![Ilustrasi upacara bendera di sekolah. [Net]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/09/18/64062-ilustrasi-upacara-bendera-di-sekolah.jpg)
Dari yakin ku teguh
Hati ikhlas ku penuh
Akan karunia-Mu
Tanah air pusaka
Indonesia merdeka
Syukur aku sembahkan
Ke hadirat-Mu Tuhan
Dari yakin ku teguh
Cinta ikhlas ku penuh
Akan jasa usaha
Pahlawanku yang baka
Indonesia merdeka
Syukur aku hunjukkan
Ke bawah duli tuan
Dari yakin ku teguh
Bakti ikhlas ku penuh
Akan azas rukunmu
Pandu bangsa yang nyata
Indonesia merdeka
Syukur aku hunjukkan
Ke hadapanmu tuan
Syukur aku sembahkan
Ke hadirat-Mu Tuhan
4. Pendiri Paskibraka
Prestasi Husein Mutahar tidak hanya pada bidang seni dan lagu. Ia juga merupakan seorang tokoh pemuda, bahkan terlibat langsung dalam pendirian Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka.
Kiprahnya di paskibraka dimulai sejak ia menjadi ajudan Presiden Sukarno. Karena itulah ia dipilih sebagai salah satu orang yang mengibarkan bendera Merah Putih pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-2.
5. Tokoh Gerakan Pramuka
Sementara itu melansir laman Paskibraka-jp, Husein Mutahar juga merupakan pelopor kepanduan bangsa Indonesia pada masa pra kemerdekaan, yang kala itu disebut Pandu Rakyat Indonesia.

Dari sinilah, dalam kiprah kepanduan Indonesia selanjutnya, lahir nama baru "Pramuka" (praja muka karana).
6. Ikut dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang
Pertempuran Lima Hari merupakan salah satu tonggak sejarah kemerdekaan Indonesia, yang kala itu baru saja merdeka.
Berlangsung pada 15 Oktober hingga 19 Oktober 1965, pertempuran Lima Hari terjadi setelah dr. Kariadi, yang namanya kini diabadikan sebagai rumah sakit di Semarang, tewas di tangan penjajah Jepang yang belum menyerahkan diri.
Dalam pertempuran ini, diketahui Husein Mutahar turut terlibat. Ia bahkan memiliki pangkat Kapten Angkatan Laut dan mendampingi Laksamana Muda Nazir.
7. Menolak Dimakamkan di TMP Kalibata
Sebagai seorang pejuang kemerdekaan, jasa Husein Mutahar terhadap bangsa dan negara tidak perlu diragukan lagi. Namun, pusaranya tidak ditemukan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Memiliki Tanda Kehormatan Negara Bintang Mahaputera dan Bintang Gerilya, makam Husein Mutahar justru terletak di Taman Pemakaman Umum Jeruk Purut.
Husein Mutahar meninggal pada 9 Junio 2004, setelah sempat pula mengemban tugas sebagai Duta Besar Republik Indonesia pada Tahta Suci di Vatikan.
Itulah 7 fakta menarik Husein Mutahar, pencipta lagu Hari Merdeka yang juga populer disebut lagu 17 Agustus yang perlu kalian ketahui jasa-jasanya terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia.