Kesepian Saat Pandemi Bikin Remaja Jadi Kecanduan Internet

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Rabu, 24 Februari 2021 | 05:16 WIB
Kesepian Saat Pandemi Bikin Remaja Jadi Kecanduan Internet
Ilustrasi remaja kecanduan internet. [Shutterstock]

Suara.com - Kesepian saat pandemi membuat remaja jadi kecanduan internet. Dan para remaja yang mengalami kecanduan internet ini akan semakin merasa kesepian, dan membuat mereka menghabiskan waktu lebih lama untuk online. Persis seperti lingkaran tak berujung!

Sebuah penelitian yang menyelidiki mengenai penggunaan internet yang merugikan pada remaja melibatkan 1.750 subjek penelitian di Finlandia, di mana responden diteliti dalam tiga waktu berbeda, yaitu ketika mereka berusia 16, 17, dan 18 tahun.

Hasil penelitian di atas telah dipublikasikan di jurnal Child Development, yang menyebut bahwa penggunaan internet pada remaja bagai pedang bermata dua: Penggunaan moderat berdampak positif, sedangkan penggunaan kompulsif dapat merugikan. Penggunaan kompulsif antara lain ditunjukkan dengan kecanduan game atau pemantauan terus-menerus pada media sosial.

Di tengah pandemi ini, perasaan kesepian di kalangan remaja meningkat tajam. Mereka kemudian mencari pelampiasan dari internet.

Remaja laki-laki berusia 16 tahun merupakan kelompok yang paling rentan mengalami kecanduan internet. Pada beberapa orang, kecanduan internet ini bisa mereda seiring bertambahnya usia.

"Sungguh melegakan mengetahui bahwa kecanduan internet bisa berubah pada akhir masa remaja dan selama transisi ke masa dewasa. Akibatnya, perhatian harus diberikan pada masalah ini, baik di sekolah maupun di rumah. Mengatasi kesepian juga merupakan langkah penting untuk mencegah penggunaan internet yang berlebihan," demikian dikatakan Professor of Education and Study Lead, University of Helsinki, Katariina Salmela-Aro, melansir dari News Medical.

Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa iklim rumah tangga dan pengasuhan juga penting, di mana anak-anak yang tak dekat dengan orangtuanya memiliki risiko lebih tinggi untuk terseret ke dalam penggunaan internet yang merugikan.

Pada peserta penelitian, penggunaan internet kompulsif ini memiliki kaitan dengan depresi. Depresi memprediksikan kecanduan internet, sementara kecanduan internet akan semakin meningkatkan gejala depresi.

Selain itu, kecanduan internet dapat menyebabkan masalah akademis, yang mungkin terkait dengan fakta bahwa penggunaan internet menghabiskan banyak waktu dan dapat mengganggu ritme tidur, sehingga para remaja ini kekurangan waktu belajar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Kasus Bunuh Diri, Jepang Tunjuk 'Menteri Kesepian'

Cegah Kasus Bunuh Diri, Jepang Tunjuk 'Menteri Kesepian'

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 17:50 WIB

Studi: Kebanyakan Pakai Media Sosial Malah Tingkatkan Rasa Kesepian

Studi: Kebanyakan Pakai Media Sosial Malah Tingkatkan Rasa Kesepian

Health | Sabtu, 30 Januari 2021 | 12:49 WIB

Studi Sebut Orang Kesepian Lebih Sulit Berhenti Merokok

Studi Sebut Orang Kesepian Lebih Sulit Berhenti Merokok

Health | Kamis, 31 Desember 2020 | 17:27 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×