Dokter Cerita Pasien Kulit Terbakar Matahari Usai Diving, Ini Kesalahan saat Pakai Sunscreen!

Farah Nabilla, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:37 WIB
Dokter Cerita Pasien Kulit Terbakar Matahari Usai Diving, Ini Kesalahan saat Pakai Sunscreen!
Dokter Eddy Widjaja, Direktur Eva Mulia Clinic [Suara.com/Dini Afrianti]
baca 10 detik
  • Direktur Eva Mulia Clinic, dr. Eddy Widjaja, menangani banyak pasien mengalami kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari berlebihan.
  • Prosedur chemical peeling dilakukan di Jakarta untuk membantu regenerasi kulit pasien yang mengalami iritasi akibat aktivitas luar ruangan.
  • Masyarakat diimbau menggunakan sunscreen secara rutin, mengenakan pakaian tertutup, dan menghindari paparan matahari langsung guna mencegah kerusakan kulit.

Suara.com - Mayoritas masyarakat Indonesia memiliki kulit sawo matang yang membuatnya relatif lebih tahan terhadap sinar matahari. Namun kini semakin banyak pasien datang ke klinik kecantikan karena mengalami kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari berlebihan.

Direktur Eva Mulia Clinic, dr. Eddy Widjaja bercerita, baru-baru ini dirinya kedatangan pasien yang mengalami iritasi hingga kulit punggung terbakar setelah diving saat cuaca panas.

Ia mengatakan olahraga outdoor memang menjadi salah satu faktor risiko kerusakan kulit, mengingat Indonesia memiliki indeks UV yang cukup tinggi.

“Ada tadi salah satunya pasien yang habis diving, kulit punggungnya terbakar matahari. Jadi memang di Indonesia indeks UV cukup tinggi,” ujar dr. Eddy saat Grand Opening Eva Mulia Clinic Priority di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).

Kulit terbakar akibat aktivitas fisik tersebut membuat perawatan yang dilakukan harus lebih berhati-hati. dr. Eddy lantas memilih melakukan tindakan chemical peeling, yaitu prosedur ketika dokter mengoleskan larutan kimia khusus ke kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan lapisan kulit terluar, sehingga kulit yang terbakar dan mengering perlahan terangkat.

“Itu melakukan chemical peeling. Jadi kita mengoleskan cairan seperti asam buah atau bahan tertentu untuk membantu regenerasi kulit,” papar dr. Eddy.

Ilustrasi kulit sunburn (Freepik/freepik)
Ilustrasi kulit terbakar (Freepik/freepik)

Dokter yang telah puluhan tahun menangani perawatan kecantikan melalui berbagai cabang Eva Mulia Clinic miliknya itu mengungkapkan, kulit terbakar akibat sinar matahari memang bisa membaik dengan sendirinya.

Namun, dengan perawatan chemical peeling yang rutin dan konsisten, proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.

“Tetapi dengan chemical peeling prosesnya bisa lebih cepat. Perawatan untuk satu sesi itu 30 menit. Kalau diperlukan bisa diulang dengan interval dua minggu. Tapi biasanya satu sampai dua kali treatment saja hasilnya sudah mulai terlihat,” jelasnya.

baca juga

Di sisi lain, dr. Eddy mengatakan saat ini semakin banyak masalah kulit bermunculan akibat paparan sinar matahari berlebihan. Bahkan di negara Asia seperti Jepang ditemukan banyak kasus kematian akibat cuaca panas.

Karena itu, menurutnya bukan hanya asupan cairan tubuh yang harus dipenuhi saat cuaca panas, tetapi juga perlindungan kulit agar tidak mengalami kerusakan hingga memicu kanker kulit.

“Jadi sebaiknya hindari paparan matahari sebisa mungkin, gunakan pakaian yang menutupi kulit, dan pakai sunscreen yang baik,” sambung dr. Eddy.

Sayangnya, dr. Eddy juga kerap mendapati masih banyak orang keliru memahami fungsi sunscreen, terutama terkait angka SPF.

“Kalau SPF itu memperpanjang waktu kulit terbakar. Tapi kalau tidak di-reapply ya tetap tidak efektif,” jelas dia.

Ia mencontohkan, seseorang yang mudah mengalami kemerahan setelah satu menit terkena matahari bisa bertahan lebih lama ketika menggunakan sunscreen SPF 30 atau SPF 50. Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada cara penggunaan dan frekuensi pemakaian ulang.

American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan penggunaan sunscreen minimal SPF 30 dengan perlindungan broad spectrum untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Penggunaan ulang sunscreen setiap dua jam, terutama setelah berkeringat atau terkena air, juga dinilai penting untuk menjaga efektivitas perlindungan kulit.

dr. Eddy menambahkan, sunscreen dengan SPF tinggi belum tentu cocok untuk semua orang. Beberapa pengguna justru mengalami rasa perih, kemerahan, atau sensasi berat pada kulit akibat produk yang tidak sesuai dengan kondisi kulit mereka.

“Ada yang merasa terlalu berat, perih, merah, atau tidak nyaman. Jadi bukan berarti SPF paling tinggi pasti paling bagus,” katanya.

Selain sunscreen, penggunaan pakaian tertutup dan menghindari aktivitas terlalu lama di bawah sinar matahari dinilai tetap menjadi langkah paling efektif untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat UV.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyarankan masyarakat menghindari paparan langsung sinar matahari pada waktu terpanas di siang hari karena suhu yang dirasakan tubuh bisa jauh lebih tinggi dibanding suhu udara sebenarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Sunscreen Wardah untuk Ibu Hamil, Formula Aman dan Anti Iritasi

4 Sunscreen Wardah untuk Ibu Hamil, Formula Aman dan Anti Iritasi

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:54 WIB

Mineral Sunscreen untuk Kulit Apa? Cek 5 Pilihan dengan Perlindungan Maksimal

Mineral Sunscreen untuk Kulit Apa? Cek 5 Pilihan dengan Perlindungan Maksimal

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 17:24 WIB

Sunscreen Apa yang Cocok untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasi Produk yang Waterproof

Sunscreen Apa yang Cocok untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasi Produk yang Waterproof

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 16:10 WIB

Sunscreen Anessa Berapa Harganya? Ini 5 Varian Terbaik dan Manfaatnya untuk Kulit

Sunscreen Anessa Berapa Harganya? Ini 5 Varian Terbaik dan Manfaatnya untuk Kulit

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 13:35 WIB

5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya

5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:10 WIB

7 Sunscreen Mengandung Centella, Menenangkan Kulit Sensitif dan Berjerawat

7 Sunscreen Mengandung Centella, Menenangkan Kulit Sensitif dan Berjerawat

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×