Ingin Kasih Camilan Anak Bebas Pewarna Buatan, Ini 3 Rekomendasinya

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 24 Februari 2021 | 19:10 WIB
Ingin Kasih Camilan Anak Bebas Pewarna Buatan, Ini 3 Rekomendasinya
Camilan sehat. (Elements Envanto)

Suara.com - Camilan adalah makanan porsi kecil di antara jeda waktu makan besar. Namun sayangnya, camilan kerap terkontaminasi zat pewarna sintetis padahal sering dikonsumsi anak.

Nah bagi ibu yang khawatir ada baiknya memberikan camilan dengan kandungan pewarna alami dari buah dan sayur. Caranya bisa dengan melihat label kemasan, untuk memastikan bahan dan kandungan dari produk camilan.

Berdasarkan rilis Vero Indonesia mengutip Food Dive, Selasa (24/2/2021) para ibu juga harus memilih waktu yang tepat saat memberikan camilan anak, khususnya pada jam 10 pagi hingga jam 3 sore.

Pemberian camilan di waktu tersebut bisa meningkatkan kecukupan energi fisik dan mental anak, serta memastikan bahwa mereka mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk kegiatan belajar.

1. Camilan Yogurt

Ilustrasi yogurt. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi yogurt. (Sumber: Shutterstock)

Yogurt dan buah-buahan segar bisa jadi salah satu pilihan camilan . Khusus untuk yogurt lihat lagi komposisi kemasan, termasuk keberadaan pewarna alami.

Sederet nama pewarna sintetis yang perlu diwaspadai di antaranya merah allura, biru berlian FCF, tartrazine, kuning kuinolin, sunset yellow dan ponceau 4R, karena bisa menyebabkan hiperaktif pada anak.

Selain itu, yogurt juga mengandung protein yang dapat menjaga sel otak agar tetap kuat dan membantu anak untuk tetap fokus selama menjalani aktivitas belajar.

2. Stroberi dan bluberry

baca juga

Menambahkan stroberi atau blueberry dalam camilan juga dapat meningkatkan rasa dan daya tarik visual bagi anak-anak. Apalagi buah beri berwarna-warni ini, juga mengandung antioksidan yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak.

3. Oatmeal dan kacang-kacangan

Oatmeal. (Unsplash/Melissa Di Rocco)
Oatmeal. (Unsplash/Melissa Di Rocco)

Para ibu juga dapat mengenalkan si kecil pada camilan yang terbuat dari oatmeal, kacang-kacangan, ubi jalar, dan buah-buahan utuh lainnya.

Camilan ini juga tinggi protein dan serat yang penting untuk tumbuh kembang anak. Protein dalam kacang bisa membantu mengontrol gula darah yang lebih bertahan lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas Zat Pewarna Sintetis di Camilan Anak Bisa Sebabkan Gejala Hiperaktif

Awas Zat Pewarna Sintetis di Camilan Anak Bisa Sebabkan Gejala Hiperaktif

Health | Rabu, 24 Februari 2021 | 14:55 WIB

Dear Orangtua, Begini Cara Tumbuhkan Kebiasaan Ngemil Sehat Untuk Anak

Dear Orangtua, Begini Cara Tumbuhkan Kebiasaan Ngemil Sehat Untuk Anak

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 16:15 WIB

Boleh Dicoba Nih Bunda, 5 Cara Seru Kenalkan Camilan Sehat Untuk Anak

Boleh Dicoba Nih Bunda, 5 Cara Seru Kenalkan Camilan Sehat Untuk Anak

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 18:35 WIB

Terkini

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

×