Viral Video Rayakan Ulang Tahun Saat Sedang Positif Covid-19, Satgas: Bisa Dilaporkan!

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 14 Juli 2021 | 05:56 WIB
Viral Video Rayakan Ulang Tahun Saat Sedang Positif Covid-19, Satgas: Bisa Dilaporkan!
Ilustrasi ulang tahun (m_u_z007)

Suara.com - Sebuah video viral di media sosial yang menunjukkan sebuah acara ulang tahun dihadiri sejumlah tamu. Tak hanya itu, yang juga mencuri perhatian warganet yakni pengakuan si pembuat video, yaitu seorang perempuan yang menjadi salah satu tamu di acara tersebut.

Dari video TikTok yang beredar, perempuan itu mengaku temannya yang tengah merayakan ulang tahun itu sebenarnya tengah terkonfirmasi positif Covid-19. Namun tak ada satu pun tamu yang tahu, kecuali dirinya.

"Teman gw rayain ultah saat dia positif cvd dan gak ada yang tau kecuali gw dan sahabat gw," tertulis dalam video TikTok yang beredar.

Video berdirasi 9 detik itu pertama kali viral setelah diunggah oleh pemilik akun @IniDXXXX. Namun tak lama setelah viral, unggahan tersebut dihapus. Tak diketahui pula lokasi perayaan acara ulang tahun tersebut.

Menyikapi pertistiwa tersebut, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Hari mengatakan bahwa masyarakat sebenarnya bisa melaporkan jika menemukan pelanggaran PPKM darurat. Hal ini lantaran saat PPKM darurat, bukan hanya mobilitas masyarakat yang harus dibatasi, namun pemerintah juga melarang diadakannya acara keramaian seperti pesta pernikahan, ulang tahun, ataupun konser.

"Bisa melalui saluran resmi yang disediakan oleh daerah. Misalnya di Jakarta ada aplikasi JAKI. Kedua ya diviralkan saja. Nanti juga jadi diketahui umum. Tapi kalau jalur formal, silakan ke Satgas daerah masing-masing," kata Sonny dihubungi suara.com, Selasa (13/7/2021).

Setiap pelanggar aturan PPKM darurat akan dikenakan sanksi sesuai yang diterapkan masing-masing daerah, lanjut Sonny. Ia juga menegaskan bahwa setiap kegiatan yang tergolong esensial tetap bisa dilakukan, itupun dengan penerapan protokol kesehatan dengan ketat.

"Kalau di Bali itu kan jelas, bagi pelanggar prokes dikenakan denda Rp 1 juta. Tapi kalau ada yang mau melaporkan silakan. Bagi siapapun yang menghalangi pengendalian wabah bisa dikenakan hukuman pidana," ucapnya.

Sonny juga menambahkan, masyarakat harus paham dengan makna pembatasan pergerakan yang ada karena PPKM darurat.

baca juga

"Mengapa pembatasan perlu dilakukan, karena ada risiko tinggi dari paparan Covid-19. Makanya ada pembatasan-pembatasan, disebutnya saja PPKM darurat. Kita sedang dalam darurat kesehatan. Karenanya kita harus melakukan segera supaya tidak terjadi penularan yang masif," tuturnya.

Menurutnya, suksesnya pelaksanaan PPKM darurat sangat bergantung dari kerjasama antara pemerintah juga ketaatan masyarakat dalam mematuhi aturan PPKM darurat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Oleh sebab itu, dua hal yang ditekankan Satgas Penanganan Covid-19 terkait PPKM darurat yakni kepatuhan terhadap aturan dan kesadaran masyarakat.

"Kalau ada lagi seperti itu harus ditindak. Itu sebagai pembelajaran. Risikonya pada mereka yang hadir juga orang-orang lain yang bisa tertular," pungkas Sonny.

Pengunggah Video Minta Maaf
Tak sampai sehari video tersebut viral, akun @IniDXXXX kembali mengunggah video yang berisi permohonan maaf dari pembuat konten sebelumnya. Perempuan tersebut mengaku bernama Suci dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Menurutnya, teman yang sedang berulang tahun, yang disebut dalam konten buatannya, tidak benar-benar positif Covid-19.

"Saya dan teman-teman saya tidak menderita Covid. Tapi konten tersebut hanya karena saya ingin mengirimkan vodeo tersebut ke grup WhatsApp teman-teman saya. Dengan maksud video tersebut untuk lucu-lucuan karena teman saya baru ulang tahun," ucapnya.

Di akhir video, ia menyampaikan penyesalannya karena menyadari kontennya tidak pantas disebarkan di tengah kondisi kasus positif Covid-19 yang sedang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Ojol Penyandang Disabilitas: Rute Lebih Jauh dari Map Aplikasi, Suplemen Air Putih

Kisah Ojol Penyandang Disabilitas: Rute Lebih Jauh dari Map Aplikasi, Suplemen Air Putih

Otomotif | Selasa, 13 Juli 2021 | 23:20 WIB

Polisi Tangkap 10 Pengedar Narkoba Selama PPKM Darurat di Sukabumi

Polisi Tangkap 10 Pengedar Narkoba Selama PPKM Darurat di Sukabumi

Jabar | Rabu, 14 Juli 2021 | 01:05 WIB

Rencana Perpanjang PPKM Darurat, Wagub DKI: Kami Siap Melaksanakan

Rencana Perpanjang PPKM Darurat, Wagub DKI: Kami Siap Melaksanakan

Jakarta | Selasa, 13 Juli 2021 | 22:51 WIB

Terkini

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

×