Jerome Polin Ungkap 2 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia dengan Jepang

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Senin, 29 Maret 2021 | 19:15 WIB
Jerome Polin Ungkap 2 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia dengan Jepang
Jerome Polin [Instagram/@jeromepolin]

Suara.com - Nyaris empat tahun sudah Jerome Polin Sijabat, seorang YouTuber yang dikenal sebagai Jerome Polin, tinggal di Jepang sebagai mahasiswa ilmu Matematika Terapan dengan beasiswa penuh. Hasilnya, Jerome sedikit banyak sudah cukup mengenal pola pendidikan di Negeri Sakura tersebut.

Dalam acara Live Instagram bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Senin (29/3/2021), Jerome blak-blakan mengenai beberapa perbedaan sistem pendidikan di Jepang dan di Indonesia, khususnya terkait kemandirian. Apa saja, berikut rangkumannya!

Jerome Polin Lakukan Tes Saliva Covid-19 (Instagram/Jerome Polin)
Jerome Polin Saat Lakukan Tes Saliva Covid-19 di Jepang (Instagram/Jerome Polin)

Tidak ada petugas kebersihan di sekolah
Jerome bercerita seluruh sekolah dan universitas di Jepang tidak memiliki petugas kebersihan yang membersihkan ruang kelas, toilet hingga kantin. Semua tanggung jawab merawat dan membersihkan fasilitas sekolah dilakukan oleh siswa atau mahasiswa di sana.

"Di sekolah itu bagaimana kita harus kita sendiri yang bersihin sekolah, bersihin kantin sendiri, toilet sendiri, kelas sendiri, semua dibersihin sama siswa setelah pulang sekolah," ungkap Jerome.

Aksi dan perilaku yang dilatih oleh sistem sekolah atau pendidikan itu, kata Jerome, telah memengaruhi dan membentuk mental siswa atau pelajar di Jepang untuk taat dan disiplin serta patuh menjaga kebersihan. "Itu melatih tanggungjawab dan melatih kerjasama antar teman," ungkap Jerome.

Tidak banyak mendapat soal pelajaran
Jerome bercerita, hal tersebut ia rasakan betul saat awal belajar di salah satu universitas Tokyo, Jepang. Jika di Indonesia, ia mengaku terbiasa 'dijejali' dengan beragam soal, namun di lembaga tempatnya belajar di Jepang, ia lebih dituntut untuk berpikir kritis.

Sehingga alih-alih diberikan soal, para pengajar maupun teman-teman Jerome sesama mahasiswa terbiasa membuat teori dan berpikir dengan konsep 'kenapa' dan 'bagaimana'.

"Mereka terbiasa kerjain esai, terbiasa kenapa dan kenapa. Saya sendiri kaget ketika kuliah di sini (Jepang) dan melihat mereka, betapa mudahnya keluarkan pertanyaan atau opini yang itu benar-benar didukung fakta tertentu dan keren banget," tuturnya.

Bagaimana, tertarik melanjutkan pendidikan di Negeri Matahari Terbit seperti Jerome 'Mantappu Jiwa' Polin Sijabat?

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Akses Pendidikan, Kemendikbud Luncurkan KIP Kuliah Merdeka

Tingkatkan Akses Pendidikan, Kemendikbud Luncurkan KIP Kuliah Merdeka

News | Senin, 29 Maret 2021 | 11:15 WIB

Kekeyi Unggah Potret Semasa SD, Netizen: "Manis, mirip Icha uttaran"

Kekeyi Unggah Potret Semasa SD, Netizen: "Manis, mirip Icha uttaran"

Banten | Kamis, 25 Maret 2021 | 10:05 WIB

Belajar Tatap Muka akan Dibuka: Logikanya Dimana, Ini Bisa Mengerikan

Belajar Tatap Muka akan Dibuka: Logikanya Dimana, Ini Bisa Mengerikan

News | Rabu, 24 Maret 2021 | 11:06 WIB

Terkini

DIY Catat Rekor 161 Hari Tanpa Hujan, Pakar UGM Dorong Gerakan Panen Air

DIY Catat Rekor 161 Hari Tanpa Hujan, Pakar UGM Dorong Gerakan Panen Air

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Berhenti Tanya Kapan Nikah! Menikah Bukan Perlombaan, tapi Soal Kesiapan Mindset dan Jodoh

Berhenti Tanya Kapan Nikah! Menikah Bukan Perlombaan, tapi Soal Kesiapan Mindset dan Jodoh

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:33 WIB

HGBT Diperpanjang, Industri Masih Kesulitan Pasokan Gas Murah

HGBT Diperpanjang, Industri Masih Kesulitan Pasokan Gas Murah

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Dudung Ungkap Instruksi Keras Prabowo Soal Karhutla: Jangan Tunggu Hujan Turun

Dudung Ungkap Instruksi Keras Prabowo Soal Karhutla: Jangan Tunggu Hujan Turun

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Amnesty Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran, Soroti Revisi UU TNI hingga Program MBG

Amnesty Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran, Soroti Revisi UU TNI hingga Program MBG

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:32 WIB

857 Km Jarak Prabowo dengan Gibran: RI 1 Rapat Kabinet, Gibran Sibuk Sendiri di Pesantren

857 Km Jarak Prabowo dengan Gibran: RI 1 Rapat Kabinet, Gibran Sibuk Sendiri di Pesantren

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:31 WIB

What I Talk About When I Talk About Running: Pelajaran tentang Disiplin dan Ketekunan

What I Talk About When I Talk About Running: Pelajaran tentang Disiplin dan Ketekunan

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Gaji Pas-pasan Tapi Dituntut Mapan di Usia 25? Jangan Insecure, Pahami Rahasia Compounding Interest

Gaji Pas-pasan Tapi Dituntut Mapan di Usia 25? Jangan Insecure, Pahami Rahasia Compounding Interest

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Guterres dan Menlu Arrmanatha Bertemu di Kemlu, Bahas Tantangan Global

Guterres dan Menlu Arrmanatha Bertemu di Kemlu, Bahas Tantangan Global

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Suporter Mulai Ramai Protes Karhutla, Bonek dan Bobotoh Terdepan

Suporter Mulai Ramai Protes Karhutla, Bonek dan Bobotoh Terdepan

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:24 WIB

×