Tanaman Buah dalam Pot: Fakta Menarik dan Tips Menanam

Rifan Aditya

Minggu, 25 Juli 2021 | 20:37 WIB
Tanaman Buah dalam Pot: Fakta Menarik dan Tips Menanam
Ilustrasi tanaman buah dalam pot - Suhanda, pedagang tanaman buah umum dan langka, di antaranya ada sawo meksiko dan buah tin. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Bagi Anda yang ingin menanam tapi memiliki kendala dengan lahan yang terbatas atau sempit, tabulampot dapat menjadi solusi. Istilah tabulampot memiliki kepanjangan tanaman buah dalam pot.

Sesuai dengan namanya, Anda dapat menanam buah hanya dengan menggunakan sebuah pot. Bagaimana caram menanam tanaman buah dalam pot?

Sebelum membahas tentang bagaimana tips menanam dan merawat menggunakan teknik tabulampot, di bawah ini akan memberikan beberapa fakta menarik terkait tanaman buah dalam pot.

Fakta Menarik Tanaman Buah dalam Pot

1.     Dapat tumbuh di lahan yang sempit

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, lahan sempit bukanlah halangan untuk bercocok tanam. Tidak perlu khawatir akan merusak pagar atau bangunan di sekitar pot, karena tumbuhan hanya akan tumbuh di dalam pot.

Menariknya, tabulampor dapat dipindah-pindah dengan mudah. Pemindahan tidak akan merusak tanaman namun tetap harus memperhatikan lokasi tabulampot agar terpapar sinar matahari yang cukup setiap harinya. 

2.     Tidak semua buah dapat tumbuh dengan baik

Walaupun teknik tabulampot memungkinkan kita untuk menanam segala jenis buah yang diinginkan perlu diperhatikan lebih lanjut jenis buah apa saja yang dapat tumbuh optimal dan tidak.

baca juga

Beberapa jenis tanaman buah dalam pot yang dapat tumbuh dengan optimal antara lain, semangka, melon, dan stroberi. Sedangkan tumbuhan yang kurang optimal seperti durian karena jenis ini kurang cocok tumbuh di tempat sempit.

3.     Dapat berfungsi sebagai penghias rumah

Memiliki tabulampot di rumah dapat menjadi nilai estetika tambahan. Tabulampot juga dapat menjadi pelindung dari sinar matahari secara langsung. 

4.     Dapat berbuah dengan cepat

Proses pertumbuhan suatu tanaman terdiri atas dua fase yakni vegetatif dan generatif. Fase vegetatif meliputi pertumbuhan daun, batang. dan akar sedangkan fase generatif meliputi pembungaan dan pembuahan.

Jika Anda menanam tumbuhan dalam pot, otomatis fase pertumbuhan vegetatif akan lebih pendek. Sayangnya buah tabulampot umumnya tidak selebat dengan tanaman yang tumbuh di tanah, karena ukuran tanaman tidak sebesar tanaman yang ditumbuhkan di tanah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Cara Menanam Kentang di Pot, Solusi Untuk Lahan Sempit

6 Cara Menanam Kentang di Pot, Solusi Untuk Lahan Sempit

Lifestyle | Rabu, 21 Juli 2021 | 12:15 WIB

Daftar Tanaman Tanpa Media Tanah yang Bisa Tumbuh Subur

Daftar Tanaman Tanpa Media Tanah yang Bisa Tumbuh Subur

Lifestyle | Minggu, 11 Juli 2021 | 10:20 WIB

Kesalahan Pemula Merawat Aglonema

Kesalahan Pemula Merawat Aglonema

Lifestyle | Rabu, 30 Juni 2021 | 18:17 WIB

5 Cara Menanam Keladi: Media Tanam hingga Pemberian Pupuk

5 Cara Menanam Keladi: Media Tanam hingga Pemberian Pupuk

Lifestyle | Selasa, 29 Juni 2021 | 17:39 WIB

Media Tanam Aglonema Terbaik: Campuran Akar Pakis, Coco Peat, Sekam Bakar

Media Tanam Aglonema Terbaik: Campuran Akar Pakis, Coco Peat, Sekam Bakar

Lifestyle | Selasa, 29 Juni 2021 | 12:52 WIB

Terkini

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 20:52 WIB

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Bogor | Jum'at, 11 September 2026 | 20:48 WIB

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:45 WIB

×