Bukan Sekadar Olahraga, Tenis Kini Jadi Ruang Relasi dan Ekspresi Diri Generasi Urban

Dinda Rachmawati

Jum'at, 29 Mei 2026 | 06:58 WIB
Bukan Sekadar Olahraga, Tenis Kini Jadi Ruang Relasi dan Ekspresi Diri Generasi Urban
Bukan Sekadar Olahraga, Tenis Kini Jadi Ruang Relasi dan Ekspresi Diri Generasi Urban (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Tenis kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup urban modern yang mencakup aspek kebugaran, relasi sosial, dan ekspresi diri.
  • Metro Tennis Terminal dan On Indonesia menyelenggarakan acara Serve & Social di Jakarta pada 10 Mei 2026.
  • Kegiatan tersebut memberikan pengalaman tenis eksklusif bagi komunitas untuk mencoba produk terbaru serta memperluas koneksi profesional.

Suara.com - Tenis kini tidak lagi dipandang sekadar olahraga kompetitif. Di tengah gaya hidup masyarakat urban yang semakin dinamis, tenis berkembang menjadi bagian dari keseharian yang berkaitan dengan kebugaran, relasi sosial, hingga ekspresi diri.

Fenomena ini terlihat dari semakin banyaknya komunitas tenis yang tumbuh di kota besar, hadirnya berbagai ruang olahraga modern, hingga meningkatnya minat generasi muda terhadap olahraga raket tersebut. 

Olahraga ini juga dianggap mampu menghadirkan keseimbangan antara aktivitas fisik, interaksi sosial, dan gaya hidup sehat dalam satu waktu. Serta menawarkan pengalaman yang lebih personal dibandingkan sekadar aktivitas kebugaran biasa. 

Banyak orang menjadikan tenis sebagai bagian dari rutinitas untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus kesehatan mental. Bermain tenis dinilai mampu membantu melepas stres, menjaga fokus, dan membangun koneksi sosial secara lebih santai.

Di sisi lain, tenis kini juga berkembang menjadi ruang networking modern. Tidak sedikit profesional muda, kreator, hingga figur publik yang menjadikan tenis sebagai medium untuk bertemu orang baru dan membangun relasi. 

Aktivitas olahraga yang dilakukan bersama menciptakan interaksi yang lebih cair dibandingkan pertemuan formal. Selain soal kebugaran dan relasi sosial, tenis juga semakin identik dengan ekspresi diri. 

Pilihan raket, sepatu, outfit olahraga, hingga gaya bermain di lapangan menjadi bagian dari identitas yang ingin ditampilkan. Karena itu, dunia tenis kini semakin dekat dengan industri fashion, lifestyle, hingga budaya urban modern.

Menurut Michael Luhukay, Chief Marketing Officer Metro Tennis Terminal, tenis saat ini sedang memasuki fase baru yang lebih luas dari sekadar olahraga.

“Tenis sedang masuk ke fase yang sangat menarik. Ini bukan lagi hanya olahraga kompetitif, tetapi juga menjadi bagian dari lifestyle, networking, wellness, dan personal expression. Melalui Serve & Social, kami ingin mempertemukan orang-orang yang sedang membentuk scene tenis Jakarta, dari pemain, kreator, public figures, sampai brand dalam satu pengalaman yang curated dan meaningful,” ujar Michael.

baca juga

Michael menambahkan bahwa pengalaman bermain kini menjadi hal yang lebih penting bagi komunitas tenis modern.

“Sebagai CMO, fokus saya adalah membangun Metro bukan hanya sebagai toko, tetapi sebagai ecosystem brand untuk racket sports. Produk tetap penting, tetapi cara orang mengalami produk itu jauh lebih penting. Kalau kita bisa membuat orang merasa lebih connected dengan sport, dengan gear, dan dengan komunitasnya, maka brand akan tumbuh dengan cara yang lebih kuat dan organic,” jelasnya.

Pandangan serupa juga disampaikan Dhananjay “Jay” Kuckreja, Managing Director Metro Tennis Terminal. Menurutnya, masa depan retail tenis kini bergerak ke arah pengalaman yang lebih menyeluruh.

“Serve & Social mencerminkan bagaimana kami melihat masa depan retail tenis. Bukan hanya soal menjual produk, tetapi bagaimana pemain bisa mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap, dari demo racket, stringing, konsultasi, sampai memahami gear yang paling cocok dengan gaya bermain mereka,” ujar Jay.

Tren ini menunjukkan bahwa tenis kini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup urban modern. Bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga soal bagaimana seseorang menjaga kebugaran, membangun relasi, dan mengekspresikan diri dalam satu aktivitas yang terasa lebih personal dan menyenangkan.

Sebagai bagian dari tren tersebut, Metro Tennis Terminal bersama On Indonesia menggelar Serve & Social, private tennis experience yang berlangsung di HQ Padel & Tennis, Pesanggrahan, pada 10 Mei 2026 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raline Shah Bagikan Cara Jaga Kesehatan Tanpa Diet Ketat

Raline Shah Bagikan Cara Jaga Kesehatan Tanpa Diet Ketat

Entertainment | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:56 WIB

Realistis atau Privilege? Mendalami Zero Waste di Lingkungan Masyarakat

Realistis atau Privilege? Mendalami Zero Waste di Lingkungan Masyarakat

Your Say | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:50 WIB

Sentuhan Desain Italia dan Gaya Hidup Aktif Bertemu dalam Konsep Gerai Premium di Bekasi

Sentuhan Desain Italia dan Gaya Hidup Aktif Bertemu dalam Konsep Gerai Premium di Bekasi

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:27 WIB

Terkini

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

News | Senin, 14 September 2026 | 17:23 WIB

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

×