Awas Zat Pewarna Sintetis di Camilan Anak Bisa Sebabkan Gejala Hiperaktif

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 24 Februari 2021 | 14:55 WIB
Awas Zat Pewarna Sintetis di Camilan Anak Bisa Sebabkan Gejala Hiperaktif
Ilustrasi zat pewarna sintetis. (Pixabay)

Suara.com - Camilan acap kali mendapat stigma negatif karena sebabkan berat badan naik. Tapi camilan juga penting loh untuk kesehatan khususnya untuk anak. Untuk itu penting memastikan  camilan bernutrisi dan bebas zat pewarna sintetis.

Menurut sebuah penelitian dari University of Southampton pewarna makanan buatan seperti merah allura, biru berlian FCF, tartrazine, kuning kuinolin, sunset yellow dan ponceau 4R dapat menyebabkan peningkatan hiperaktif pada anak.

Mencegah ini, berdasarkan siaran pers Vero Indonesia, Selasa (24/2/2021) mengutip Standar Pangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pembatasan zat pewarna makanan sintetis seperti kuning kuinolin pada produk susu, permen, kue, hingga jajanan sudah dilakukan.

Sayangnya menurut hasil riset dari Data Bridge Market Rresearch, masih saja ada kekhawatiran bahaya kesehatan, meski aturannya sudah diperketat.

Ilustrasi camilan. 

Tapi mirisnya masih saja ditemukan pewarna makanan dalam camilan seperti cereal, permen, frosting, biskuit, dan minuman manis m mereka mudah tertarik pada warna-warna cerah.

Apalagi zat pewarna acap kali membuat makanan jadi lebih menarik, sehingga mempengaruhi orang untuk membeli. Termasuk juga menambah aroma dan rasa, hal ini dibuktikan melalui studi Emerald Insight yang menunjukkan 90 persen pembeli membeli produk hanya berdasarkan warna dan rasa yang dirasakan.

Alih-alih berfokus pada camilan dengan aroma dan rasa, disarankan para ibu untuk membeli camilan dengan pewarna alami dari buah atau sayur.

Untuk lebih menjaminnya, ibu bisa melihat label kemasan pada saat membeli produk makanan untuk memastikan bahan dan kandungan dalam produk tersebut memang alami, juga aman dikonsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Orangtua, Begini Cara Tumbuhkan Kebiasaan Ngemil Sehat Untuk Anak

Dear Orangtua, Begini Cara Tumbuhkan Kebiasaan Ngemil Sehat Untuk Anak

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 16:15 WIB

Boleh Dicoba Nih Bunda, 5 Cara Seru Kenalkan Camilan Sehat Untuk Anak

Boleh Dicoba Nih Bunda, 5 Cara Seru Kenalkan Camilan Sehat Untuk Anak

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 18:35 WIB

Resep Tahu Fantasi Kekinian, Nikmatnya Dijamin Bikin Ketagihan

Resep Tahu Fantasi Kekinian, Nikmatnya Dijamin Bikin Ketagihan

Lifestyle | Rabu, 17 Februari 2021 | 13:02 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB