6 Cara Mudah Bikin Rumah Lebih Sejuk Tanpa Pendingin Ruangan

Vania Rossa

Senin, 31 Mei 2021 | 06:43 WIB
6 Cara Mudah Bikin Rumah Lebih Sejuk Tanpa Pendingin Ruangan
Ilustrasi Rumah Lebih Sejuk Tanpa Pendingin Ruangan. (Dekoruma)

Suara.com - Meski masih turun hujan sesekali, Indonesia kini tengah bersiap memasuki musim kemarau. Panas matahari akan terasa lebih menyengat, dan suhu yang tinggi bahkan akan dirasakan sampai ke dalam rumah. Cara paling mudah untuk membuat rumah terasa lebih dingin dan sejuk tentunya dengan menyalakan pendingin ruangan atau AC. Namun, menyalakan AC terus-menerus juga membuat tagihan listrik membengkak.

Udara dingin dari pendingin ruangan juga seringkali membuat kulit dan bibir kering, serta mata yang mudah perih dan lelah, apalagi kalau terlalu lama berada di dalam ruangan ber-AC.

Faktanya, masih ada cara-cara lain untuk mendinginkan rumah dan membuat udara di dalam rumah terasa lebih sejuk. Beberapa di antaranya mungkin Anda sudah tahu atau pernah mendengar. Sementara, beberapa lainnya mungkin belum disadari sebelumnya, namun ternyata mudah dilakukan.

Mengurangi ketergantungan pendingin ruangan di musim kemarau bukan cuma bisa membuat Anda berhemat, tapi juga lebih ramah lingkungan. Maka dari itu, Dekoruma punya enam cara mudah untuk membuat rumah Anda terasa lebih sejuk selama musim kemarau, tanpa pendingin ruangan.

1. Dinding Berwarna Terang
Terutama dalam ruangan yang ukurannya tidak terlalu besar, menggunakan cat dinding berwarna terang adalah krusial. Selain memberikan efek ruangan yang lebih besar, cat dinding berwarna terang seperti putih tidak akan menyerap panas di siang hari dan mengeluarkannya di malam hari.

Cat dinding berwarna gelap seperti hitam atau biru tua akan menyerap panas matahari di siang hari. Yang kemudian, keluar pada sore dan malam hari, membuat temperatur ruangan meningkat.

Sementara itu, cat berwarna putih atau abu-abu muda akan cenderung memantulkan cahaya, alih-alih menyerapnya.

2. Memakai Peralatan Elektronik Secukupnya
Sebagian orang mungkin sudah mengetahui bahwa peralatan elektronik juga merupakan sumber panas di dalam rumah. Untuk itu, selalu biasakan untuk menggunakan peralatan elektronik secukupnya.

Meminimalkan penggunaan lampu di siang hari sebisa mungkin, bahkan LED sekalipun, mematikan televisi, komputer, atau barang elektronik lain ketika sudah tidak dipakai.

baca juga

Tidak hanya sampai di situ, kebiasaan-kebiasan kecil seperti meninggalkan charger ponsel masih tercolok juga bisa menyebabkan peningkatan suhu. Ingat bahwa alat apapun yang dialiri listrik menghasilkan panas.

3. Hindari Penggunaan Material Sintetis
Cara ini yang terkadang tidak disadari oleh pemilik rumah karena terkesan sepele. Namun, ternyata cukup memberikan pengaruh terhadap rasa sejuk di rumah. Material sintetis dalam hal ini adalah kulit sintetis untuk sofa atau bahan kain sintetis seperti polyester atau kanvas yang dipakai untuk perabot lainnya.

Bahan-bahan ini memang lebih murah dibandingkan kulit asli, linen, atau katun. Namun, material ini kurang breathable atau membuat kulit tidak bisa bernapas atau tidak menyerap keringat.

Dengan udara yang sudah panas dan berkeringat, kulit yang terkena material ini akan terasa lebih panas, lengket, dan lembab. Oleh karenanya, lebih baik mengeluarkan dana yang lebih banyak untuk kenyamanan Anda dan keluarga di rumah.

4. Membuka Pintu dan Jendela Lebar-lebar
Ruangan yang jarang dipakai di rumah biasanya ditutup pintu dan jendelanya. Meski tidak digunakan, coba untuk membuka pintu dan jendela ruangan di siang hari pada musim kemarau. Menutup ventilasi hanya akan membuat udara panas terperangkap dan membuat ruangan panas bahkan saat malam hari.

Cara ini akan lebih efektif kalau rumah Anda menggunakan sistem ventilasi silang. Ini berarti adanya dua ventilasi (pintu atau jendela) yang dipasang berhadap-hadapan dalam sebuah ruangan.

Ventilasi seperti ini memperlancar sirkulasi udara, membuang udara panas di dalam rumah keluar, tergantikan dengan udara baru yang suhunya lebih dingin.

5. Memperbanyak Tanaman dan Ruang Hijau
Terdapat banyak cara untuk bisa menambah jumlah tanaman atau bahkan membuat ruang hijau di dalam rumah. Tanaman memang punya kemampuan menurunkan suhu ruangan karena oksigen yang dikeluarkannya dari proses respirasi. Maka dari itu, Anda bisa mulai dengan menambah tanaman indoor dalam ruangan-ruangan yang jadi pusat aktivitas.

Kemudian, upaya ini bisa ditingkatkan dengan membuat taman di tengah rumah. Sirkulasi udara akan terjadi lebih signifikan karena dibantu oleh area taman yang punya tekanan udara yang berbeda dengan interior rumah.

Demikian juga dengan taman vertikal. Tren taman untuk hunian dengan luas terbatas ini bisa menjadi pilihan yang menarik. Selain mencegah pantulan sinar matahari, taman vertikal juga merupakan elemen dekorasi yang menenangkan.

6. Halangi Sinar Matahari dengan Tirai
Cara ini akan selalu jadi yang paling mudah dalam daftar ini. Tirai adalah salah satu cara paling efektif untuk memblok sinar matahari untuk masuk ke dalam rumah. Pada dasarnya semua tirai atau roller blind bisa melakukannya, namun yang membedakan adalah tingkat kemampuan dalam menghalangi sinar matahari.

Jika Anda masih ingin mendapatkan sinar matahari alami, pasang tirai transparan di belakang tirai konvensional. Lalu, untuk proteksi maksimal untuk kamar tidur, misalnya, tirai dengan teknologi sun block dan thermal insulation menyeluruh sudah mudah untuk didapatkan.

Di luar cara-cara mudah ini, menjaga rumah untuk tetap sejuk tanpa pendingin ruangan di musim kemarau juga didukung oleh faktor struktural dari arsitektur rumah. Hunian dengan langit-langit tinggi, pengaturan plafon yang strategis, dan penggunaan alat bantu seperti material pelapis atap tahan panas dan kipas akan memaksimalkan rumah yang sejuk.

Artikel terkait:

Sejukkan Halaman Rumah dengan Kolam Minimalis, Begini Cara Membuatnya!
Desain Ruang Tamu Sejuk dan Teduh Berkat Suasana yang Menyegarkan
Agar Hunian Sejuk Tanpa AC, Gunakan Kipas Angin dengan 7 Model Berikut!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Mewah, Rumah Raditya Dika Serasa Mal gara-gara Punya Fasilitas Ini

Makin Mewah, Rumah Raditya Dika Serasa Mal gara-gara Punya Fasilitas Ini

Lifestyle | Selasa, 04 Mei 2021 | 18:45 WIB

8 Trik Buat Rumah Lebih Sejuk Saat Musim Kemarau

8 Trik Buat Rumah Lebih Sejuk Saat Musim Kemarau

Lifestyle | Jum'at, 02 April 2021 | 09:26 WIB

Rumah Tetap Dingin dan Hemat Listrik Tanpa AC

Rumah Tetap Dingin dan Hemat Listrik Tanpa AC

Lifestyle | Senin, 22 Maret 2021 | 14:26 WIB

Terkini

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

×