alexametrics

Meninggal Dengan Estetika, Lansia Kunjungi Museum untuk Permintaan Terakhir

M. Reza Sulaiman | Aflaha Rizal Bahtiar
Meninggal Dengan Estetika, Lansia Kunjungi Museum untuk Permintaan Terakhir
ilustrasi lansia permintaan terakhir. (Shutterstock)

Seorang lansia memiliki permintaan terkasih tak biasa. Ia meminta untuk dapat mengunjungi museum Rijks di Amsterdam, Belanda.

Suara.com - Permintaan terakhir sebelum meninggal dunia bisa berbentuk apa saja. Lazimnya, seseorang akan meminta maaf atau bertemu orang terkasih sebagai permintaan terakhir.

Namun, seorang lansia memiliki permintaan terkasih tak biasa. Ia meminta untuk dapat mengunjungi museum Rijks di Amsterdam, Belanda.

Akun @Rijksmusem mengunggah cerita serang lansia yang ingin mengunjungi museum, demi bisa melihat lukisan-lukisan yang disimpan untuk terakhir kalinya.

Postingan tersebut diunggah kembali oleh @suara.kawula, yang menyorot lansia dengan permintaan untuk menemukan lukisan favoritnya.

Baca Juga: Semarakkan Imlek, Museum Sonobudoyo Pamerkan Wayang Cina Langka di Dunia

Ditemani oleh seorang pemandu museum, pemandu menceritakan lukisan tersebut kepada lansia tentang seni. Tak hanya itu, setelah permintaan terwujud dan telah dipenuhi, lansia tersebut meninggal dengan bahagia setelah kunjungannya ke museum.

Postingan ini mendapat tanggapan dari warganet, yang justru menyorot permintaan yang tidak biasa untuk orang yang mau menghadap kematian.

“Meninggal dengan estetika,” ungkap warganet.

“Pengen minta maaf sama orang-orang yang bilang mulut gue gak di ayak,” ungkap warganet yang lain.

Tentunya lukisan tersebut merupakan lukisan karya klasik, dengan gambar berupa seorang lelaki dan perempuan yang sedang berusaha menenangkan.

Baca Juga: 23 Februari Monpera Diresmikan, Museum Mengenang Perjuangan Rakyat

Mungkin saja, makna lukisan tersebut sangat berkesan bagi lansia tersebut, yang mengajarkan arti kesabaran maupun ketabahan.

Komentar