Golden English Siap Dukung Masyarakat Indonesia Piawai Berbahasa Inggris

Fitri Asta Pramesti

Senin, 15 Februari 2021 | 20:09 WIB
Golden English Siap Dukung Masyarakat Indonesia Piawai Berbahasa Inggris
Golden English sediakan kelas kursus bahasa Inggris yang terjangkau. (Dok. Golden English)

Suara.com - Survei dari laman Jobstreet.com menyebutkan bahwa penggunaan bahasa Inggris di perkantoran Indonesia sudah diterapkan hingga 70 persen. Hal ini membuktikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap bahasa Inggris begitu tinggi.

Sementara berdasarkan data dari laman Statista.com, jumlah penutur bahasa Inggris di dunia telah mencapai 1,268 miliar orang. Penggunaan bahasa Inggris pun kini makin luas, baik dalam lingkup keseharian, bisnis, hingga akademis.

Dengan keterampilan bahasa Inggris, seseorang akan lebih siap menghadapi persaingan, baik dalam dunia karir, bisnis, maupun akademis.

Seperti diketahui, saat ini tes kecakapan bahasa Inggris (English Proficiency Test) banyak digunakan diberbagai institusi. Pada umumnya digunakan sebagai persyaratan untuk skripsi, melamar kerja, lanjut studi, promosi jabatan, seleksi beasiswa, dan keperluan lainnya.

Karenanya, tak heran jika kini banyak orang yang berusaha mempelajari bahasa Inggris. Kendati bisa dipelajari dengan otodidak, belajar dengan mengikuti kursus bisa dibilang menjadi salah alternatif yang patut dipertimbangkan untuk dicoba.

Bukan tanpa alasan, dengan mengikuti kursus, kita bakal didampingi oleh seorang pengajar berpengalaman. Pun, program kursus pada umumnya juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung keberhasilan belajar, diantaranya placement test, modul, konsultasi, final test, student report, sertifikat dan lain-lain.

Masalahnya, untuk mengikuti kursus bahasa Inggris, kita perlu menyiapkan biaya yang tidak sedikit. Hal ini disadari betul oleh Golden English, lembaga kurus bahasa Inggris yang berkomitmen untuk memberikan pelatihan bahasa Inggris yang berkualitas serta dapat dijangkau semua kalangan.

Founder Golden English Aldo Rinaldy mengatakan, ada persepsi di masyarakat bahwa kursus bahasa Inggris yang bagus itu pasti mahal.

“Saya sendiri merasakan, waktu kuliah nyari kursus bahasa Inggris yang murah susah banget. Saya tinggal di Pondok Gede, dapetnya di Ciputat, belajarnya di saung, enggak pake placement test, apalagi modul, enggak ada sertifikat juga. Lumayan pergi pulang Bekasi-Tangerang cuma buat kursus, demi biaya murah,” katanya mengenang, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (15/02/2021).

baca juga

Aldo menambahkan, memang ada banyak lembaga kursus di sekitar rumahnya. Namun, biayanya mahal, jutaan, bahkan hingga puluhan juta. “Setelah selesai mengikuti kursus di Ciputat, saya lanjut mengambil beberapa kursus bahasa Inggris di lembaga yang lain, kali ini saya pilih yang reputable, yang udah punya nama,” tambahnya.

Dari situ, Aldo menyimpulkan lembaga kursus murah hanya sekedar menyediakan kursus, umumnya tanpa fasilitas pendukung, sementara lembaga kursus mahal menawarkan berbagai fasilitas lebih lengkap yang mendukung keberhasilan peserta. Pengalaman ini memotivasinya untuk mendirikan lembaga kursus bahasa Inggris berkualitas dengan fasilitas unggul, namun menawarkan biaya murah.

Tak main-main dengan komitmennya, dengan biaya kursus mulai dari Rp 200 ribuan saja, para peserta kursus sudah bisa menikmati setidaknya 7 fasilitas pendukung di Golden English:

1. Kombinasi pengajar lokal dan native speaker

Bagi English learners, belajar bahasa Inggris langsung dengan native speaker dapat memberikan banyak manfaat, seperti melatih pengucapan, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengasah kemampuan listening. Beruntungnya, Golden English menyediakan fasilitas PENS (Practice English with Native Speaker) yang diadakan secara rutin. Di program PENS, pengajar native speaker secara aktif mengajak peserta berlatih percakapan bahasa Inggris. Menariknya, peserta kursus Golden English tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk mengikuti PENS.

2. Pengajar profesional dan perpengalaman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gantikan Guru di Papua Mengajar Bahasa Inggris, Aksi Mendikbud Bikin Haru

Gantikan Guru di Papua Mengajar Bahasa Inggris, Aksi Mendikbud Bikin Haru

Jogja | Jum'at, 12 Februari 2021 | 16:45 WIB

Warganet Takjub Bagus Kahfi Lancar Berbahasa Inggris

Warganet Takjub Bagus Kahfi Lancar Berbahasa Inggris

Bola | Rabu, 10 Februari 2021 | 11:31 WIB

Contoh Kalimat Simple Past Tense dan Rumusnya

Contoh Kalimat Simple Past Tense dan Rumusnya

News | Selasa, 09 Februari 2021 | 16:47 WIB

Apa Arti Spill The Tea? Ini Asal Usulnya

Apa Arti Spill The Tea? Ini Asal Usulnya

News | Selasa, 09 Februari 2021 | 13:25 WIB

Contoh Kalimat Simple Present Tense

Contoh Kalimat Simple Present Tense

News | Kamis, 28 Januari 2021 | 19:31 WIB

Potret Kondisi Terkini Bocah 'Gak Bisa Bahasa Inggris', Bikin Warganet Syok

Potret Kondisi Terkini Bocah 'Gak Bisa Bahasa Inggris', Bikin Warganet Syok

Jabar | Kamis, 21 Januari 2021 | 15:32 WIB

Terkini

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:17 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:09 WIB

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:57 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:32 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50 WIB

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:35 WIB

×