Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Dicky Prastya

Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB
Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkritik pertumbuhan ekonomi era Jokowi yang lebih lambat dibanding masa SBY dalam rapat DPD RI, Senin (14/9/2026).
  • Purbaya menyatakan pertumbuhan ekonomi era SBY mencapai enam persen dengan kenaikan PDB per kapita hampir tiga puluh persen, sementara era Jokowi sekitar lima persen.
  • Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai enam hingga enam setengah persen guna meningkatkan PDB per kapita dan kesejahteraan masyarakat secara signifikan.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkritik pertumbuhan ekonomi yang terjadi di era Presiden ke-6 RI Joko Widodo (Jokowi). Ia menilai kalau ekonomi saat itu tumbuh lambat ketimbang di era Presiden ke-5 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Mulanya Menkeu Purbaya bercerita kalau selama 10 tahun pemerintahan SBY, pertumbuhan ekonomi Indonesia ada di sekitar 6 persen. Berbeda dengan 10 tahun selanjutnya era Jokowi, yang pertumbuhannya sekitar 5 persen hingga bahkan di bawahnya.

"Kalau kita lihat kan dalam 10 tahun pemerintahan Pak SBY itu tumbuh sekitar 6 persen. 10 tahun berikutnya pertumbuhan kita sekitar 5% atau di bawah. Sekarang kita dorong ke arah 6 persen. Sebelum itu kan prospeknya 5 persen atau di bawah," katanya saat Rapat Kerja dengan DPD RI yang dipantau virtual, Senin (14/9/2026).

Purbaya menyebut, saat ini Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi di angka 6 hingga 6,5 persen. Ia berjanji Pemerintah saat ini bakal mengakselerasikan kebijakan sehingga Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita bakal meningkat signifikan.

"Dengan pertumbuhan 6-6,5% atau lebih, kita bisa akselerasikan nanti berapa tahun ke depan, GDP (Gross Domestic Product atau PDB) per kapita kita akan meningkat dengan signifikan sekali," lanjutnya.

Momen akrab penuh canda dan tawa tampak dari raut wajah Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming di upacara kemerdakaan HUT RI ke-81 di Istana, Senin (17/8/2026). [Suara.com/Novian]
Momen akrab penuh canda dan tawa tampak dari raut wajah Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming di upacara kemerdakaan HUT RI ke-81 di Istana, Senin (17/8/2026). [Suara.com/Novian]

Bendahara Negara kembali membandingkan GDP era SBY yang naik hingga 300 persen atau tiga kali lipat ketika pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen. Berbeda dari era Jokowi yang dianggapnya pertumbuhan ekonomi agak lambat.

"Kalau kita lihat zaman Pak SBY itu 6% pertumbuhannya, PDB per kapitanya naik hampir 300 persen, 3 kali lipat. Jadi di situ sejahtera lebih cepat, karena sebelumnya kita pertumbuhannya agak lambat," beber dia.

"Jadi, itulah alasannya kenapa Pak Prabowo ingin menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat, supaya masyarakat kita lebih sejahtera lagi dengan lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya," jelas Purbaya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5-6 Persen, Tapi Puluhan Juta Warga Masih Rentan Miskin

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5-6 Persen, Tapi Puluhan Juta Warga Masih Rentan Miskin

News | Senin, 14 September 2026 | 12:42 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

Terkini

Gubernur Sherly Curhat ke DPR 'Kena PHP' Kementerian Nusron Wahid soal Legalitas Lahan Petani

Gubernur Sherly Curhat ke DPR 'Kena PHP' Kementerian Nusron Wahid soal Legalitas Lahan Petani

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:37 WIB

Dulu Menteri Koboi, Kini Purbaya Cuma Ucapkan 51 Kata Saat Tinggalkan Kursi Menkeu

Dulu Menteri Koboi, Kini Purbaya Cuma Ucapkan 51 Kata Saat Tinggalkan Kursi Menkeu

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 14:36 WIB

Bukan Kisah Menyeramkan, Ini Keunikan Persahabatan di Buku The Skeleton and the Cat

Bukan Kisah Menyeramkan, Ini Keunikan Persahabatan di Buku The Skeleton and the Cat

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:33 WIB

Purbaya Akui Dicopot Prabowo Gegara Rombak Ratusan Pejabat Kemenkeu

Purbaya Akui Dicopot Prabowo Gegara Rombak Ratusan Pejabat Kemenkeu

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 14:32 WIB

Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat

Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:30 WIB

Di Prai Ijing, Warga Merawat Tradisi Sambil Menghidupkan Kampung Lewat Pariwisata

Di Prai Ijing, Warga Merawat Tradisi Sambil Menghidupkan Kampung Lewat Pariwisata

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:30 WIB

Rekomendasi Warna Keberuntungan untuk Cat Kamar Berdasarkan Zodiak

Rekomendasi Warna Keberuntungan untuk Cat Kamar Berdasarkan Zodiak

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:29 WIB

Thierry Henry dan Legenda Arsenal Lain Bakal Gegerkan Stadion GBK

Thierry Henry dan Legenda Arsenal Lain Bakal Gegerkan Stadion GBK

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 14:29 WIB

Konten Mindfulness Maudy Ayunda Dikritik Tone Deaf, di Mana Letak Masalahnya?

Konten Mindfulness Maudy Ayunda Dikritik Tone Deaf, di Mana Letak Masalahnya?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:26 WIB

Agustyarsyah Pejabat Eselon I BPN Diperiksa Polisi di Kasus Mafia Tanah Modus 'Bayclin'

Agustyarsyah Pejabat Eselon I BPN Diperiksa Polisi di Kasus Mafia Tanah Modus 'Bayclin'

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:22 WIB

×