Pemilik KM Mutiara Sentosa II Diduga Bermasalah, 3 Kali Alami Kecelakaan Kapal

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Diduga Intimidasi Warga yang Nongkrong, Polresta Solo Amankan 4 Orang

Diduga Intimidasi Warga yang Nongkrong, Polresta Solo Amankan 4 Orang

Jawa Tengah | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Poco C81 Pro Bikin HP Entry-Level Makin Gahar, Bawa Baterai 6000mAh dan Layar 120Hz

Poco C81 Pro Bikin HP Entry-Level Makin Gahar, Bawa Baterai 6000mAh dan Layar 120Hz

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Danantara Housing Expo 2026: BRI Hadirkan KPR Cicilan Mulai Rp1 Jutaan

Danantara Housing Expo 2026: BRI Hadirkan KPR Cicilan Mulai Rp1 Jutaan

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman

Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Modus Incar Nasabah Bank, Komplotan Begal Sadis Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak!

Modus Incar Nasabah Bank, Komplotan Begal Sadis Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak!

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:53 WIB

BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026

BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026

Jawa Tengah | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah

Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Jangan FOMO All-in Saham, Investor Harus Manfaatkan AI untuk Cari Strategi

Jangan FOMO All-in Saham, Investor Harus Manfaatkan AI untuk Cari Strategi

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:50 WIB

×