Kisah Perempuan Penenun Bertahan di Tengah Pandemi

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 24 Maret 2021 | 14:00 WIB
Kisah Perempuan Penenun Bertahan di Tengah Pandemi
Kisah perempuan penenun Indonesia. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Pandemi Covid-19 berdampak bukan hanya pada sektor kesehatan. Tapi juga nyaris ke semua sektor kehidupan.

Salah satu yang terdampak keras ialah sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sejak pandemi Covid-19, mobilitas dibatasi untuk menccegah penularan virus corona.

Hal itu praktis membuat industri pariwisata rontok dan ekonomi kreatif lesu pembeli. Adapun salah satu merasakan dampak itu ialah para pengrajin ulos di sejumlah wilayah di Indonesia.

Dalam keterangan yang diterima Suara.com, Rabu, (24/3/2021), Sartika Martilova Sihombing, seorang perempuan penenun ulos dan pemilik Soit Tenun Ulos dari Tapanuli Utara, Toba, mengatakan bahwa pandemi Covid-19 menjadi tantangan yang sulit baginya.

“Sebagai penenun ulos, pandemi Covid-19 merupakan tantangan yang berat. Awal pandemi saya sempat pesimis bisa bertahan sebagai penenun ulos, karena pesanan tenun ulos turun drastis," kata Sartika.

Kisah perempuan penenun Indonesia. (Dok: Istimewa)
Kisah perempuan penenun Indonesia. (Dok: Istimewa)

Setelah beberapa bulan masa pandemi, Ia mulai bangkit dan semangat lagi. Salah satu yang membuat semangat bertenunnya kembali adalah pendampingan program Kita Muda Kreatif dari UNESCO-CITI Indonesia.

"Ketika mengikuti berbagai pelatihan daring, saya melihat ternyata bukan hanya saya yang terdampak COVID-19, teman-teman para wirausaha muda lain juga ikut terdampak. Dari situ kami saling berbagi informasi dan bertukar pengalaman tentang cara untuk tetap bertahan," ujar dia.

Sementara itu di lain tempat, Sri Hartini, Ketua Kelompok Nina Penenun dari Pringgasela, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, juga memiliki kisah serupa.

“Kami berharap UNESCO bisa membantu kami meregenerasi penenun yang ada di Desa Pringgasela Selatan. Dengan berbagai pelatihan yang dapat meningkatkan kapasitas anak muda di bidang tenun, kami yakin kami akan bisa mempertahankan budaya menenun di sini," ujar Sri Hartini.

Kelompok Nina Penenun berkomitmen untuk melestarikan tenun yang ada di Pringgasela. Tindak nyatanya yang dilakukan ialah mengajari anak-anak di Pringgasela Selatan untuk menenun melalui sekolah tenun.

"Para ibu-ibu anggota kami sosialisasikan untuk mengajari anak-anaknya menenun. Kami yakin dengan program-program yang kami lakukan kelestarian tenun yang ada di Desa Pringgasela Selatan dapat terjaga," kata Sri.

Kisah perempuan penenun Indonesia. (Dok: Istimewa)
Kisah perempuan penenun Indonesia. (Dok: Istimewa)

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Irini Dewi Wanti, SS., M.SP, menjelaskan bahwa perempuan penenun atau Partonum, adalah seniman. Mereka adalah pekerja seni, menenun bukan hanya masalah ekonomi keluarga tapi juga mewarisi budaya.

"Partonun bekerja demi kelangsungan warisan mahakarya nenek moyang, menjaga filosofi hidup orang Batak, serta kemahiran tradisional yang tidak semua orang dapat melakukannya," kata dia.

"Karenanya Partonum Perempuan adalah penjaga budaya, dalam masa krisis apapun dia akan tetap bertenun, karena sebagai seniman ia akan tenggelam dalam dunianya. Seberapapun hasil yang diterima maka itulah yang mereka jalani, selanjutnya adalah tugas kita membantu menyejahterakan mereka.”

“Meskipun Hari Perempuan Internasional dirayakan setiap tahunnya, kerja keras dan pencapaian kaum perempuan tidak selalu mendapatkan perhatian yang layak mereka terima. Ketidakadilan ini terus berlanjut ke dunia politik, lembaga bisnis dan akademis, serta di bidang seni dan budaya," imbuh Hans Thulstrup, Officer-in-Charge, UNESCO Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kawasan Badui Sepi Wisatawan, 2.000 Perajin Kain Tenun Terpaksa Berhenti

Kawasan Badui Sepi Wisatawan, 2.000 Perajin Kain Tenun Terpaksa Berhenti

Lifestyle | Minggu, 21 Maret 2021 | 05:30 WIB

Makin Mantap, Produk Tenun Khatulistiwa Bakal Diekspor

Makin Mantap, Produk Tenun Khatulistiwa Bakal Diekspor

Kalbar | Selasa, 16 Maret 2021 | 11:28 WIB

Pesona Ibu Negara Iriana Jokowi Kenakan Busana Hasil Tenun Payakumbuh

Pesona Ibu Negara Iriana Jokowi Kenakan Busana Hasil Tenun Payakumbuh

Sumbar | Rabu, 03 Maret 2021 | 20:28 WIB

Terkini

4 Cara Mudah Mengusir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Racun!

4 Cara Mudah Mengusir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Racun!

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:09 WIB

5 Serum yang Bikin Wajah Glowing dan Plumpy Menurut Review Pengguna, Mulai Rp20 Ribuan

5 Serum yang Bikin Wajah Glowing dan Plumpy Menurut Review Pengguna, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:00 WIB

Belanja Sambil Jajan Kuliner Jepang? Pengalaman Ini Kini Bisa Dinikmati di Jakarta Utara

Belanja Sambil Jajan Kuliner Jepang? Pengalaman Ini Kini Bisa Dinikmati di Jakarta Utara

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:46 WIB

Fenomena Dating App Fatigue, Ketika Mencari Cinta Justru Berakhir Melelahkan

Fenomena Dating App Fatigue, Ketika Mencari Cinta Justru Berakhir Melelahkan

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:41 WIB

Menyiapkan Generasi Penjaga Lingkungan, Ratusan Pelajar Belajar Konservasi di Hutan Mangrove

Menyiapkan Generasi Penjaga Lingkungan, Ratusan Pelajar Belajar Konservasi di Hutan Mangrove

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:33 WIB

Cara Membedakan Sepatu Melissa Ori dan KW, Awas Tertipu Barang Palsu

Cara Membedakan Sepatu Melissa Ori dan KW, Awas Tertipu Barang Palsu

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:24 WIB

Hukum Menikah saat Hamil Duluan, Apakah Harus Menunggu Lahiran? Ini Kata Ulama

Hukum Menikah saat Hamil Duluan, Apakah Harus Menunggu Lahiran? Ini Kata Ulama

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:07 WIB

Anak Hasil Hamil di Luar Nikah Nasabnya ke Siapa? Ini Pandangan Ulama dan Hukum Indonesia

Anak Hasil Hamil di Luar Nikah Nasabnya ke Siapa? Ini Pandangan Ulama dan Hukum Indonesia

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:03 WIB

Profil Eka Rismayanti dan Radiansyah, Pasutri Owner WO Marwah yang Tipu 58 Calon Pengantin

Profil Eka Rismayanti dan Radiansyah, Pasutri Owner WO Marwah yang Tipu 58 Calon Pengantin

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:03 WIB

3 Zodiak yang Keuangannya Paling Bersinar dan Hoki Mulai 2 Juni 2026, Kamu Termasuk?

3 Zodiak yang Keuangannya Paling Bersinar dan Hoki Mulai 2 Juni 2026, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:02 WIB