Kawasan Badui Sepi Wisatawan, 2.000 Perajin Kain Tenun Terpaksa Berhenti

Dythia Novianty Suara.Com
Minggu, 21 Maret 2021 | 05:30 WIB
Kawasan Badui Sepi Wisatawan, 2.000 Perajin Kain Tenun Terpaksa Berhenti
Pemukiman Badui. [Antara]

Suara.com - Pandemi Covid-19 berdampak pada kawasan Badui, pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, sepi wisatawan.

"Omzet pendapatan menurun drastis hingga 95 persen," ujar Yanti (48), salah seorang pedagang kerajinan di Kampung Kadu Ketug, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, dilansir laman Antara, Minggu (21/3/2021).

Bahkan, terkadang seharian tidak ada pembeli dan menyebabkan masyarakat Badui semakin terpukul.

Meskipun begitu, masyarakat Badui tidak patah semangat dan tetap menunggu pengunjung, sambil memajangn aneka kerajinan di depan bale rumahnya.

"Kami saat ini omzet pendapatan menurun drastis dibandingkan sebelum Kawalu dan pandemi COVID-19," kata Yanti

Hal ini diamini Jali (65), seorang pedagang warga Kadu Ketug, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak mengatakan sejak setahun terakhir ini omzet pendapatan menurun, terlebih bulan Kawalu dan pandemi Covid-19.

Perkampungan masyarakat Badui, dia menambahkan, tampak sepi dari wisatawan, sehingga berdampak terhadap perekonomian warga adat setempat.

Bahkan, pedagang yang berjualan di kawasan permukiman Badui bisa dihitung dengan jari tangan.

"Kami meski wisatawan sepi, namun tetap berjualan di bale rumah," katanya menjelaskan.

Baca Juga: Mulai Selasa Besok, Warga Bali Harus Pakai Endek

Ia mengatakan, para pedagang aneka kerajinan Badui itu di antaranya kain tenun, pakaian batik, kaos, tas koja, suvenir, golok, minuman jahe, gula aren, lomat, selendang, dan madu.

Produk kerajinan Badui itu dijual mulai Rp 10 ribu sampai Rp 350 ribu, dan sebagian besar pembelinya wisatawan.

"Jika wisatawan ke sini sepi tentu pendapatan juga menurun drastis dan terkadang tidak laku," katanya pula.

Tetua adat yang juga Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak Saija mengaku bahwa saat ini permukiman Badui memang dilarang dikunjungi wisatawan, karena memasuki bulan Kawalu atau bulan larangan.

Sekitar 2.000 perajin Badui kini menghentikan kegiatan memproduksi kain tenun dan kerajinan lainnya, karena tidak ada wisatawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI