Dear Orangtua, Begini Cara Tumbuhkan Kebiasaan Ngemil Sehat Untuk Anak

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 22 Februari 2021 | 16:15 WIB
Dear Orangtua, Begini Cara Tumbuhkan Kebiasaan Ngemil Sehat Untuk Anak
Camilan sehat. (Elements Envanto)

Suara.com - Untuk memenuhi asupan nutrisi yang baik untuk tumbuh kembangnya, si kecil tentu butuh juga mengonsumsi makanan yang bergizi. Namun, karena lambung anak-anak lebih kecil dari orang dewasa, maka untuk memenuhi kebutuhan gizinya tidak cukup dari makanan pokok saja, tapi perlu ditunjang dengan camilan.

Sayangnya, hampir semua anak Indonesia (97.7 persen) mengkonsumsi lebih banyak camilan dan minuman kemasan dibandingkan sayuran dan buah-buahan. Menurut dr. Attila Dewanti, Sp.A (K), dokter spesialis anak di RS Brawijaya Antasari, tak pernah ada kata terlambat dalam menumbuhkan kebiasaan ngemil yang baik pada anak.

“Ketika anak-anak lebih banyak beraktivitas di rumah seperti saat pandemi ini, ia cenderung mengkonsumsi lebih banyak camilan karena rasa bosan beraktivitas seharian di rumah," kata dia dalam keterangannya, Senin (22/2/2021).

Sebaliknya,  ini dapat menjadi momentum emas bagi orangtua untuk menumbuhkan kebiasaan baru, yakni memilih camilan yang lebih baik. Hal yang paling penting adalah, orangtua harus bisa memberikan teladan yang baik, karena anak-anak akan meniru gaya hidup atau pola ngemil orangtuanya.

Camilan sehat. (Elements Envanto)
Camilan sehat. (Elements Envanto)

 Upaya menumbuhkan kebiasaan baik pada anak memang perlu dilakukan, dan sebaiknya bermula dari rumah dengan para orangtua dan caretakers sebagai contoh baik. Berikut beberapa tips seru dari Paddle Pop yang bisa membantu menumbuhkan kebiasaan ngemil yang baik pada anak.

1.  Libatkan anak dalam pemilihan camilan

Supaya anak semakin paham tentang berbagai jenis camilan yang ada di pasaran, yuk libatkan mereka dalam proses pemilihannya! Orangtua dan caretakers bisa membuat jadwal mingguan dan berdiskusi dengan anak tentang camilan apa saja yang mereka inginkan, apakah camilan tersebut baik atau tidak, dan berapa banyak yang bisa mereka konsumsi per hari. Selalu berikan alasan yang bisa dimengerti anak saat melarang atau menyuruh anak makan camilan tertentu.

2. Catat camilan favorit anak dan bandingkan kandungannya

Apa saja camilan favorit anak selama ini? Apakah kandungan kalori dan gulanya tidak berlebih untuk kebutuhan gizi hariannya? Yuk evaluasi kebiasaan ngemil selama ini dengan membuat tabel yang sederhana untuk ditempel di pintu kulkas. Dengan tabel informatif ini, ajari anak membandingkan dan memilih camilan paling baik untuk sesi ngemil berikutnya.

3. Sesuaikan dengan selera anak

camilan di pasaran memang beragam, tapi tidak semua baik untuk dikonsumsi anak. Memilih camilan yang baik bukan berarti memaksakan anak-anak mengkonsumsi makanan yang kurang mereka sukai. Tugas utama orangtua dan caretakers adalah untuk menjaga keseimbangan itu,

Salah satunya dengan memilih camilan yang disukai anak, tapi dengan mengatur porsi atau memilih kandungan yang tepat untuk kebiasaan tubuhnya. Misalnya, jika anak gemar menikmati es krim, pilihlah es krim yang mengandung kebaikan susu dan buah seperti Paddle Pop, yang bisa membantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

4. Bikin sesi edukasi jadi fun dengan permainan

Yuk ajak anak belajar tentang camilan baik dengan cara yang fun! Misalnya dengan bermain ular tangga ataupun mengisi teka-teki silang yang seru. Faktanya, anak-anak belajar dengan menggunakan 5 indera mereka, mulai dari sentuhan, visual, hingga pendengaran. Oleh karena itu, belajar dengan bermain menjadi cara efektif untuk menanamkan pengetahuan baik ke dalam mindset anak.

5.  Berikan teladan yang baik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Boleh Dicoba Nih Bunda, 5 Cara Seru Kenalkan Camilan Sehat Untuk Anak

Boleh Dicoba Nih Bunda, 5 Cara Seru Kenalkan Camilan Sehat Untuk Anak

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 18:35 WIB

Resep Tahu Fantasi Kekinian, Nikmatnya Dijamin Bikin Ketagihan

Resep Tahu Fantasi Kekinian, Nikmatnya Dijamin Bikin Ketagihan

Lifestyle | Rabu, 17 Februari 2021 | 13:02 WIB

Denise Chariesta Pamer Ngemil Buah Ratusan Ribu, Aslinya Cuma Rp30 Ribu?

Denise Chariesta Pamer Ngemil Buah Ratusan Ribu, Aslinya Cuma Rp30 Ribu?

Lifestyle | Senin, 15 Februari 2021 | 08:52 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB